Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
BATUBARA | SUMUT24
Baca Juga:
- Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
- HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
- PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air: Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
Empat program pokok kebijakan pendidikan yang diharapkan Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, akan menjadi arah pembelajaran kedepan di Indonesia. Keempat program kebijakan tersebut adalah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 lembar, dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.
Hal tersebut disampaikan Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus, saat mengawali paparannya sekaligus membuka Seminar Pendidikan Batu Bara Merdeka Belajar, di Aula SMK Swasta Budi Dharma Air Putih Indrapura, Kabupaten Batu Bara, Selasa (3/3/2020).
“Kita harap setiap guru yang dapat pengarahan dalam seminar Merdeka Belajar ini jangan sampai bias, sehingga dalam pelaksanaanya nanti tidak muncul kebingungan,” ujar Ilyas.
Masih menurut Ilyas, bahwa salah satu hal yang paling banyak menarik perhatian guru dari konsep Merdeka Belajar adalah pernyataan Menteri, Nadiem Makariem tentang RPP 1 lembar.
“Dari sejumlah percakapan dengan Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru dalam berbagai kesempatan, banyak permintaan pelatihan tentang bagaimana membuat RPP 1 lembar itu. Guru-guru tanpa merasa perlu mendalami terlebih dahulu apa masalahnya dan apa yang sebenarnya akan dituju dengan kebijakan tersebut, ” terang Ilyas.
Pria yang akrab disapa Ncekli tersebut menambahkan, sangat penting bagi Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru memahami esensi RPP 1 lembar ini.
Dengan pemahaman yang baik mereka akan dapat melakoni tugas dan tanggungjawab masing-masing dengan benar. Apabila ada bias maka dalam pelaksanaannya akan muncul kebingungan yang akan berakhir pada keputusasaan dan kebosanan serta pesimisme.
“Apalagi bila kebingungan ini berakhir pada pemberlakuan praktik-praktik yang lama. Maka seluruh wacana menarik ini dipastikan akan menjadi sia-sia sebagaimana banyaknya wacana-wacana menarik yang sia-sia karena baik Pengawas, kepala Sekolah, dan Guru tak faham sehingga tak mampu menerapkannya,” tambah Ilyas.
Diakhir paparannya Ilyas mengatakan dari pengalaman dan kharapan sekolah sekolah yang belum tersentuh diseminasi program Tanoto Foundation, in sya allah mulai tahun 2020 ini semua kecamatan yang ada di Batu Bara akan mendapatkan hal yang sama dari program PINTAR Tanoto Foundation. Disamling itu juga penyempuranaan Nomenklatur Satuan Pendidikan di Kabupaten Batu Bara dalam waktu dekat ini akan selesau dan menjadi Peraturan Bupati Batubara, papar Ilyas.
Sementara Prof. Ibnu sebagai Nara Sumber pada seminar merdeka belajar Kabupaten Batu Bara Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M. Si., mengangkat terkait Literasi Data, yaitu kemampuan untuk membaca, analisis dan menggunakan informasi di dunia digital dan Literasi Teknologi yakni bagaimana kita memaknai cara kerja mesin, aplikasi teknologi serta Literasi Manusia yaitu humanitas, komunitas dan Desain. Untuk kesemua Literasi ini sudahkah kita siap memulainya, tanya Prof. Ibnu.
Trainner Tanoto Foundation, Jefry Sipayung dalam paparannya mengatakan, tujuan pendidikan itu sebenarnya untuk memaksimalkan potensi, membangun kemandirian dan tidak menjadi beban di masa depan. Disamoing itu juga menurut Jefry merdeka belajar itu adalah banyak tanya, banyak coba fan banyak karya. Oleh karenanya jefry mengajak kepada sekolah membangun budaya belajar inovatif dengan mengembangkan pembelajaran aktif, pertanyaan bersifat HOTS dan LK serta lingkungan belajar efektif dan mengembangkan kepemimpinan kepala sekolah dan meningkatkan peran serta masyarakat, ujar Jefry.
Hadir pada kesempatan tersebut ketua APSI Sumatera Utara, Ahmadi Lubis, Ketua Dewan Pendidikan Batubara Dwito Risman, PGRI, Ketua APSI Kabupaten Batu Bara, Ropin Sigalingging, Kemenag, Syahri Mauluddin, Kacabdisdik Sumut, Jumadi, Abdul khadi, Korwas Kab Batubara, Asman Ketua MKKS, Ketua K3S, Ka. SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan Narasumber Prof. DR. Ibnu Hajar Damanik, M.SI., Dosen Umimed Medan/Rektor Universitas Asahan, Ferry Sipayung M.Pd., trainner Tanoto Foundation dan DR. Yusuf Panyalau, ST, MT., Widyaiswara LPMP Medan. (Red)
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
kota
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
kota
Terungkap! Skema Distribusi Air PDAM Tirtanadi Tapsel&ndashPadangsidimpuan, Ini Fakta Sebenarnya, Dari Pajak Hingga Biaya Pasang
kota
UNIQLO Hadirkan Koleksi Kapsul Musim Panas 2026 UNIQLO F.RISSO, Pakaian Seharihari dengan Sentuhan Seni ItaliaTersedia mulai 22 Juni 2026 J
Umum
Delapan Bulan Terputus, Warga Medan Krio Desak Perbaikan Jembatan PenghubungMedansumut24.co Jembatan penghubung di Jalan Pelita, Desa Medan
News
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
kota
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyambut kepulangan para jamaah haji asal daerahnya dalam sebuah acara yang be
News