Senin, 30 Maret 2026

Konflik Gubernur Sumut -  Bupati Tapteng, Ini Kata Edy Rahmayadi

Administrator - Kamis, 19 Desember 2019 05:40 WIB
Konflik Gubernur Sumut -  Bupati Tapteng, Ini Kata Edy Rahmayadi

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24

Usai menghadiri Apel Ops Lilin Toba 2020 menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 di Lapangan Benteng Medan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyatakan kalau dirinya mengatakan hal begitu kepada Bupati Tapteng Bahtiar Sibarani semata-mata untuk pembangunan Sumut, bukan lawak-lawak.

“Saya ini kan bapaknya, kalau anak melawan bapaknya, berarti durhaka itu,”kata Edy Rahmayadi pascagelar pasukan Ops lilin di Lapangan Benteng, Kamis (19/12/2019).

Edy menyatakan kalau orangtua dilawan oleh anak, berarti anaknya durhaka. Mengenai apakah Bupati Tapteng Bahtiar Sibarani tanya sama dia apakah melawan atau tidak.

“Kalau melawan, dia durhaka,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tapteng Bahtiar Ahmad Sibarani mengatakan emosional dan cakap-cakap saja kemungkinan hobi gubernur Sumut.

“Saya minta cara komunikasi pak Gubernur perlu diperbaiki,”kata Bahtiar, Kamis (19/12/2019).

Mengenai banyak masyarakat Tapteng yang miskin, Bahtiar menyatakan ada juga masyarakat Tapteng yang kaya dan tidak miskin semua.

“Tetapi mungkin ini koreksi bagi diri kita dan juga bagi Gubernur juga. Karena mungkin gubernur ini lupa kalau Tapteng bagian dari Sumut. Kalau memang, masyarakat Tapteng miskin menurut Gubernur, carilah solusi sebagai Gubernur, bagaimana ini supaya sejahtera,”katanya.

“Saya berharap pernyataan gubernur bukan karena sentimen pribadi kepada saya atau kebencian gubernur kepada saya. Karena saya yakin, gubernur tidak benci kepada saya,”ujarnya.

Selaku Bupati Tapteng, kata Bahtiar, dirinya memerlukan arahan dan bimbingan dari Gubernur Sumut.

“Kami bupati dan walikota membutuhkan solusi untuk mempercepat pembangunan di Sumut,”katanya.(W05)

Foto:Gubsu usai menghadiri Apel Ops Lilin Toba 2020 di Lap Benteng Medan (W05)

Usai menghadiri Apel Ops Lilin Toba 2020 menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 di Lapangan Benteng Medan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyatakan kalau dirinya mengatakan hal begitu kepada Bupati Tapteng Bahtiar Sibarani semata-mata untuk pembangunan Sumut, bukan lawak-lawak.

“Saya ini kan bapaknya, kalau anak melawan bapaknya, berarti durhaka itu,”kata Edy Rahmayadi pascagelar pasukan Ops lilin di Lapangan Benteng, Kamis (19/12/2019).

Edy menyatakan kalau orangtua dilawan oleh anak, berarti anaknya durhaka. Mengenai apakah Bupati Tapteng Bahtiar Sibarani tanya sama dia apakah melawan atau tidak.

“Kalau melawan, dia durhaka,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tapteng Bahtiar Ahmad Sibarani mengatakan emosional dan cakap-cakap saja kemungkinan hobi gubernur Sumut.

“Saya minta cara komunikasi pak Gubernur perlu diperbaiki,”kata Bahtiar, Kamis (19/12/2019).

Mengenai banyak masyarakat Tapteng yang miskin, Bahtiar menyatakan ada juga masyarakat Tapteng yang kaya dan tidak miskin semua.

“Tetapi mungkin ini koreksi bagi diri kita dan juga bagi Gubernur juga. Karena mungkin gubernur ini lupa kalau Tapteng bagian dari Sumut. Kalau memang, masyarakat Tapteng miskin menurut Gubernur, carilah solusi sebagai Gubernur, bagaimana ini supaya sejahtera,”katanya.

“Saya berharap pernyataan gubernur bukan karena sentimen pribadi kepada saya atau kebencian gubernur kepada saya. Karena saya yakin, gubernur tidak benci kepada saya,”ujarnya.

Selaku Bupati Tapteng, kata Bahtiar, dirinya memerlukan arahan dan bimbingan dari Gubernur Sumut.

“Kami bupati dan walikota membutuhkan solusi untuk mempercepat pembangunan di Sumut,”katanya.(W05)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD,  Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut
Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 2 Medan, Kepsek Marsito Berikan Pesan Semangat
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
Camat Medan Amplas Pimpin Upacara di TPI, Bagikan 640 Bingkisan untuk Siswa
Pengamat Kritik Keras: Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
komentar
beritaTerbaru