Selasa, 25 Agustus 2026

BEM UNIVA Medan Tolak Paham Radikal Masuk Kampus

Administrator - Kamis, 22 Agustus 2019 11:30 WIB
BEM UNIVA Medan Tolak Paham Radikal Masuk Kampus

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Al Washliyah (BEM UNIVA Medan) melaksanakan deklarasi menolak paham radikal HTI masuk kampus. Kegiatan ini bertujuan untuk menangkal masuknya paham radikal yang akhir-akhir ini semakin mencuat di permukaan akibat gejolak politik pra dan pasca pemilu.

“Melihat fenomena yang terjadi saat ini, BEM UNIVA Medan menganggap sangat perlu adanya tindakan tegas kampus untuk menangkal gerakan radikal ini. Sebab, gerak HTI kalau kita melihat dari aspek sejarah masuknya ke Indonesia adalah berawal dari kampus. Untuk itu kami tidak ingin kampus dalam hal ini UNIVA dicap sebagai sarang liberal,” ujar Presiden Mahasiswa, Syahrul Ramadhan.

Pada kesempatan yang sama, Banu Wira Baskara yang bertindak sebagai narasumber memaparkan bagaimana sejarah HTI dan gerakannya sehingga tertolak. Banu mengutip pernyataan KH. Ma’ruf Amin yang baru-baru ini mengatakan bahwa “khilafah itu tertolak, bukan ditolak”.

Banu juga menambahkan bahwa konsep khilafah yang dikampanyekan oleh HTI adalah ngawur. Karena dalam islam sendiri, khilafah secara sistem pemerintahan tidak ada yang baku atau defenitif.

“Seharusnya, jika khilafah itu adalah sebuah kewajiban maka Kota Mekah dan Madinah harusnya dipimpin oleh khilafah dan bukan oleh raja seperti saat ini,” tegas Banu.

Terakhir, pada deklarasinya BEM UNIVA Medan yang dipimpin syahrul Romadhan Tanjung menegaskan akan bersama-sama dengan seluruh elemen bangsa khususnya Kepolisian Republik Indonesia untuk mempertahankan Ideologi Pancasila, UUD 1945, dan NKRI sebagai 4 Pilar Kebangsaan. (Rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polrestabes Medan Hentikan Perkara Antonius Tumanggor Lewat RJ
Kolaborasi Indonesia–Malaysia untuk Atlet Paralimpik Dunia
Bekuk Bandar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sita 21 Paket Sabu dan 46 Paket Ganja,
Meneladani Rasulullah dalam Gerakan Ekonomi Syariah
Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN UIP SBU Perkuat Komitmen Percepatan Penyelesaian PLTA Peusangan
Tinjau Tiga Lokasi Strategis, Bupati Asahan : Infrastruktur Adalah Kunci Penggerak Ekonomi Warga
komentar
beritaTerbaru