Sabtu, 04 April 2026

Musda Golkar X Diulang, Wagubsu Ijeck Berpeluang Ketua Golkar Sumut 

Administrator - Selasa, 28 April 2020 14:56 WIB
Musda Golkar X Diulang, Wagubsu Ijeck Berpeluang Ketua Golkar Sumut 

MEDAN I SUMUT24.co

Baca Juga:

Polemik Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar Sumut sudah menemui titik terang. Sebab, dalam mediasi antara para pemohon dan termohon sepakat mengulang Musda X tersebut, namun harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan oleh Plt Ketua yang baru Partai Golkar Sumut.

“Harus diganti dong (penyelenggaranya-red), karena melakukan pembangkangan secara terbuka kepada DPP Partai Golkar. Dalam mediasi tersebut selaras dengan adanya Plt Ketua Baru, tapi Kita tunggu  keputusan DPP minggu ini,” kata salah satu pemohon Musda X Golkar Sumut diulang HM Hanafiah Harahap kepada Wartawan, Selasa (28/4/2020).

Menurutnya, Musda yang digelar kemarin sengaja berlawanan dengan kebijakan Ketua Umum Golkar. “Dolly dkk sebagai pengurus DPP dipilih oleh Ketum sebagai pemegang mandataris, tapi mereka berlawanan dengan kebijakan Ketua Umum. Maka kami, pemohon bersama kader dan simpatisan Partai Golkar Sumut ingin Musda diulang dan tidak menerima kalau mereka lagi yang menyelenggarakan Musda,” imbuhnya.

Disebutkannya, Musda nantinya harus dilakukan secara demokratis, transparan, mandiri, efektif dan tertib administrasi. “Ini bukan soal menang kalah, tapi kami tidak ingin partai Golkar Sumut dikelola secara ecek-ecek dan berperilaku kotor. Maka Musda diulang ini harus dikerjakan secara demokratis, transparan, mandiri, efektif dan tertib administratif. Tentu Plt Ketua baru Sumut bisa bertugas secara baik, independen dan prosedural,” imbuhnya.

Ditambahkannya, kesepakatan Musda X diulang dicapai dalam mediasi kedua yang digelar Senin (27/4/2020). Disebutkannya, pihak termohon, Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia, yang juga Plt Ketua Golkar Sumut sudah sepakat Musda diulang.

“Mediasi itu ditawarkan oleh pihak termohon, Pak Doli dan kawan-kawan mengajukan mediasi melalui kuasa hukum. Di mediasi pertama (16/4), para pihak belum mendapat titik temu karena termohon menawarkan agar kami pemohon masuk di komposisi pengurus hasil Musda kemarin,” imbuhnya.

Dia mengatakan pihaknya mengajukan gugatan karena menilai Musda yang telah digelar dan hasilnya tidak sesuai konstitusi partai. Hanafiah mengatakan pada mediasi kedua ada kesepakatan agar Musda diulang.

Namun, pihaknya juga meminta penyelenggara Musda dipilih yang baru oleh DPP Golkar. Dia mengatakan penyelenggara Musda yang baru bisa menghindarkan persoalan yang sama berulang.

“Kami tetap pemahaman pertama Musda harus diulang. Kedua Plt Ketua Doli, penyelenggara dan seterusnya menyerahkan kewenangan penyelenggara itu kepada DPP dan DPP akan menunjuk Plt baru supaya Musda itu konstitusional dan tertib kalau tidak akan berulang lagi,” tambah Hanafiah.

Dengan diulangnya Musda X Golkar Sumut tersebut, maka Hanafiah menilai Musa Rajekshah (Ijeck) yang juga Wakil Gubsu berpeluang besar menjadi Ketua Golkar Sumut. “Pak Ijeck diyakini mampu membesarkan dan mensukseskan kerja- kerja partai Golkar Sumut 2020 sampai dengan 2025,” Ucapnya. Ditambahkan Hanafiah, Mediasi adalah ruang konstitusi didalam sebuah peradilan Yang berdamai atas kesepahaman para pihak. Mediasi Kami sebagai pemohon dengan Sdr Dolly Cs sebagai termohon tercapai dengan satu sikap Musda X Partai Golkar Sumut dinyatakan diulang, ucapnya.

hasil mediasi para pihak M Hanafiah Harahap dkk sebanyak 7 orang sebagai Pemohon dan Dolly Cs sebagai termohon diwakili kuasa hukumnya. Dalam Musda ulang nantinya DPP Partai Golkar tidak ikut melibatkan diri. DPP Partai Golkar sudah tegas dalan penjelasan pokok perkara menolak dan tidak mengakui musda 24 s/d 25 Februari 2020 lalu. Sebagai Pemohon, Kita berharap Majelis Mahkamah Partai Golkar dalam waktu dekat membuat keputusan, Kami mennggu keputusan yang menjadi kewenangan Mahkamah Partai dan DPP Partai Golkar dalam menentukan tanggal Musda ulang yang akan dilaksanakan. Mudah-mudahan Musda Golkar secepatnya dilaksanakan, ucapnya.(TIM)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rico Waas: Penataan Trotoar Harus Punya Perencanaan Matang, Humanis, dan Estetis
Pemko Tanjungbalai Ikuti Entry Meeting LKPD 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
TPT Tanjungbalai Turun Jadi 3,81 Persen, Wali Kota Mahyaruddin Paparkan Strategi dan Inovasi
Wali Kota Tanjungbalai Dorong Kolaborasi Atasi Pencemaran Lingkungan di Teluk Nibung
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Program MBG di Posyandu Asoka, Pastikan Tepat Sasaran
Polda Sumut Pastikan Ibadah Jumat Agung Aman dan Lancar, Pengamanan Berlanjut hingga Paskah
komentar
beritaTerbaru