Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
Deliserdang | SUMUT24
Baca Juga:
- Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
- HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
- PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air: Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
Warga Gg.Pinguin, Dsn VIII, Psr VII, Desa Tembung, Kec.Percut Sei Tuan, Kab.Deliserdang merasa geram. Pasalnya hingga saat ini jalan yang ada di gang tersebut tidak pernah tersentuh pembangunan dan dianggap keluhan warga tak pernah dipedulikan. Terkait hal ini, warga berencana kan menyurati Kades Tembung, Misman, sekaligus mendesak agar Gg.Pinguin segera dilakukan perbaikan.
Saat ditemui, Minggu (25/8/2019), salah satu warga Gg.Pinguin, Rahmat Pandi Hsb, mengatakan keluhan warga soal perbaikan tersebut sudah berkali-kali disampaikan. Namun sampai saat ini belum ada tindakan yang dilakukan. Malah sebaliknya, perbaikan dilakukan di gang yang menurutnya bukan menjadi prioritas pembangunan.
Dari info yang didapatnya, pemerintah telah mengucurkan dana lewat Dinas Perkim Deliserdang dan ADD 2019, namun tetap saja gang ditempatnya tidak pernah tersentuh pembangunan. Pemilihan-pemilihan lokasi pembangunan tersebut sejatinya lewat proses RPJMDes, namun kabarnya gang di tempatnya tidak dilakukan pengusulan dalam rapat RPJMDes tersebut.
“RPJMDes itu seperti omong kosong, dulu Kades Misman itu jabatannya Kadus di Dsn VIII, tapi sepertinya gang kami tidak pernah diusulkan pembangunan lewat musyawarah RPJMDes. Kita lihat buktinya, di Dsn VIII ini ada gang yang dibangun dari ADD, tapi gang kami tidak tersentuh. Tolong Pak Kades Tembung dengar aspirasi warga ini,” ujar Rahmat Pandi, sembari mengaku akan menyurati Kades Tembung dalam waktu dekat terkait masalah ini.
Dia mengaku, di surat tersebut sedikitnya ada seratus tekenan warga yang meminta perbaikan atau pembangunan Gg.Pinguin. Jika surat ini juga tak digubris maka warga siap melakukan aksi di Kantor Desa Tembung.
Sebelumnya warga sempat melakukan kolektifan dana untuk perbaikan gang sendiri. Dikatakannya, gang disana sudah memprihatinkan kondisinya.
“Gang kami ini kalau hujan sudah turun pasti banjir dan becek. Saluran parit kami pun perlu diperbaiki juga. Dulu Anggota DPRD Deliserdang pernah meninjau lokasi kami ini. Tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya. Jadi kalau kondisinya begini, kami harus minta tolong dengan siapa lagi, karena gang kami memang layak dilakukan pembangunan,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Cipta Manjerang, warga yang juga tinggal di Gg.Pinguin. Pria yang akrab disapa Putra ini mengaku sebelumnya ada mendengar isu kalau tidak dilakukannya pembangunan di gang ini salah satu Anggota DPRD Deliserdang pernah melakukan peninjauan kemari. Sehingga hal itu dianggap bisa diselesaikan oleh Anggota Dewan tersebut, namun faktanya sampai sekarang belum ada dikerjakan juga. Tak hanya itu, kabarnya gang tersebut dianggap sebagai jalur transaksi pecandu narkoba. Sehingga ada alasan untuk dilakukannya pembangunan di gang ini.
“Saya dengar begitu. Kalau memang dianggap tempat pecandu narkoba itu sudah tugas Kades Tembung untuk melakukan pantauan warganya. Jangan gara-gara ini bisa dijadikan alasan,” tegasnya.
Sebelumnya, Kades Tembung Misman, mengklaim penentuan pembangunan gang diwilayahnya sudah sesuai dengan musyawarah RPJMDes. Penentuan ini melibatkan unsur perangkat desa seperti kadus, RT/RW, tokoh masyarakat, dan sebagainya.
Ditambahkannya, pihaknya tidak mengutamakan usulan Gg.Pinguin karena warga disana telah melakukan lobi-lobi untuk perbaikan lewat Anggota Dewan Deliserdang sehingga hal itu dianggap bisa terselesaikan. Selain itu jalur itu juga sering jadi transaksi narkoba sehingga ada usulan untuk mengalihkan pembangunan gang di tempat lain.
“Semua penentuan perbaikan sudah melalui proses RPJMDes, sehingga jika ada anggaran turun atau wacana perbaikan baik dari anggota dewan, dinas, dana desa, dan sebagainya maka usulan dari RPJMDes itulah yang nantinya dilakukan perbaikan. Namun gak semua perbaikan bisa dilakukan mengingat anggaran terbatas,” terang Kades. (w07)
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
kota
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
kota
Terungkap! Skema Distribusi Air PDAM Tirtanadi Tapsel&ndashPadangsidimpuan, Ini Fakta Sebenarnya, Dari Pajak Hingga Biaya Pasang
kota
UNIQLO Hadirkan Koleksi Kapsul Musim Panas 2026 UNIQLO F.RISSO, Pakaian Seharihari dengan Sentuhan Seni ItaliaTersedia mulai 22 Juni 2026 J
Umum
Delapan Bulan Terputus, Warga Medan Krio Desak Perbaikan Jembatan PenghubungMedansumut24.co Jembatan penghubung di Jalan Pelita, Desa Medan
News
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
kota
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyambut kepulangan para jamaah haji asal daerahnya dalam sebuah acara yang be
News