Deliserdang I Sumut24.co
Tabung gas elpiji dan gas oksigen di sebuah
sebuah bengkel di KM 29, Jalan Teuku Amir hamzah, Kecamatan Hamparan Perak, Tandam Hulu II, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara,Kamis (27/8/2020) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat peristiwa ini, sebanyak 4 orang tewas dan 9 luka berat.
Baca Juga:
Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut Kompol Bernhard L Malau mengatakan, ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas elpiji dan gas oksigen. Dari hasil monitoring personel yon – A di lokasi kejadian ledakan tersebut sampai menghancurkan bangunan bengkel milik Suriono tersebut.
“Sesuai dengan informasi yang diperoleh ledakan berasal dari tabung gas elpiji dan tabung gas oksigen, sehingga menghancurkan bangunan bengkel,” ungkapnya.
Kasubden Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut AKP Daud Pelawi yang langsung mengecek ke lokasi meledak nya tabung gas elpiji dan gas oksigen juga mengatakan, bahwa ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan bom atau pun bahan peledak.
” Setelah kita lakukan pengecekan dan sterilisasi bisa dikatakan ini sama sekali tidak ada unsur Bom dalam ledakan Gas elpiji disini, kejadian ledakan ini merupakan bencana yang tidak diharapkan oleh kita semua”, ungkap nya.
Bernhard melanjutkan, adapun serpihan dari besi ledakan tabung gas elpiji dan tabung gas angin itu, menceredai korban serta merusak mobil yang melintas di lokasi ledakan.
“Untuk saat ini data korban yang meninggal dunia 4 orang meninggal di tempat dan 9 orang mengalami luka berat sudah dilarikan ke rumah melalui ,” Sampai saat ini 2 unit mobil toyota rush dengan BK 1706 EW dan mobil jenis Mitsubishi dengan BK 1907 DU mengalami kerusakan 70% akibat terkena serpihan ledakan tabung gas, jelasnya.
Atas kejadian ini, untuk sementara Jalur Lalulintas di Jalan Teuku Amir Hamzah mengalami kemacatan akibat masyarakat setempat menyaksikan lokasi ledakan yang sudah diberi garis polisi untuk penyelidikan lanjutan,” pungkasnya.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News