Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Madina I Sumut24.co Kisah pilu terus menyelimuti Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Setelah beberapa pekan terakhir, kabupaten ini berkali-kali dikabarkan sejumlah sungai meluap dan mengakibatkan kampung terendam, pada Jumat kemarin (12/10), daerah ini kembali dilanda banjir dan longsor.
Baca Juga:
- Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
- Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan
- Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Musibah di Madina kali ini tergolong dahsyat. Bukan saja disebabkan ada korban meninggal, tapi terjangan banjir dan longsor ini hampir terjadi di semua kecamatan.
Sebenarnya pada Kamis malam (11/10), wilayah Kecamatan Panyabungan Utara, Madina sudah mengalami banjir. Yaitu di Desa Sukaramai dan Mompang Jae. Luapan air menggenangi sebagian rumah penduduk. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Selain itu, hampir semua kecamatan di wiayah pantai barat, antara lain kecamatan: Muara Batang Gadis, Lingga Bayu, dan Ranto Baek mengalami banjir dan longsor.
Korban meninggalkan paling banyak terjadi di  Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Madina. Di sini, sebuah sekolah madrasah dan puluhan rumah warga setempat tersapu banjir bandang yang membawa lumpur dan material berupa kayu besar.
Saat air bah datang anak-anak sedang melakukan aktivitas belajar-mengajar di madrasah desa tersebut. Tak ayal, 29 siswa ikut terbawa terjangan luapan air.
Dalam kondisi tak menentu, anak-anak itu berusaha menyelamatkan diri. Jumlah korban meninggal masih simpang siur, karena upaya pencarian masih terus dilakukan.
Namun, siswa yang belajar di madrasah itu ada sekitar 29 orang, ditambah dua guru. Seorang warga menyebutkan, hingga Sabtu pagi (13/10), masih ada belasan siswa belum diketahui nasibnya.
Seorang warga Ulu Pungkut menyebutkan, baru satu anak ditemukan dalam keadaan selamat, sementara 19 orang lainnya didapat sudah meregang nyawa.
Sehingga, diperkirakan masih ada sekitar 10-an orang lagi tertimbun longsor atau terbawa arus banjir.
Pihak terkait, polisi dan dan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina belum merilis jumlah korban akibat banjir bandang di sejumlah kecamatan di kabupaten ini, sebab mereka masih fokus mencari korban yang belum diketahui nasibnya.
Sementara Puskesmas Muara Batang Gadis, Madina melaporkan, akibat longsor di Bukit Labonas, Singkuang, sudah ditemukan tiga warga tewas tertimbun tanah.Sebelas murid madrasah di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, meninggal dunia tertimpa bangunan yang hancur diterjang banjir bandang.
Kejadian ini terjadi pada Jumat (12/10/2018) sore, saat jam belajar masih berlangsung.
Berdasarkan laporan yang dihimpun hingga pada Sabtu (13/10/2018) pukul 01.30 WIB dini hari, 11 orang meninggal dunia dan 3 orang ditemukan selamat dari 21 murid yang dinyatakan hilang sebelumnya.(red/tri/bhc)
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota