Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
MEDAN I Sumut24.co Berbagai upaya dilakukan kafilah yang ikut di Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke –XXVII agar dapat menggungguli kafilah lainnya. Seperti yang dilakukan M.Sholahuddin Al Ayyubi. Kafilah yang berasal dari Jawa Timur ini merupakan peserta cabang 30 juz dan tafsir Bahasa Arab yang digelar di Asrama Haji Aula Quba. Dia berupaya keras untuk belajar tafsir salah satunya melalui youtube.
Baca Juga:
- Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
- Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan
- Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Terutama mendengarkan orang yang berceramah melalui youtube. Meski begitu kafilah kelahiran 12 Maret 1996 ini mendapat nilai bagus dengan score 183 oleh Dewan Hakim.
“Mendengarkan orang ceramah di youtube merupakan media untuk saya agar mengasah tafsir bahasa Arab saya. Sebab kendala saya di pondok pesantren jarang yang bisa berbahasa Arab sehingga untuk berkomunikasi saja saya cukup sulit dan saya lebih mendengarkan orang berceramah di youtube dari pada berbicara langsung,†katanya, Rabu (10/10).
Selain dari youtube, Ia juga dibimbing oleh pelatih namun jauh dari lokasinya harus menempuh dua jam menggunakan bus dan pelatihan dengan guru tersebut sebulan sekali selam 3 hari. “Setelah itu ya pulang dan belajar sendiri. begitu seterusnya,†ucap anak ke dua dari empat bersaudara ini yang baru setahun lalu menekuni Tafsir Bahasa Arab.
Saat ditanyakan apa saja yang dipertanyakan Dewan Hakim pada Sholahuddin, Ia mengatakan yang ditanya terkait dengan pembahasan tentang penyesalan orang kafir ketika datangnya hari kiamat.
Menurutnya memang ada beberapa yang memang belum Ia ketahui soal tafsir yang diberikan Dewan Hakim. Selebihnya sudah biasa ia pelajari. “Alhamdulillah bisa terjawab tadi,†ujarnya.
Anak dari Hj Mastufah dan H Usman Rohim ini sejaki usia kelas 1 Tsanawiyah sudah menghafal Al Quran. Pada tahun 2007 ini Ia menghafal dan selesai pada tahun 2010 akhir. “Saya dan kakak saya yang menjadi penghafal Al Quran. Perlombaan MTQ Nasional yang kedua kalinya bagi saya pertama kali di NTB tahun 2016 waktu itu ikut cabang 30 juz dan tidak tafsir. Alhamdulillah saat itu dapat peringkat 1,†kata santri Ponpes Mandrasatul Qur’an Tabirun Jombang ini.
Ia berharap besok bila terpilih dalam babak final bisa tampil secara maksimal. Ke depannya bisa lebih giat lagi belajar.(W03)
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota