Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli Selatan
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
MEDAN I SUMUT24.co Ratusan massa melakukan demontrasi damai menuntut pihak Kejaksaan adil dalam menyikapi suatu perkara. Efenddi Sitohang yang didampingi Oliver Sirait selaku koordinator lapangan anak mantan tentara dibawah naungan wadah Himpunan Putra/iKeluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) dan Forum Komunikasi Putra/I Purnawirawan ABRI (FKPPI) meminta agar perkara Ir Alexander Lawrentius tidak dikriminalisasi atas suatu perkara dengan PT Kardopa yang yanh sudah berjalan lama. Seharusnya PT Kardopa diusut dalam kasus pengunaan Frekuensi jaringan radio yang notabenanya tidak memiliki izin. “Kami tegaskan agar pihak Kejaksaan adil dan tidak diskriminasi dalam menyikapi suatu perkara.Ini pesan kami dan oihak Jaksa jangan permainkan hukum,” Tegas Oliver dalam 1orasinya di depan kantor Kejatisu jalan Jenderal AH.Harris Nasution Medan,Kamis (30/8). Selain itu. Para anak mantan TNI juga meminta Kejatisu melakukan pemeriksaan terhadap oknum Jaksa Magdalena SH dan Septebrina Silaban SH yanh diindikasikan mempermainkan pelaksnaan hukum dalam kasus tersebut.”Kami curiga dengan oknum Jaksa ini.yang berindikasi dengan mafia hukum,”kata mereka dalam orasinya. Selai itu Kejaksaan Sumut harus menghormati PK Mahkamah Agung No 07.PK/PTUN/2013 tgl 2 Mei 2013 kasus telah inkracht. Selanjutnya aksi tersebut dapat diredam oleh Intel.Kejatisu Leo .Leo Eben Ezer Simanjutak SH, didampingi Kasie Penkum Sumanggar Siagian SH,dengan membawa perwakilan aksi ke ruangannya sekalian diskusi yang diwakilkan oleh pengacara..pemgurus HIPAKAD DAN FKPPI, “Saya janji,.persoalan ini akan saya laporkan ke atasan,dan saya harap aksi ini damai dan kita saling tukar informasi,karena institusi Jaksa juga akan membuat yang terbaik buat bangsa dan negara dan kita semua,”tegasnya. Sambil mendengarkan masukan dari komponen HIPAKAD dan FKPPI, yang didampingi pengacara Leo yang juga putra Sumut ini memberikan masukan positif.”Kita tidaklah perlu membawa lembaga lain..yang jelas bantu kami untuk.membersihka adanya oknum jaksa yang diindikasikan bermain dibelakang layar..namun dalam proses ini kita ikuti prosesur hukumnya dan saya tidak janji..tapi semua harus menjalani mekanisme”ucap.Leo yang kaget ketika melihat bukti-bukti yang ditunjukkan HIPAKAD. Sementara pjhak HIPAKAD Banuaran Sianipar mengatakan dalam hal ini kita selaku komponen masyarakat harus menhormati lembaga hukum dan selanjutnya harus menjunjung serta kerjasama dengan pihak hukum untuk membrantas kemaslahatan hukum yang merugikan masayarakat. Selanjutnya kita harus percaya,bila kepercayaan masyarakat dinodai maka, masyarakat dengan komponen lainnya akan melakukan tindakan aksi demo secara besar-besaran. (W03)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota
Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Medan Denai, Ditresnarkoba Polda Sumut Sita Timbangan dan Puluhan Plastik Klip
kota
Pembentukan Polres Paluta Dipercepat, Wakapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Mako
kota
Atlet Tinju Padangsidimpuan Borong Medali di Kejurda Sumut, Wali Kota Beri Apresiasi
kota