Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Medan,Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sepatutnya menganggarkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) seiring peralihan pengelolaan sekolah tingkat menenagah atas (SMA) sederajat dari kabupaten/kota  sejak awal tahun 2017 lalu.
Baca Juga:
- Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
- Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan
- Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Andries Sibarani mengemukakan Bosda sangat diperlukan untuk membantu kelancaran pendidikan para siswa SMA/SMK di daerah ini.
“Bosda merupakan pendamping untuk dana BOS dari pemerintah pusat, supaya pihak sekolah tak perlu mengutip iuran atau uang sekolah dari para siswa ,â€Â kata calon anggota legislatif (Caleg) Partai Solidaritas Indonesia (PSI)  untuk DPR RI dari Daerah Pemilihain (Dapil) Sumut II di Medan, Senin (8/10).
Saat itu Andries bersama Effendi MS Simbolon, anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Effendi diketahui maju kembali sebagai Caleg PDIP dari Dapil  DKI Jakarta III.
Menurut Andries, dana BOS dari pemerintah pusat  dialokasikan hanya Rp. 1,4 juta per tahun untuk setiap siswa, sedangkan kebutuhannya mencapai  Rp 4 juta per siswa. Karena itu, katanya, Pemprov Sumut perlu menyediakan anggaran Bosda untuk menutupi kekurangan tersebut. “Kalau pun tidak seluruhnya tertutupi setidaknya Pemprov Sumut bisa menambahkan anggaran BOS pemerintah pusat lewat Bosda,†kata salah seorang direktur di Tanri Abeng University Center of Excellence, Jakarta,  ini.
Dia mengingatkan pengalokasian dana Bosda dalam APBD Sumut itu merupakan tanggungjawab moral pemerintah provinsi membangun dunia pendidikan di daerah ini, karena pengelolaan SMA/SMK sudah di tangan gubernur  sejak awal  2017 lalu. “Tetapi sampai kini Sumut belum punya Bosda, karena itu banyak sekolah terutama SMA/SMK Negeri masih memungut  iuran atau uang sekolah dari para siswa padahal tidak wajib, sebagaimana diatur dalam Permendikbud  No 75 Tahun 2016,†katanya.
Andries mengemukakan pungutan uang sekolah tentu memberatkan bagi orang tua siswa di SMA/SMK Negeri karena mereka tahu sekolah negeri sudah dibiayai oleh negara. “Makanya sering ada penolakan dari para orangtua siswa untuk membayar uang sekolah tersebut, akibatnya kerap timbul konflik dengan pihak sekolah atau komite sekolah, sehingga dapat mengmenamganggu proses belajar mengajar,†katanya.
Effendie Simbolon  menambahkan pemerintah provinsi di  beberapa daerah  sudah menganggarkan dana Bosda dalam APBD masing-masing sebagai pendamping BOS pemerintah pusat. Contohnya, dia menyebutkan, Riau menganggarkan Bosda hingga ratusan miliar rupiah setiap tahun sehingga sekolah tidak lagi mengutip  iuran pendidikan  atau uang sekolah dari para siswa, demikian pula Yogyakarta dan daerah lain. “Jakarta pun sudah menganggarkan Bosda sejak lama, tetapi entah kenapa Sumut masih tak punya Bosda sampai kini. Heran juga provinsi sebesar ini tak menganggarkan Bosda untuk membangun dunia pendidikannya,â€Â kata Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) ini. ((RM)
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota