Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
MEDAN I SUMUT24.co Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Sumatera Utara melakukan unjuk rasa menolak rancangan undang-undang yang tengah kontroversi di masyarakat, Selasa (24/9/2019)
Baca Juga:
- Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
- Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
- Soal Tudingan Penganiayaan Terhadap Tersangka SH, Ini Penjelasan Kepala BNNK Deli Serdang
Tampak para mahasiswa yang menggunakan jaket almamater berwarna hijau, biru serta lainnya. Panjangnya barisan mahasiswa mengular dari persimpangan Hotel Aston hingga ke depan Palladium.
Mereka tampak membawa berbagai macam bendera mahasiswa serta bendera merah putih. Kedatangan para mahasiswa telah disambut oleh personel kepolisian yang sudah bersiaga mengamankan aksi tersebut.
Bahkan, Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo tampak berseliweran dan berbaur dengan para mahasiswa memantau jalannya aksi unjuk rasa.
Untuk membangkitkan semangat para rekan-rekannya ribuan mahasiswa ini menyanyikan sepenggal lirik “Bakar-bakar bakar semangatmu. Bakar semangatmu sekarang juga,” teriak para mahasiswa.
Sebagian mahasiswa juga tampak menduduki dan ke naik ke atas mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Medan.
Selain dari arah Jalan Raden Saleh, para mahasiswa juga berdatangan dari arah persimpangan Jalan Imam Bonjol menuju gedung DPRD Sumut.
Para mahasiswa yang menggunakan jaket almamater berwarna hijau, biru, tosca, kuning hingga mereka tanpa almamater yang menggunakan kaos atau kemeja hitam.
Mahasiswa memenuhi Jalan Imam Bonjol mengular dari persimpangan hingga ke depan Palladium.
Tampak di tengah kerumunan, berdiri di atas angkutan umum berwarna merah pimpinan aksi.
Lewat pengeras suara, mereka menyurakan tuntutan yang sesekali disambut tepuk tangan dan teriakan mahasiswa lainnya.
“Reformasi Dikorupsi!””Revolusi, revolusi, revolusi,” teriak mereka.Mahasiswa memenuhi Jalan Imam Bonjol mengular dari persimpangan hingga ke depan Palladium.
Lewat pengeras suara, mereka menyurakan tuntutan yang sesekali disambut tepuk tangan dan teriakan mahasiswa lainnya.
“Reformasi Dikorupsi!””Revolusi, revolusi, revolusi,” teriak mereka.
Tapi, disela-sela aksi menggoyang pagar, terlihat sebuah poster unik yang kata-katanya menyentuh bila dibaca dengan benar.
“Cukup cintaku saja yang kandas, KPK jangan !!,” begitulah kata-kata yang tertulis di dalam poster tersebut.
Mahasiswa mulai menggoyang pagar berduri di DPRD Sumut, Selasa (24/9/2019)Mahasiswa mulai menggoyang pagar berduri di DPRD Sumut, Selasa (24/9/2019) (Tribun Medan / Dimaz) Salah seorang mahasiswa, tampak coba memediasi pihak kepolisian untuk diberikan kesempatan bisa masuk ke dalam Gedung DPRD Sumut.
Agar tangan mereka tidak terluka saat menggoyang pagar berduri, para mahasiswa ini menutupi pagar duri dengan spanduk.
Setelah mendapat restu untuk masuk, terlihat beberapa mahasiswa akan diperkenankan untuk masuk ke dalam Gedung DPRD Sumut.
Namun, belum lagi masuk, penolakan sudah dilakukan oleh teman mereka sendiri yang secara tegas tak merestui pertemuan hanya di dalam saja.
Ribuan mahasiswa menuju DPRD Sumut, Selasa (24/9/2019)Ribuan mahasiswa menuju DPRD Sumut, Selasa (24/9/2019) (ATCS Medan) “Ngapain kita masuk. Biar mereka yang datang kesini. Kita ini rakyat. Jangan yang masuk hanya beberapa. Kalau mau masuk sama-sama kita masuk semua,” teriak pria yang menggunakan almamater berwarna merah.
Untuk diketahui, para mahasiswa ini mendatangi DPRD Sumut untuk menyatakan Mosi tidak percaya terkait RUU KUHP dan beberapa rancangan RUU lainnya.
Sehari sebelumnya diberbagai kota di Indonesia termasuk di Jakarta, para mahasiswa melakukan aksi serupa dan sempat bertahan hingga tengah malam untuk menentang soal tersebut.
Sampai berita ini diturunkan, massa yang berjumlah ribuan orang masih terus berdatangan dan terus memadati Jalan Imam Bonjol di depan DPRD Sumut.(Red)
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota
Medan sumut24.co Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH mengklarifikasi tudin
Hukum
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dala
Hukum
Wali Kota bersama Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja GPI
kota
RSUD dr. Djasamen Saragih membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab merupakan ruang tindakan medis canggih
kota
Nusakambangan yang Bersih dan BayangBayang yang Belum Selesai
kota
sumut24.co MedanTelkomsel meraih penghargaan Best Employee Wellness Strategy pada Employee Experience Awards 2026, yang diselenggarakan 26
Ekbis
Turnamen Sepak Bola Antar Club seSumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka&lrm Bupati Solok.
kota
Silaturahmi Alumni HMI Sumut SeJabodetabek, Musa Rajekshah Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI
News