Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
MEDAN I SUMUT24.co Kafilah MTQ Nasional XXVII asal Sulawesi Tengah (Sulteng) akhirnya tiba di Sumatera Utara (Sumut), Jumat (5/10). Semula mereka dijadwalkan, akan tiba Bandara Internasional Kualanamu, Rabu (3/10). Hal ini karena Sulteng baru saja mendapat musibah gempa bumi dan tsunami.
Baca Juga:
- Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
- Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan
- Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
Perjuangan kafilah Sulteng untuk menghadiri MTQ Nasional XXVII sangat luar biasa. Mereka menggunakan pesawat Hercules untuk bisa sampai ke Sumut, karena peswat komersil tidak ada yang beroperasi di Palu.
Bukan hanya menggunakan Hercules, kafilah Sulteng juga harus terbang bersama pengungsi. Sempat transit satu malam untuk mengantar pengungsi di Surabaya sebelum akhirnya terbang menuju Bandara Internasional Kualanamu. Hal ini mereka putuskan setelah kafilah berdiskusi bersama pemerintah setempat dan mempertimbangkan ini merupakan event nasional.
Hal itu diungkapkan salah satu kafilah Sulteng, Muhammad Anzar, saat dijumpai di hotel Grand Kanaya Medan. Anzan menurutkan perjalanan mereka dari Sulteng ke Sumut memang penuh perjuangan. “Kami terbang dari Palu menggunakan Hercules hari Kamis, itu juga bareng sama pengungsi yang ingin ke Surabaya. Kami transit di Surabaya dan menginap satu malam. Karena bersama pengungsi ya cukup berdesak-desakan di peswat. Kami memutuskan untuk pergi setelah berdiskusi dengan pemerintah mengingat perjuangan kafilah kami selama ini untuk mempersiapkan MTQ Nasional,” ujarnya.
Kafilah Sulteng juga kekurangan pesertanya dua orang, karena keluarga mereka ada yang menjadi korban gempa dan tsunami di Sulteng. “Ada dua peserta yang tidak jadi ikut,” kata mahasiswa Universitas Tadulako, Palu itu.
Bahkan, salah satu kafilah keluarganya sampai sekarang belum ditemukan. “ Yang satu lagi keluarganya mengalami cedera serius,” tambah peserta cabang Musabaqah Makalah Al-Quran ini.
MTQ Nasional XXVII rencananya dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (7/10) di Astaka Jalan Williem Iskandar (Pancing), Deliserdang. Peserta juga akan mulai ber-musabaqah pada hari yang sama hingga lima hari berikutnya. MTQ Nasional kemudian ditutup pada tanggal 13 Oktober oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.(W03)
Wali Kota menghadiri acara Pembukaan Musda XIV KNPI Kota Pematangsiantar, di Convention Hall Siantar Hotel
kota
Wali Kota menerima piagam penghargaan dari BKPRMI atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pembinaan kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemu
kota
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026
kota
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota