SAMBUT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98 DPC PDI PERJUANGAN BINJAI GOTONG ROYONG BERSIHKAN SAMPAH
BINJAI Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda ke98 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI PERJUANGAN kota Binjai bersama PAC seK
Umum
MEDAN, Sumut24.co
Baca Juga:
Tidak dilakukanya penandatangganan bersama antara DPRD Sumut dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam P-APBD tahun 2018, dikatakan bahwa hal tersebut dikarenakan tidak adanya kesepahaman. Kendati demikian, hal ini bukan bentuk perseteruan, tetapi pendidikan politik bagi masyarakat Sumut, untuk mengetahui hak dan fungsinya di dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman S.SOs kepada SUMUT24, Rabu (3/10).
Lebih tegas dikatakan Wagirin, “supaya semua komponen masyarakat tahu, bahwa DPRD mempunyai peran, fungsi dan tanggungjawab yang terkait dengan masalah anggaran. Karena, tugas kami adalah mengawasi tugas eksekutif,” ujar Wagirin S.Sos kepada SUMUT24, Rabu(3/10).
Dijelaskanya, bahwa perlu diketahui oleh masyarakat Sumut, hal ini bukan bentuk perseteruan. Ini adalah bentuk langkah kongkrit DPRD Sumut sebagai fungsi dan peran tanggungjawabnya sebagai pengawas politik anggaran di Sumut, yang terkait dengan program program kerja pemerintah Sumut yang menggunakan anggaran itu.
“Di dalam posisi itu, terjadi ketidaksepahaman antara tim anggaran Pemerintah Daerah dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut. Sementara, yang namanya kebijakan umum anggaran sementara itu, harus ada kesepahaman antara Pemprovsu dengan DPRD SU, lewat penandatanaganan Gubsu bersama pimpinan DPRD Sumut,â€jelasnya.
Karena tidak adanya kesepahaman itu, sebagai Ketua DPRD Sumut Wagirin mengaku kalau dirinya mengambil langkah sepakat untuk tidak dilakukan penandatanganan tersebut. Sehingga, tidak ada perubahan anggaran.
Menurutnya, hal ini dibenarkan oleh UU. Kalau ada pemahaman berbeda ditengah masyarakat,hal itu wajar- wajar saja. “Yang terpenting bagi kita adalah langah kedepan,agar cita-cita Gubernur Sumut untuk menjadikan Provinsi Sumatera Utara itu bermartabat, sudah kita mulai dari sekarang,†tegasnya.
Kita tidak mau terjadi adanya deal-deal politik antar kepentingan pribadi Wagirin Arman dan kepentingan lembaga yang dipimpin oleh Wagirin Arman,katanya. “Tidak ada lagi deal-deal politik yang bisa membuahkan masalah baru kedepan,” sebutnya.
Oleh karenanya, politisi dari Golkar Sumut mengaku mengambil jalan terbaik. Yakni, lebih baik ketidaksepahaman ini ditindaklanjuti dengan bersama-sama tidak menandatangani kebijakan umum dan pelaporan anggaran 2018.
Politik Anggaran
Seperti apa politik anggaran yang dimaksudkanya dalam keteranganya diatas, Wagirin menjelaskan, bahwa ada suatu posisi strategi menurut DPRD Sumut itu wajib, ada juga pemahaman strategi yang menganggap itu tidak perlu.
“Karena tidak adanya kesepahaman itu, jadi diambil jalan tengah, sudah yes, gunakan saja APBD 2018. Pergub nya sudah ada, tinggal Pak Gubernur Sumut yang menjabarkan penggunaanya,” terangnya.
Sebagai Pimpinan DPRD Sumut, Wagirin menyatakan kalau dirinya tidak hanya berhenti sebatas disitu saja. “Saya sebagai pimpinan DPRD SU, besok kami menjadwalkan akan konsultasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), mana yang boleh di jabarkan oleh Pergub, mana yang tidak boleh, mana yang bisa, mana yang tidak bisa. Kami akan mendapat pengalaman ilmu dari Bapak Mendagri. Supaya, pengawasan yang kami lakukan itu dapat sesuai dengan pemahaman ilmu dan petunjuk Mendagri,â€paparnya.
Disinggung, poin-poin apa saja yang menjadi penyebab ketidaksepahaman ini, Wagirin mengaku kalau dirinya tidak dapat menjelaskan hal itu. “Saya tidak boleh menceritakan secara detail, karena ini masalah Rp 12 triliun,” katanya.
Ditanya, apakah hal ini terkait dengan kepentingan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang, menanggapi hal ini Wagirin menyampaikan, kalau namanya tahun politik, bisa-bisa saja dihubung-hubungkan.
Jadi, silahkan saja dipahami seperti apa. Menurutnya, hal ini adalah salah satu pendidikan politik terhadap masyarakat Sumut, agar rakyat tahu hak dan fungsi di dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara .
“Ini adalah pendidikan politik kepada rakyat, agar rakyat tahu kewajiban DPRD apa, hak rakyat apa, fungsi pengawasan DPRD apa, supaya ada suatu sinkronisasi pemahaman, bahwa DPRD ini adalah cermin daripada kepentingan rakyat,”pungkasnya.(red)
BINJAI Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda ke98 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI PERJUANGAN kota Binjai bersama PAC seK
Umum
Pendidikan Karakter Anak Menjadi Perhatian Serius Gerakan Pramuka Kota Solok
News
PB IKA PMII Instruksikan Salat Gaib dan Tahlil untuk Almarhum Fathan Subchi
News
Rayakan HUT ke67, Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sukses Gelar Donor Darah Berlanjut Gerakan Hijau 100 Ribu Pohon
News
Ketua IKA PMII Deli Serdang Yusrizal Berduka atas Wafatnya Fathan Subchi
News
Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia pada Usia 82 Tahun
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama Ketua DPRD Kabupaten Asahan secara resmi melepas 420 peserta
News
MEDAN SUMUT24.co Pada Puncak HUT Partai Golkar Sumut k2 62 tahun. DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Utara menyalurk
Umum
Batubara Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN), Zulkifli Hasan, menghadiri konsolidasi akbar bersama ribuan kad
Politik
GABSI Sumut Seleksi Atlet Menuju Kejuaraan Asean 2026
kota