Rabu, 01 Juli 2026

Penilaian UNESCO dan Nasib 164 jiwa Korban di Dasar Danau Toba

Administrator - Rabu, 01 Agustus 2018 12:37 WIB
Penilaian UNESCO dan Nasib 164 jiwa Korban di Dasar Danau Toba

MEDAN I SUMUT24.CO Tim assessment (Penilai) UNESCO dikabarkan akan turun ke kawasan Danau Toba mulai hari ini 1Agustus 2018 sampai 5 Agustus 2018.

Baca Juga:

Supaya mendapatkan pengakuan dunia, Danau Toba harus berbenah. Mulai dari infrastruktur hingga sumber daya lainnya

Tujuh kabupaten, yaitu Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo dan Samosir menjadi penentu penting atas capaian di maksud, integrasi harus terbangun antar kabupaten itu. Lalu adakah kaitan kegiatan assessment dari Unesco itu sehingga penghentian evakuasi korban KM Sinar Bangun* oleh Menteri Koordinasi Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dari dasar Danau Toba harus di umum kan tergesa-gesa pada awal juli 2018 lalu,hanya Tuhan-lah yang Maha Tahu, Ucap Ketua Gerbraksu Saharuddin dalam press relisnya Kepada SUMUT24, Rabu (1/8). Menurutnya, Katanya bidang pariwisata dan Kebudayaan, Badan Otorita Pelaksana Danau Toba (BPODT) akan menjadi leading sector.

Penilaian GKT (Geopark Kaldera Toba) mereka harapkan bisa mendongkrak pariwisata Danau Toba. Baik turis lokal ataupun mancanegara, paradoks dengan nilai-nilai kemanusiaan yang teekesan mereka abaikan dengan menjadikan Danau Toba sebagai kuburan massal dan monumen ke dukaan.

Kegigihan Pemerintah mewujudkan pengakuan UNESCO untuk Danau Toba patut kita apresiasi, kita hanya menuntut perlakuan sebanding dengan komitmen melanjutkan evakuasi 164 Korban KM Sinar Bangun yg masih terdampar di dasar danau toba.

Kalau Pemerintah Meng-amini pelibatan konsultan dari luar (international) dalam masterplan pengembangan Geopark Kaldera Toba di danau Toba, lalu kenapa? pada proses evakuasi 164 jiwa rakyat Indonesia yang tenggelam- tidak melibatkan bantuan kemanusiaan dari international?

Tidak perlu sampai ganti presiden untuk melanjutkan kembali evakuasi korban KM Sinar Bangun, Pak Jokowi pasti mampu. jika mau bekerja dan bekerja.(rel/W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
PRSU Ke-50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke-50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara: PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke-436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
komentar
beritaTerbaru