Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang
Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang
Kota
MEDAN I Sumut24.co Berbagai upaya dilakukan kafilah yang ikut di Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke –XXVII agar dapat menggungguli kafilah lainnya. Seperti yang dilakukan M.Sholahuddin Al Ayyubi. Kafilah yang berasal dari Jawa Timur ini merupakan peserta cabang 30 juz dan tafsir Bahasa Arab yang digelar di Asrama Haji Aula Quba. Dia berupaya keras untuk belajar tafsir salah satunya melalui youtube.
Baca Juga:
Terutama mendengarkan orang yang berceramah melalui youtube. Meski begitu kafilah kelahiran 12 Maret 1996 ini mendapat nilai bagus dengan score 183 oleh Dewan Hakim.
“Mendengarkan orang ceramah di youtube merupakan media untuk saya agar mengasah tafsir bahasa Arab saya. Sebab kendala saya di pondok pesantren jarang yang bisa berbahasa Arab sehingga untuk berkomunikasi saja saya cukup sulit dan saya lebih mendengarkan orang berceramah di youtube dari pada berbicara langsung,†katanya, Rabu (10/10).
Selain dari youtube, Ia juga dibimbing oleh pelatih namun jauh dari lokasinya harus menempuh dua jam menggunakan bus dan pelatihan dengan guru tersebut sebulan sekali selam 3 hari. “Setelah itu ya pulang dan belajar sendiri. begitu seterusnya,†ucap anak ke dua dari empat bersaudara ini yang baru setahun lalu menekuni Tafsir Bahasa Arab.
Saat ditanyakan apa saja yang dipertanyakan Dewan Hakim pada Sholahuddin, Ia mengatakan yang ditanya terkait dengan pembahasan tentang penyesalan orang kafir ketika datangnya hari kiamat.
Menurutnya memang ada beberapa yang memang belum Ia ketahui soal tafsir yang diberikan Dewan Hakim. Selebihnya sudah biasa ia pelajari. “Alhamdulillah bisa terjawab tadi,†ujarnya.
Anak dari Hj Mastufah dan H Usman Rohim ini sejaki usia kelas 1 Tsanawiyah sudah menghafal Al Quran. Pada tahun 2007 ini Ia menghafal dan selesai pada tahun 2010 akhir. “Saya dan kakak saya yang menjadi penghafal Al Quran. Perlombaan MTQ Nasional yang kedua kalinya bagi saya pertama kali di NTB tahun 2016 waktu itu ikut cabang 30 juz dan tidak tafsir. Alhamdulillah saat itu dapat peringkat 1,†kata santri Ponpes Mandrasatul Qur’an Tabirun Jombang ini.
Ia berharap besok bila terpilih dalam babak final bisa tampil secara maksimal. Ke depannya bisa lebih giat lagi belajar.(W03)
Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang
Kota
Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa
News
Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD
News
Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin,Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus
News
Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot
News
MEDAN Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition Vol. 1 resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026) di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Me
Sport
JAKARTA, SUMUT24.co Prestasi membanggakan ditorehkan dunia pendidikan tinggi Sumatera Utara. Sebanyak tujuh pimpinan perguruan tinggi swasta
News
Pemilihan Dituding Cacat Hukum, Calon Komisioner KPID Sumut Periode 20262029 Bakal Gugat DPRD Sumut
News
Satreskrim Polres Palas Awasi SPBU, Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Tangki Modifikasi
News
Rakornas TPAKD 2026, Bupati Reski Basyah Dorong Peluang Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Paluta
News