Berani mengedarkan Sabu, ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
Berani mengedarkan Sabu, ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN I SUMUT24.co Pemerhati sosial dan Politik UMSU Shohibul Anshor siregar berpendapat, Bahwa tahun pertama Edy-Ijeck benar-benar dalam transisi plus. Tidak hanya bagi keduanya, karena sebagai pejabat baru mereka langsung berhadapan dengan agenda nasional yakni pemilu serentak tahun 2018.  Dengan demikian Sumatera Utara tak hanya memiliki Gubsu dan Wakil baru hasil pilgubsu 2018 dan kebijakan baru sesuai visi mereka yang dirumuskan dengan kata kunci Martabat. Setelah mereka dilantik konsentrasi Indonesia tertuju ke suksesi nasional yang menghadirkan situasi politik persaingan melalui pemilu serentak 2018, ucapnya.
Baca Juga:
Pemilu serentak adalah kontestasi politik yang luas. Tak hanya di antara putera dan puteri daerah yang mencalonkan diri untuk DPD-RI, tetapi juga untuk DPR-RI, DPRD Provinsi Sumatera Utara, DPRD Kabupaten/Kota dan juga Presiden dan Wakil Presiden untuk periode20019-2024. Meski dengan jumlah jatah tetap, tetapi sedikit banyaknya baik dalam
komposisi wakil Sumut untuk DPD dan DPR-RI kita lihat mengalami perubahan juga. Mereka berdua sangat perlu mengenali dan menghimpun potensi wakil daerah untuk pusat ini untuk akselerasi pembangunan Sumatera Utara. Saya merasa perlu ada sebuah mekanisme yang efektif untuk memanfaatkan masa reses wakil daerah ini agar kepada mereka juga
dibabankan agenda diplomasi memperjuangkan kemajuan daerah di pusat pengambilan kebijakan, Kata Direktur NBasis tersebut.
Tentu saja Edy-Ijek tak hanya perlu menegaskan kembali visi dan misi serta program prioritas pembangunan Sumatera Utara martabat kepada seluruh wakil rakyat di DPRD Provinsi, tetapi juga kepada seluruh wakil daerah yang bertugas di Senayan itu agar ada harmonisasi dan keseiramaan langkah.
Lebihlanjut Dosen Fisipol UMSU tersebut, Edy-Ijek kelihatannya masih sangat perlu memberi pemahaman yang jelas atas substansi visi pembangunan Sumatera Utara Bermartabat itu kepada seluruh pimpinan Dinas, Badan, Lembaga dan bahkan BUMD. Pada gilirannya langkah bersama itu bisa menularkan persepsi yang sama di daerah-daerah Kabupaten dan
Kota. Mengapa itu penting? Ibarat sebuah meja yang cukup lebar, Sumatera Utara disangga oleh 33 kaki (Kabupaten dan Kota) yang masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Ke 33 kaki meja besar itu perlu sinergitas untuk pembangunan martabat,
dan saya berharap Edy-Ijeck serta seluruh perangkat daerah mampu mengajak seluruh kepala daerah dan rakyatnya untuk mengidentifikasi secara cermat keunggulan komparatif dan kompetitif untuk dikembangkan dalam program nyata meraih martabat.
Ditambahkannya, Saya tak melihatnya dari aspek urusan teknokratis semata, karena filosofi pembangunan yang berjangkar pada cita-cita pendirian negara begitu penting sebagai rujukan. Artinya kita tak ingin hanya disodori angka-angka agregat pertumbuhan dan statistik kemiskinan yang nenurun tanpa memerhatikan jebakan perbedaan dengan tuntutan subjektif aspirasi rakyat. Sebab, instrumen alat ukur pembangunan yang diciptakan oleh penguasa modal dapat saja mengukuhkan Sumatera Utara maju karena, misalnya, oleh pertumbuhannya saja. Ternyata itu saja tidak cukup, berhubung pertumbuhan tak selalu diiringi pemerataan, Ucapnya.(W03)
Berani mengedarkan Sabu, ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Kapolrestabes Medan dan Dirintel Polda Sumut Silaturahmi ke Ketum PB Pendawa Indonesia
kota
sumut24.co JAKARTA, Suasana politik nasional yang semakin menghangat di akhir Agustus 2026 menjadi latar berlangsungnya agenda penting Seri
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi membuka Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 sekaligus Pelatihan Pen
News
sumut24.co ASAHAN, Anggaran negara yang seharusnya mengalir untuk mewujudkan ketahanan pangan justru berhenti di tangan oknum. Program reha
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Suprise ke PN Sibuhuan di Momen HUT ke 81 Mahkamah Agung RI
kota
BRI BO Sibuhuan Dukung Kegiatan Festival Budaya Daerah
kota
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Berkontribusi Nyata Untuk Negeri
kota
Bisnis Kecantikan dan Kebugaran Makin Menjanjikan, Bamsoet Apresiasi Kehadiran "Sang Dewi Salon & Spa" Sebagai Penggerak Ekonomi Kelas Menen
kota
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRI Dukung Langkah Presiden Prabowo
kota