Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
- HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
- PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air: Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
Kasus Pembunuhan teman kost dikawasan Kota Gunung Sitoli diungkap Personil Polres Nias. Adapun tersangka Beriman Waruhu alias Beri (23), warga Jalan Pelita Damai, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunung Sitoli, Kota Gunung Sitoli ditangkap personel Unit Reskrim Polres Nias pada Senin (26/8/2019) sekitar pukul 21.30 WIB. Tersangka ditangkap karena sudah membunuh Jimmy Sohahau Harefa (17) yang merupakan teman satu kosnya.
Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan menceritakan kepada wartawan, pada Senin (26/8/2019) sekitar pukul 21.30 WIB, Tim Unit Reskrim Polres Nias mendatangi rumah yang diduga tempat persembunyian Beri di Jalan Pelita Damai, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunung Sitoli.
“Saat itu, Beri sedang tidur didalam kamar dan dibangunkan oleh ibunya. Kemudian kita langsung menyita handphone yang digunakan pelaku dan kita melakukan penggeledahan kamar tersangka,” kata AKBP Deni Kurniawannya.
Di sana tim menemukan sebuah HP BlackBerry warna hitam dan sebuah kotak HP Jenis RealMe dan membawa Beri ke Polres untuk diinterogasi.
Kepada petugas, Beri mengaki sebuah Handphone jenis RealMe sudah dijualnya melalui perantara Fransiskus Zai alias Nova. Nova mengaku telah menjualnya kepada Ian Febrianto Zalukhu melalui perantara Antorianus Zalukhu dengan harga Rp800 Ribu.
“Kita juga melakukan pencarian di tempat kos Ian Febrianto Zalukhu dan handphone tersebut sedang dipakainya di dalam kamar,” ujarnya.
Masih dikatakan Deni, Beri juga mengaku satu unit Camera Canon telah dijualnya kepada Elfa Anugrah Zebua melalui perantara Efot Krisman Saputra Laia dengan harga Rp700Ribu.
“Kita mencari Efot dan dari keterangan Efot kita mencari Elfa di Desa Foa, Kecamatan Gunung Sitoli dan kita melihat Camera Canon berada di kamar Elfa,” katanya.
Saat tim membawa Beri untuk menanyakan di mana barang bukti berupa alat yang ia gunakan untuk membunuh Jimmy, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dan personel memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan.
“Terpaksa tim menembak paha sebelah kiri dan betik sebelah kanan pelaku. Dan setelah itu pelaku kita bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis,” terangnya seraya menyatakan pelaku sudah berada di Polres.(W05)
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
kota
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
kota
Terungkap! Skema Distribusi Air PDAM Tirtanadi Tapsel&ndashPadangsidimpuan, Ini Fakta Sebenarnya, Dari Pajak Hingga Biaya Pasang
kota
UNIQLO Hadirkan Koleksi Kapsul Musim Panas 2026 UNIQLO F.RISSO, Pakaian Seharihari dengan Sentuhan Seni ItaliaTersedia mulai 22 Juni 2026 J
Umum
Delapan Bulan Terputus, Warga Medan Krio Desak Perbaikan Jembatan PenghubungMedansumut24.co Jembatan penghubung di Jalan Pelita, Desa Medan
News
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
kota
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyambut kepulangan para jamaah haji asal daerahnya dalam sebuah acara yang be
News