Rabu, 18 Maret 2026

Cost Politic Caleg Semua Level Berbeda * Ini Dana yang Harus Disiapkan  

Administrator - Kamis, 26 Juli 2018 13:38 WIB
Cost Politic Caleg Semua Level Berbeda  * Ini Dana yang Harus Disiapkan  

MEDAN I SUMUT24.co

Baca Juga:

Perhelatan calon Legislatif sangat menarik untuk diikuti oleh masyarakat, selain membutuhkan biaya yang besar juga diperlukan figur yang mumpuni agar dapat terpilih menjadi wakil rakyat. Memang harus punya modal, juga harus punya power, jaringan dan lain sebagainya, ucap Pengamat Sosial dan Politik UMSU Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Kamis (26/7). Menurutnya, Untuk semua level DPRD, DPRD Provinsi dan DPR RI berbeda tuntutan dan prasyarat. sesama legislator Kab dan Kota akan berbeda antara satu dapil dengan yang lain. perbedaan juga akan kita temukan di antara 12 dapil menuju DPRDSU, begitu juga Dapil Sumut 1, 2 dan 3 yang sama-sama menuju ke Senayan. Sekadar untuk gambaran, jika seseorang mau terpilih untuk semua level, fix cost pertama coba kita hitung untuk membiayai honor tim masing-masing 1 orang per TPS. Jika honornya Rp 100.000 maka tinggal mengalikan saja dengan jumlah TPS. Jaringan yang tersebar di seluruh TPS ini lazimnya dikoordinasikan oleh sebuah Tim 3 sampain10 orang. Mereka dihonori perbulan. Juga disediakan konsumsi. Akan disewa sebuah sekretariat. Ada perlengkapan transpirtasi berupa mobil dan sepeda motor. Fix cost pertama sebetulnya ialah biaya persiapan yang meliputi pemenuhan biaya pendaftaran kepada partai yang selain tak pernah cukup transparan juga sifatnya bervariasi antara satu dan lain partai. Selain pimpinan inti partai, untuk mendapatkan nomor urut 1 dalam pencalegan konon juga memerlukan biaya yang tak transparan dan cenderung lelang unlimited.

Untuk Variable cost umumnya tak mudah dihitung. Misalnya berapa kali seorang caleg Pusat mengadakan pertemuan closal dan berapa banyak orang dilibatkan serta gift (oleh-oleh) apa yang disiapkan. Tidak usah kita hitung biaya money politic, tetapi untuk seorang caleg DPR RI dari Sumut 1, 2 dan 3 mestinya harus menyediakan biaya antara Rp 5 sampai Rp 7 miliar rupiah, ucapnya.

Jika caleg ini dropping alias tak dikenal di dapilnya berhubung ia entah berasal dari daerah mana, jumlah cost akan bertambah lagi sehingga harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit.

Berhubung rumus parliementary treahold sebesar 3,5 % maka partai-partai baru yang belum punya jaringan kuat pasti akan berfikir meloloskan diri agar partainya tak tereliminasi. Faktor ini akan sangat berpengaruh terhadap pasaran peredaran uang. Lebihlanjut Dosen UMSU tersebut, untuk duduk menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi juga bisa menghabiskan Miliaran Rupiah tergantung daerah dan masyarakatnya. Begitujuga untuk duduk di DPRD Kab/Kota juga tak sedikit juga biaya yang dibutuhkan dan diperkirakan mencapai Ratusan juta Rupiah sampai Rp 1 Miliar bila ingin benar-benar duduk dengan tim dan kordinator yang benar-benar kapabel sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi tidak sia-sia, ucapnya. (W03)

 

 

 

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Jelang Lebaran 2026, AKBP Dr. Wira Prayatna Sidak Pospam dan Posyan Padangsidimpuan, Ini Hasilnya
Humanis! Kapolres Padang Lawas Berbagi Bingkisan Lebaran, Pererat Sinergi dengan Media
Sinergi Tanpa Batas! Wali Kota Padangsidimpuan Ajak Pers Bersatu, Transparansi Jadi Senjata Hadapi Era Digital
Jelang Lebaran, Bupati Madina Warning Soal Kebakaran: “Jangan Lupa Cabut Listrik!”
Blak-blakan! Ketua DPRD Erwin Efendi Ajak Warga Bergerak, Sebut Bupati Madina Fokus Perbaiki Ekonomi Rakyat
Harun Mustafa Pimpin Aksi Nyata! Bantuan IMI–Gemira Sumut Sentuh Warga Huntara Tapsel di Ramadan 2026
komentar
beritaTerbaru