Minggu, 25 Oktober 2026

Kapoldasu : Negara Tidak Akan Kalah & Diam Dengan Aksi Teror dan Premanisme

Administrator - Sabtu, 02 Maret 2019 05:45 WIB
Kapoldasu : Negara Tidak Akan Kalah & Diam Dengan Aksi Teror dan Premanisme

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Drs H Agus Andrianto SH MH menegaskan negara tidak akan kalah dan diam dengan aksi teror dan premanisme yang dapat mengganggu dan mencabik cabik Persatuan & Kesatuan. Polisi sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat akan selalu berada di barisan terdepan untuk memberikan perlindungan kepada setiap warga Indonesia.

Hal ini disampaikan Kapolda saat melaksanakan program safari Jumat di Masjid Jami Nurul Iman Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rempah Serdang Bedagai Sumatera Utara, Jumat (1/3/2019).

Irjen Pol Agus juga sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi di Kota Tebing Tinggi, dimana saat itu ada Polisi dan TNI yang mengikuti kegiatan atas undangan dari panitia Tabliq Akbar dan Tausiah Nadhlatul Ulama di Lapangan Sri Mersing, namun dituding acara tersebut sesat dan tidak benar.

“Diacara tersebut ada saya (Polisi), TNI, Walikota Tebing Tinggi, tokoh agama, pemuka masyarakat. Acara tersebutkan mengajak masyarakat untuk berbuat baik dengan menanamkan nilai agama, agar jangan saling terpecah belah dan itu semua untuk kebaikan Indonesia. Jadi tidak benar itu kelompok yang mengedepankan aksi-aksi premanisme untuk membubarkan acara tersebut,” katanya.

Kapolda juga berterima kasih kepada masyarakat yang masih perduli terhadap keamanan, kenyaman dan kondusifitas masyarakat dengan membantu mensosialisasikan dan menjaga kamtibmas.

“Saya, kita semua harus bergandengan tangan untuk menjaga Sumatera Utara bebas dari hoax, ujaran kebwncian, teror dan aksi yang anti pancasila. Karena Sumatera Utara milik kita bersama,” ucapnya.

Pastinya jelas jendral bintang dua ini, dirinya hanyalah manusia biasa yang sedang menjalankan amanah dan tugas sebagai Kapolda Sumut. Kalau pun ada orang atau kelompok yang ingin meminta ia pindah atau pun dicopot karena dianggap mengganggu kepentingan bisnis hitam (ilegal) dengan membangun opini tidak netral ya silahkan saja.

“Saya ini hanya menjalankan amanah dan tugas untuk melindungi masyarakat. Semua saya serahkan kepada Allah dan pimpinan Polri,” pungkasnya.(W05/W02).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
SULING! Warga Kampung Darek Resah soal Narkoba dan Teror, Kapolres Padangsidimpuan Turun Tangan
Mobil Mewah Tabrakan Beruntun di Jalan Sudirman, 3 Terluka
HUT ke-67, MPC PP Kota Medan Gelar Turnamen Padel Hadirkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Berbagi Masker Disekolah,PT DNS Kebun Nagagar Peduli Kesehatan Peserta Didik
Polres Tapsel Ungkap Hasil OSN 2026! 8 Kasus Narkoba dan Sita 21 Kg Ganja Dibongkar
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA DEFORESTASI DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN KRIMINAL
komentar
beritaTerbaru