Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Baca Juga:
Tanjungbalai I SUMUT24
Wali Kota Tanjungbalai, H.M Syahrial SH, MH Muhammad menjenguk Al Wahdy (6) seorang anak yang didiagnosa menderita Lymphoma Non Hodgkin (Tumor Ganas) di jalan Asparagus, Lk III Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Rabu (5/2/2020).
Saat bertemu dengan Muhammad Al Wahdy dan Keluarga, Wali Kota H.M Syahrial menyampaikan rasa prihatin dan empatinya. “Atas nama Pemkot Tanjungbalai dan Pribadi kepada anak kami Muhammad Al Wahdy dan keluarga kiranya tabah dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Wali Kota M Syahrial menyatakan akan membantu semua Biaya Perobatan Al Wahdy di Medan. H.M Syahrial menegaskan, “keluarga tidak perlu mengkhawatirkan biaya perawatan selama di Medan. Saya akan menanggung biaya tersebut secara pribadi demi kesembuhan Muhammad Al Wahdy,” kata Wali Kota.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengundang Kepala BPJS Cabang Tanjungbalai Untuk pembuatan Kartu BPJS Muhammad Al Wahdy.
Kondisi Al Wahdy yang sudah sangat mengkhawatirkan, membuatnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Sejati, Medan untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
“Insyaallah anak kita Muhammad Al Wahdy segera sembuh dan sehat kembali, sehingga dapat beraktifitas seperti anak anak lainnya,” harap Wali Kota H.M Syahrial.
Sementara Herman mewakili orang tua dari Muhammad Al Wahdy mengucapkan terima kasih kepada Pemko anjungbalai dan khususnya kepada Wali Kota Tanjungbalai atas kepeduliannya dan memfasilitasi serta membantu pengobatan anaknya di RS. Mitra Sejati, Medan .
Selanjutnya, pada pukul 13.00 Wib Muhammad Al Wahdy diberangkatkan menuju RS Mitra Sejati, Medan didampingi orang tuanya.
Sebelumnya, menurut ibunya, Dede Armita bahwasanya, “anak kami Muhammad Al Wahdy didiagnosa dokter menderita Lymphoma non hodgkin (tumor ganas) yang mana tumor tersebut dapat menyebar ke jaringan sekitar dan berbagai daerah tubuh yang jauh melewati darah maupun kelenjar bening,” ujar Dede.
Lanjutnya lagi, kejadian berawal pada dua bulan yang lalu saat anak kami mencabut giginya sendiri yang goyang sehingga mengalami infeksi.
“Karena keterbatasan ekonomi kami tidak dapat membawa Al Wahdy rutin berobat ke Rumah Sakit dan menyebabkan kondisinya semakin parah,” tutur Dede Armita.
Selama menderita penyakit ini, Muhammad Al Wahdy tidak dapat mengkonsumsi makanan disebabkan mulutnya yang menganga dan terbuka sehingga tidak dapat menelan atau mengunyah makanan. Untuk itulah setiap harinya Al Wahdy hanya bisa minum susu tepung dan itupun terkadang tumpah ke lantai. “Kondisi inilah yang mengakibatkan berat badan A Wahdy hari demi hari semakin lemah dan kurus,” sebut ibunya. (red)
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
kota
Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pembobolan Toko Akhirnya Ditangkap Polres Padang Lawas
kota
Polisi Turun Langsung ke Desa! Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah Ajak Warga Pasar Binanga Jaga Kamtibmas
kota
sumut24.co JakartaPT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pencapaian finansial tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025. Pe
Ekbis
Perusakan Kantor PWI Babel Bukan Kriminal Biasa, Forum Pemred MSI Ada Indikasi Teror
kota
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan sebesar Rp 4,5
News
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme, Perkuat Ekosistem Media
kota
MedanPelaksanaan sidang vonis dugaan kasus korupsi dana desa untuk pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo , pada Rabu (1/4/2026) m
kota
Halal Bihalal JMSI Tabagsel Bersama Ketua Gerindra Padangsidimpuan,Rusydi Nasution Perkuat Wadah Media Lokal Yang Profesional
kota