Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
MEDAN I Sumut24.co Muhammad Syafi’i merupakan peserta termuda dari 17 peserta yang tampil pada perlombaan Hifz Al Quran 10 juz di Gedung Jabal Nur, Senin (8/10/2018). Syafi’i yang mewakili provinsi Sulawesi Tenggara itu masih berusia 13 tahun melawan peserta dari provinsi lain pada lomba cabang Hifzh 10 juz.
Baca Juga:
- Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
- Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan
- Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Saat ditemui wartawan, Syafi’i yang didampingi pendampingnya, Ustadz Arif mengatakan, tidak mudah untuk sampai ke tahap MTQ tingkat nasional ini. Dia harus melewati proses seleksi melawan rekan lainnya di Sulawesi Tenggara yang sudah lebih berpengalaman. Bahkan, ada yang sudah berprestasi tingkat internasional.
“Lawannya banyak, bahkan ada yang sudah pernah juara di tingkat intenasional. Tapi, saya yakin. Saya bisa melewatinya,”ungkap juara 1 MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara belum lama ini di Gedung Jabal Nur, Senin (8/10/2018).
Siswa kelas 3 Pesantren Al Askar, Kendari, Sulawesi Tenggara ini bercerita, ia sudah mulai belajar membaca Al Quran sejak berusia 4 tahun. Setelah tamat dari Sekolah Dasar, orangtuanya memasukkan Syafi’i ke pesantren Al Askar Kendari.
“Awalnya, saya ingin masuk ke sekolah negeri. Tapi, orangtua memaksa saya masuk ke pesantren. Saya tidak bisa menolaknya. Setelah dijalani, lama kelamaan rasanya enak sekolah di pesantren. Dari situlah saya mulai memperdalam bacaan Al Quran,”kata anak pertama dari tiga bersaudara ini pasangan Ismail Kadir (ayah) dan Futsiani (ibu).
Penghafal 15 juz ayat suci Al Quran ini menuturkan, bangga menjadi salah satu kafilah MTQN cabang Hifzh 10 juz yang mewakili daerahnya. Dia berusaha tidak minder dengan usianya yang masih terbilang lebih muda dibandingkan peserta lainnya. Baginya, membaca Alquran adalah kenikmatan tersendiri.
“Karena saya sudah terbiasa membaca Alquran sejak kecil, rasanya enak saja membacanya. Ada kenikmatan sendiri, hati ini rasanya tenteram,”ujar Syafi’i yang bercita-cita menjadi Gubernur penghafal Al Quran ini.
Untuk persiapan MTQ tingkat nasional ini sendiri, Syafi’i berujar, tidak pernah lepas dari latihan menghafal Al Quran setiap harinya. Bahkan, saat daerahnya terkena dampak gempa di Palu, Sulawesi Tengah, ia tetap berlatih.
“Alhamdulilah, daerah Kendari tidak begitu kencang terkena gempa. Sehingga, tetap konsentrasi latihannya. Insya Allah, kalau kita istiqomah, sabar dan konsisten, semua pasti bisa dilewati,”ujarnya.(W03)
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota