Selasa, 03 November 2026

Plt PD Pasar Nasib: Penutupan Pasar di Medan Hoax

Administrator - Minggu, 22 Maret 2020 13:30 WIB
Plt PD Pasar Nasib: Penutupan Pasar di Medan Hoax

Medan I SUMUT24.CO Merebaknya Virus Corona sepertinya mulai merusak sendi sendi kehidupan masyarakat hingga hingga kesektor perekonomuan masyarakat di Kota Medan. Ada saja oknum-oknum tak bertanggungjawab membuat situasi semakin kacau dengan menyebarkan berita bohong (hoax) terutama terkait penutupan Pasar tradisional di Kota Medan.

Baca Juga:

Disebut-sebut berita hoax itu seluruh Pasar Tadisional di Kota Medan mulai Senin (23/03/2020) ditutup selama srpekan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona’.

Pastinya Pemerintah Kota (Pemko) Medan tersentak mendengar berita tak bertuan itu. Pelaksana tugas (Plt) Dirut PD Pasar Nasib langsung membantah keras informasi tersebut. Ditegaskannya, informasi itu tidak benar, sebab PD Pasar sampai saat ini belum ada mengeluarkan surat untuk penutn pasar tersebut.

“Berita (penutupan pasar) tidak benar dan itu hoax. Tidak mungkin seluruh pasar tradisionil ditutup, sebab pasar selama ini menjual seluruh kebutuhan pokok masyarakat. Jika pasar ditutup, masyarakat tentunya akan kesulitan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok. Sekali lagi saya tegaskan itu (penutupan pasar) adalah hoax,” kata Nasib di Medan, Minggu (22/03/2020).

Dia selanjutnya menegaskan, siap untuk melaporkan orang yang menyebarkan berita hoax itu kepada apparat kepolisian. Sebab, berita yang tidak benar itu sangat meresahkan masyarakat dan dapat memicu terjadinya panic buying.

Guna mengantisipasi penyebaran virus corona di lingkungan pasar, jelas Nasib, PD Pasar tidak akan melakukan penutupan pasar. Pencegahan ungkapnya, telah dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Kantor PD Pasar maupun sejumlah pasar tradisionil di Kota Medan. “Penyemprotan akan dilakukan secara bertahap terhadap seluruh pasar tradisional di Kota Medan yang berjumlah 53 unit,” jelasnya.

Tidak hanya melakukan penyemprotan, Nasib menjelaskan, PD Pasar juga akan menyediakan hand sanitizer untuk digunakan masyarakat membersihkan tangan ketika berbelanja di pasar tradisionil. Dengan demikian masyarakat merasa lebih tenang, sebab hand sanitizer dapat mencegah terjadinya penyebaran virus corona.

Terkait informasi tersebut, Nasib pun mengajak seluruh warga untuk tidak panik dan tidak perlu melakukan pembelian dalam jumlah besar untuk stok persediaan. “Berbelanjalah seperti biasa, sebab PD Pasar tidak akan menutup pasar tradisionil untuk mengantisipasi penyebaran virus corona tersebut!” tegasnya.

Informasi yang menyebutkan seluruh pasar tradisionil selama sepekan mulai berembus sejak Sabtu (21/03/2020). Berita tersebut menyebabkan warga resah, sehingga sejumlah warga mulai melakukan pembelian untuk stok sebagai antisipasi kalua pasar tradisionil tutup.

Bantahan tentang penutupan Pasar Tradisional juga disampaikan Mitra PD Pasar Kota Medan, yaitu Pengelola Pasar Induk Ketua Rajendra Sitepu yang biasa disapa Ajen, Minggu (22/03/2020) pagi. “Pasar Induk tetap buka seperti biasa jangan percaya hoax,” tegas Ajen Sitepu

Didampingi Indra Siregar, Indra Sipayung, Sisca Laura Pandia, Ajen kembali menegaskan kepada Seluruh Pedagang Pasar Induk Medan, kepada seluruh konsumen atau pembeli, bahwa Pasar Induk Kota Medan di Lau Cih Medan Tuntungan Tetap buka dan beroperasi seperti biasa, jangan percaya dengan berita HOAX dan berita simpang siur yang menyatakan Pasar induk Tutup !! Jangan Panik dan tetaplah waspada, jaga kesehatan !! (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hui Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
Farianda Minta Anto Genk Dukung Kembali Kepemimpinannya di PWI Sumut Periode Kedua*
Demi Soliditas Insan Pers, Anto Genk Mundur dan Dukung Farianda Kembali Pimpin PWI Sumut
KASUS DUGAAN PENYADAPAN PRESIDEN MELEDAK! EKS KAPOLRI  DAN DUA JENDERAL JADI TERSANGKA, INTEGRITAS POLRI DIUJI
Lambatnya Penanganan di RSUD HAMS Kisaran, Pasien Anak Meninggal : Lembaga Bantuan Hukum Soroti Pelanggaran UU Kesehatan
Sorot Dugaan Penelantaran Pasien, dr. Faisal Arbie Desak RDP dengan Manajemen RS Eshmun
komentar
beritaTerbaru