Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Kementerian Pertanian RI
sumut24.co Pakpak Bharat, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Kunjungan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementer
News
Ditengah Pandemi Covid 19, Kabar Sekeluarga Berhari-hari Tidak Makan Adalah Tidak Benar
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co Miris ditengah covid 19, Kabar menyayat hati datang dari Medan Denai. 1 keluarga disebutkan sudah berhari – hari tidak makan. Mirisnya keluarga ini diusir dari kontrakan karena tak ada biaya untuk bayar sewa. Ternyata adanya kabar keluarga tersebut tidak makan berhari-hari adalah tidak benar alias hoax, akan tetapi benar bahwa keluarga tersebut diusir dari kontrakan karena tidak punya uang untuk melanjutkan sewa rumah, Ucap Ketua Badan Koordinasi Pemuda Muslim (Bakopam) Sumut Ibnu Hajar kepada Wartawan, Sabtu malam (25/4). menurut Ibnu yang juga Wakil Ketua NU Medan itu, Tidak benar mereka tidak makan berhari-hari, karena masih ada yang peduli kepada keluarga tersebut oleh masyarakat sekitar, ucapnya. saya ketika dapat kabar saya langsung telusuri, Dan sudah ketemu dengan keluarga itu, apalagi disitu telah hadir Camat Medan Denai, Lurah dan perangkat lainnya. Kita berharap kalau ada info seperti itu jangan langsung diterima chek dulu kebenarannya sehingga tidak berdampak bagi pemerintah Kota Medan, ucapnya. Saat ini para keluarga itu sedang menompang di rumah warga,ucap Ibnu. Dalam peninjauan tersebut juga Camat Medan dan Babinsa juga membantu sembako untuk keluarga itu, termasuk Ketua Bakopam Sumut Ibnu Hajar menyisihkan rezekinya untuk keluarga tersebut.
Sebelumnya beredar info “ ada keluarga disekitar jalan Rawa Cangkuk III, Medan Denai. Pasangan suami istri dengan 5 anak sudah beberapa hari tidak makan. Tinggal di kontrakan, karena sudah tidak sanggup bayar kontrakan, diusir oleh pemilik kontrakan†kata Hamdan (25/04).
Menurut keterangan Hamdan, si Bapak yang bernama Junaidi Rahman ini sudah tidak berkerja lagi dikarenakan wabah covid19 ini.  Junaidi Rahman tidak patah semangat, menurut pengakuan tetangga, beliau sudah mencari uang hingga berhari – hari. Begitu juga dengan sang istri Evariani br Ritonga ikut mencari uang.
Rasa hati teriris mendengar cerita tetangga, ketika warga memberikan 5 bungkus nasi kepada 5 anak tersebut. Namun oleh kelima anak tersebut hanya memakan 2 bungkus nasi dan menyimpan 3 bungkus sisanya untuk dimakan malam hari. Saat ini kedua orang tua anak tersebut sudah pulang ke rumah. Hanya berhasil membawa uang Rp. 8.000. Oleh warga setempat sudah berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp. 400.000, warga sekitar berharap kepling dapat merekomendasikan bantuan untuk keluarga tersebut kepada pemerintah.
Hamdan juga mengajak buat warga kota Medan yang ingin memberikan bantuannya bisa menghubungi ke nomor tetangganya atas nama pak Saleh 081362303218. (red)
sumut24.co Pakpak Bharat, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Kunjungan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementer
News
JMSI Sumut Matangkan Persiapan Rakerda, Family Gathering dan Pelantikan JMSI Sergai/Tebingtinggi
kota
Pengedar sabu Di Tanjung Morawa seorang pria Diamankan Sat Resnarkoba
kota
Bupati Pakpak Bharat Lepas Jambore Pramuka Ke XI Di Sibolangit Kab.Deli Serdang
kota
Madina Unjuk Gigi di PRSU 2026, UMKM hingga Gordang Sambilan Jadi Magnet Pengunjung dan Bidik Peluang Investasi
kota
Resmi Beroperasi! Bupati Palas Luncurkan Layanan Cuci Darah di RSUD Sibuhuan, Warga Kini Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah
kota
Bupati Madina Resmi Buka Seleksi 13 Jabatan Eselon II, Saipullah Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hadiah
kota
Wali Kota Letnan Dalimunthe Jawab Fraksi DPRD, Komitmen Bangun Pemerintahan Bersih dan Akuntabel Dipertegas
kota
Marini Yuliana Hutabarat Pimpin GAMKI Padangsidimpuan, Usung Semangat Inovatif dan Bergerak
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Apel Gabungan Awal Bulan Juli bagi segenap aparatur Pemeri
News