Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja
Bangkok Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization (I
News
Poldasu I Sumut24 Terkait pembakaran bendera berlafazkan Tauhid di Garut beberapa waktu lalu, Umat islam matah besar khususnya di Sumatera Utara ribuan massa keluar melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Jumat (25/10) pukul 16.00 Wib.
Baca Juga:
Kedatangan massa jumlah ribuan orang ini bertujuan untuk mendesak institusi kepolisian, agar menegakkan hukum dan melakukan penangkapan, terhadap para pelaku pembakaran bendera tersebut.
Berdasarkan pantauan wartawan SUMUT24, sebelum ke Mapolda, massa terlebih dahulu berkumpul di halaman Mesjid Raya Al-Mashun usai melaksanakan Sholat Jumat. Selanjutnya dengan melakukan long march, massa selanjutnya secara beriringan bergerak memenuhi Mapolda Sumut.
Sekretaris Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut, Ustad Zulkarnain mengatakan, aksi ini dilakukan sekaligus untuk membuat laporan ke Polda Sumut terkait pembakaran bendera tersebut. Karena lanjut dia, dengan cara membakar, maka hal itu merupakan penghinaan bagi umat Islam dan Pancasila.
“Akhirnya timbul lah kemarahan umat Islam. Maka umat Islam hari ini tumpah, menuntut satu hal, bubarkan ormas si pembakar (banser) dan tangkap pelaku pembakarannya,” ungkapnya.
Menurut Zulkarnain, dengan menghina Islam, berarti juga menghina Pancasila sebagai ideologi bangsa. Untuk itu, tutur dia, Banser sudah tidak layak lagi untuk eksis di Indonesia, dan patut dibubarkan.
“Narasi yang dibangun rezim sekarang, mencoba memisahkan agama dan negara dengan isu sekularisasi. Saya kira ini grand design, makanya polanya rezim, tidak akan berani menangkap atau menghukum Banser,” jelasnya.
Disinggung mengenai bahwasanya bendera yang dibakar merupakan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Zulkarnain menyatakan jika Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan jika bendera yang dibakar bukan bendera HTI. Melainkan bendera umat Islam yang berlafazkan Tauhid.
“Dari video yang tersebar tidak ada logo HTI, melainkan hanya bendera syahadat yang tertulis dalam kain hitam. Maka saya kira Polisi harus arif melihat persoalan ini. Kalau kita tegaskan itu bendera Tauhid. Jika HTI menggunakan bendera serupa, itu persoalan lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto yang menemui massa mengatakan, jika laporan pengunjuk rasa sudah diterima oleh Polda Sumut. Karenanya, ia mengatakan, laporan tersebut selanjutnya akan disampaikan ke Mabes Polri.
“Apa yang sudah kita dengar dari paparan Kabareskrim dan penyidikan di Direskrimum Polda Jabar, ada yang ingin membuat rusuh. Sehingga terjadi pembakaran bendera yang ada kalimat Tauhid,” sebutnya.
Selain itu, Agus juga menyampaikan kepada massa bahwasanya Sumut adalah milik bersama. Karenanya sebagai Kapolda, dirinya harus menjaga semuanya.
“Sumut adalah milik kita bersama. Kasian masyarakat yang lain, karena bukan hanya kita yang tinggal di Sumut. Jadi sebagai Kapolda harus menjaga semuanya,” pungkasnya.(W.05).
Bangkok Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization (I
News
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) terus memperkuat kualitas dan pelin
Umum
Jakarta, Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yangterdampak situasi darurat kemanusiaan di Indonesia, perusahaan ritel pakaiang
News
Jakarta, Tren platform shoes belum berakhir. Sepatu ini masih menjadi pilihan favorit perempuan untuk tampil stylish tapi tetap mengutamak
Seleb
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mendampingi 20 perusahaan dari sektor manufaktur, pelayanan kesehatan, dan perhotela
Profil
Medan, Memanfaatkan momentum Hari Kemerdekaan di bulan Agustus ini, Platformpenyedia layanan transportasi online Maxim menggelar pembekalan
kota
Sowan Kadipaten Jepara Pendekar putri dari wilayah Jepara bernama Kanjeng Ratu Kalinyamat. Putri Sultan Trenggana Syah Alam Akbar III. Raja
Wisata
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi untuk memastikan tenaga kerja di bidang perm
News
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap perubahan du
Umum
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Bat
Info