Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
kota
Tanzania I Sumut24
Baca Juga:
Gerakan Negara Bebas Plastik yang diberlakukan Zanzibar, Tanzania salah satu Negara di Afrika sepertinya menarik perhatian Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman saat mengunjungi Kota tersebuit, jumat (20/9).
Bupati berharap, gerakan tersebut bisa diberlakukan di Indonesia khususnya Kabupaten Sergai. Sebab, saat mendarat dikota tersebut, Soekirman didampingi Ketua PKK Sergai Hj Marliah Soekirman tidak melihat adanya sampah plastik berserakan.
Karena Pemerintah Zanzibar melarang adanya sampah plastik, barang siapa yang membuang sampah plastik sembarangan dan tertangkap akan didenda sangat mahal. Ini tentu menjadi tanda tanya besar bagaimana hal tersebut bisa dilakukan?
Hal ini disampaikan Bupati Soekirman kepada Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs H Akmal M.Si melalui pesan WhatsApp (WA) nya langsung dari Zanzibar, Tanzania Afrika, Jumat (20/9) malam.
Dikatakan Akmal, kedatangan Bupati Soekirman ke Tanzania tersebut didaulat sebagai pembicara dari Indonesia dengan tajuk ” How to strengthen potential of religious Actors in Promoting Peace “. Saat berada di kota Zanzibar, Bupati mengaku sangat terkesan dengan aturan yang diberlakukan, ketika baru tiba di negara tersebut.
“Lepas dari Bandara Zanzibar, Bupati sempat memperhatikan sekitar bandara dan di rasanya itu biasa saja. Tapi ketika mengunjungi publik market atau pasar rakyat, Bupati heran karena terlihat tidak ada sampah plastik, walau kantong pembungkus sekalipun yang berserakan,”ungkap Akmal.
Lebih lanjut disampaikan Kadis Kominfo, bahwa Bupati Soekirman menyampaikan bahwa semua kedai dan toko hanya menyediakan kantong kertas (paper bag) untuk para pembeli. Kelihatannya sederhana, ternyata dampaknya luar biasa. Dimana-mana publik area seperti pasar, terminal, sekolah, pantai, hotel tidak terlihat sampah plastik, kantong plastik, meskipun dibeberapa tempat pinggir kota masih terlihat ada botol plastik tercecer di tepi jalan.
Pada umumnya toko-toko sudah tidak menyediakan kantong plastik. Hanya paper bag dengan alasan bisa hancur (disposable) sehingga mengurangi beban lingkungan.”Para peserta konferensi saja diberi botol seperti termos, isi air di ruang hotel ada dispenser, tak perlu beli air kemasan,”ucapnya dengan kagum.
Bupati mengisahkan, meskipun “ban plastic waste” sudah dilindungi UU yang merupakan inisiatif Pemerintah Pusat dan DPR Tanzania, namun pada awalnya sekitar 5 tahun lalu dimulai dari para pecinta lingkungan, atau komunitas lingkungan di Zanzibar. Gerakan yang penuh kesadaran ini kemudian menjadi gerakan bersama elemen masyarakat dan organisasi keagamaan.
Zanzibar yang penduduknya sekitar 1,5 juta adalah semi otonomi dan 95% agama Islam. Namun toleransi dan inter relasi antar agama yang tertinggi di dunia. Negara bekas Kesultanan Oman pada abad ke-18, kini di bawah Republik Tanzania memberi ruang warga bebas memeluk agama dan antar agama saling tolong menolong dalam menjawab permasalahan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
“Itu sebabnya organisasi gereja United Evangelical Mission (UEM) di Jerman menyelenggarakan Conference International Interreligious Action for Peace and Inclusive Communities 19-23 September 2019,” ujarnya
Dalam acara yang bertajuk ” How to strengthen potential of religious Actors in Promoting Peace,” diikuti oleh 10 negara Al Tanzania, Zanzibar, Indonesia, Germany, Kenya, Cameroon, Rwanda, Congo, Philippines, Sri Lanka, dan Namibia. Konfrensi international dibuka oleh 2nd Vice President of Zanzibar, Amb.Seif A.Iddy di Zanzibar Beach Resort Hotel.
“Bupati berharap, Indonesia khususnya Kabupaten Sergai dapat meniru apa yang sudah dilakukan oleh Zanzibar. Hal ini mengingat Indonesia sedang darurat sampah plastik, oleh karenanya kita harus memulainya dari sekarang,â€harap Bupati yang disampaikan Kadis Kominfo.(Bdi)
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
kota
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
kota
Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah
kota
Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
kota
Nganjuk Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuang
News
SUMUT24.CO Kabar bahagia datang dari keluarga besar Bapak H. Jhon Suhardi dan Ibu Hj. Triana Daulay. Putri kedua mereka, Amanda Angeline
Seleb