Tanggapi Penggeledahan Penyidik Polri, Kejaksaan Agung Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Tanggapi Penggeledahan Penyidik Polri, Kejaksaan Agung Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
NewsDitingkatkan
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24 Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan penghargaan yang tinggi atas komitmen Pemerintah Kerajaan Belanda dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan di kawasan Danau Toba Sumut. Diharapkan kerja sama yang sudah ada dapat lebih ditingkatkan lagi.
Hal ini disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi, Rabu (4/11), di Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, saat menyambut kunjungan Kepala Deputi Hubungan Politik Belanda Ms Brechtje Klandermans yang merupakan Ketua Tim dari kunjungan Ratu dan Raja Belanda ke Danau Toba pada Maret 2020 lalu. Brechtje hadir bersama Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda Ony Hindra Kusuma dan Staf Pemerintahan Kerajaan Belanda.
“Kita sangat apresiasi dengan Pemerintah Kerajaan Belanda. Saya senang dengan kedatangan ratu dan raja. Namun karena Covid-19, saya rasa penyambutan dan acara kita di sana kurang dalam penyambutan. Bila ratu dan raja merasa nyaman di Danau Toba, kami persilahkan ratu dan raja untuk berkunjung kembali,” ucap Edy Rahmayadi didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA Agus Tripriyono dan Kabag Penataan dan Pendapatan Daerah pada Biro Otonomi Daerah Rasyid Ritonga.
Mengenai kerja sama kedua pihak, Edy Rahmayadi mengharapkan dapat diimplementasikan dan lebih ditingkatkan lagi, di antaranya bidang pendidikan, pariwisata, insfratuktur, perhubungan, pertanian, pengelolaan air dan manajemen limbah.
“Sepertinya kita harus melakukan diskusi khusus lagi dalam hal kerja sama ini nantinya. Kami sendiri terbuka akan kerja sama ini,” katanya.
Kepala Deputi Hubungan Politik Belanda Ms Brechtje Klandermans dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas sambutan yang dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pada kedatangan Ratu dan Raja Belanda, pada Maret 2020 lalu. Dikatakannya, dari kunjungan ke beberapa daerah di Indonesia, ratu dan raja sangat senang berada di Danau Toba.
“Mereka sangat senang sekali dan dari kunjungan berbagai tempat, Danau Toba adalah yang terbaik. Hari itu semua sangat profesional dalam penyabutan kami,” ucap Brechtje.
Untuk kerja sama selanjutnya, Brechtje menyampaikan, perlu dilakukan komunikasi selanjutnya dalam hal pembahasaan kelestarian Danau Toba. Brechtje menawarkan kerja sama teknologi pembudidayaan bunga anggrek untuk di Danau Toba.
“Belanda adalah pemasok terbesar bunga anggrek dengan berbagai warna di seluruh dunia. Sepertinya kita dapat bekerja sama dalam pengembangan teknologi ini,” katanya.(w03)
Tanggapi Penggeledahan Penyidik Polri, Kejaksaan Agung Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
News
Polsek Medan Kota Ungkap Pencurian Nmax Diotaki Pacar
kota
101 Bungkus Liquid Pod Getar Gagal Dikirim ke Jakarta
Hukum
Bibit Kultur Jaringan Jadi Andalan, PT Hijau Surya Biotechindo Tawarkan Tanaman Bebas Penyakit dan Panen Lebih Seragam
kota
sumut24.co DeliserdangWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumut 2026 di
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai pesatnya perkembangan industri kuliner di Kota Medan harus diikuti dengan
kota
Dinas Kominfo Sumut Pamerkan Alat Telekomunikasi Era Klasik, Jadi Daya Tarik Pengunjung
kota
sumut24.co MedanPT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional Sumatera Utara (KAI Divre 1 Sumut) membuka stand di Pekan Raya Sumater
Umum
Dukung Energi Berkelanjutan, Pertamina EP Rantau Tanam Ratusan Pohon di Wilayah Operasional
kota
MEDAN, SUMUT24.CO Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH., MH., yang akrab disapa Anto Genk, mengapresiasi k
News