Hui Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
Hui Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
News
Hambat Penyebaran Covid-19,
Baca Juga:
Pemprov Sumut Perkuat Pelacakan ODP
MEDAN Â I Sumut24.co
Menghambat penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat pelacakan yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19. Untuk itu, Pemprov Sumut melibatkan sukarelawan dari MER-C, Pramuka dan organisasi kepemudaan.
Setelah melakukan contact tracing (pelacakan kontak), tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menemukan 338 warga Sumut berstatus ODP. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan hari sebelumnya yakni 205 orang.
“Kita memperkuat pelacakan ODP untuk menghambat sesegera mungkin penyebaran Covid-19 sehingga jumlah ODP kita di sini meningkat. Kami melibatkan sukarelawan dari MER-C, Pramuka dan organisasi kepemudaan yang sudah kami latih untuk melakukan penyelidikan epidimiologi,â€Â kata Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut Alwi Mujahit di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Sabtu (21/3)
Selanjutnya, ODP diperintahkan untuk mengkarantina diri selama 14 hari karena memiliki potensi menularkan Covid-19 ke orang lain. “Kita memerintahkan agar ODP mengkarantina diri selama 14 hari untuk memastikan mereka positif atau negatif Covid-19. Ini butuh kerja sama. Bila kita tidak bekerja sama, kita akan kesulitan melawan Covid-19,†tegasnya.
Selain ODP, kata Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riadil Lubis, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumut juga meningkat. Ada penambahan 12 orang dari hari sebelumnya yang berjumlah 36 orang. Sementara itu untuk yang positif belum berubah, masih 2 orang.
“Hari ini jumlah PDP ada peningkatan menjadi 48 orang yang tersebar di 18 rumah sakit pada 5 kabupaten/kota, yaitu Deliserdang, Medan, Binjai, Serdang Bedagai dan Toba. Sedangkan PDP yang sudah dinyatakan negatif dan pulang ada 3 orang,†ungkap Riadil.
Riadil juga menambahkan pemerintah daerah, pengusaha dan masyarakat bekerja sama dengan akademisi untuk membuat kebutuhan-kebutuhan penanganan Covid-19 seperti APD, hand sanitizer maupun cairan disinfektan.
“Untuk PDP semua perawatan akan ditanggung pemerintah. Sesuai dengan surat edaran Mendagri, kami mita agar pemerintah kabupaten/kota mengalokasikan anggaran dari APBD masing-masing. Sehingga bila dibutuhkan dana untuk penanganan Covid-19 ini agar bisa digunakan dengan cepat,†tegas Riadil.
Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dari RSUP Adam Malik Restuti Hidayani mengatakan agar tim medis lebih jeli mengenali kriteria ODP. “Bagi tim medis dan paramedis yang bekerja di lapangan, Saya harap bisa lebih jeli mengenali kriteria ODP,†kata Restuti. ((W03)
Hui Chandra Fireta Raih Penghargaan Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
News
Farianda Minta Anto Genk Dukung Kembali Kepemimpinannya di PWI Sumut Periode Kedua
News
Demi Soliditas Insan Pers, Anto Genk Mundur dan Dukung Farianda Kembali Pimpin PWI Sumut
News
KASUS DUGAAN PENYADAPAN PRESIDEN MELEDAK! EKS KAPOLRI DAN DUA JENDERAL JADI TERSANGKA, INTEGRITAS POLRI DIUJI
News
sumut24.co ASAHAN, Dugaan lambatnya penanganan medis terhadap pasien anak bernama Yasmin Nazwa Munibah, putri dari pasangan Irvansyah Putra
News
sumut24.co MedanDugaan penolakan dan penelantaran pasien di Rumah Sakit (RS) Eshmun, Medan Marelan, memantik kekecewaan serius dari DPRD K
kota
sumut24.co MedanSekretaris DPRD Kota Medan definitif, Erisda Hutasoit, SE, langsung mengambil langkah cepat dengan menggelar rapat koordin
kota
sumut24.co JAKARTA, Terangnya lampu yang menemani anakanak belajar, listrik yang menunjang aktivitas keluarga, hingga energi yang menggera
News
sumut24.co MedanSeorang pemilik bangunan di Jalan Bilal Ujung, Medan, bernama Fadil Muhammed, mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh
kota
Direktur Lantas Polda Sumut dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan Diganti
News