Kapolda Sumut Sonny Irawan Silaturahmi ke DPRD, Ajak Semua Elemen Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Kapolda Sumut Sonny Irawan Silaturahmi ke DPRD, Ajak Semua Elemen Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
News
MEDAN I sumut24.co
Baca Juga:
- Kapolda Sumut Sonny Irawan Silaturahmi ke DPRD, Ajak Semua Elemen Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
- Gerebek Sarang Narkoba di Jalan Multatuli Satresnarkoba Polrestabes Medan Temukan Pos Siskamling Jadi Tempat Jual Beli Narkoba
- Tengah Malam, Polisi Obrak – Abrik Sarang Narkoba Jermal 12 3 Pelaku Diringkus, Belasan Paket Narkoba Disita
Lebih dari dua jam menunggu, akhirnya rombongan penyidik Polda Sumatera Utara mengantarkan tersangka Mujianto sekitar pukul 11.30 WIB melalui pintu belakang Kantor.Tersangka Mujianto yang sempat DPO tersebut turun dari mobil Avanza menuju ke ruang pidana umum Kejati Sumut.Mengenakan kaos kuning dan jeans biru, tersangka Mujianto langsung dibawa ke ruang pidana umum untuk dilakukan pemeriksaan.Kejati Sumut yang diwakili Kasi Penkum Sumanggar Siagian menerangkan berkas perkara Mujianto telah rampung.
“Berkas perkaranya sudah rampung. Sudah P21, namun kita masih melakukan pemeriksaan lagi terhadap tersangka,” ujar Sumanggar Siagian.Hadir pula di Kejati Sumut seorang bernama Burhan yang mengaku anak angkat dari konglomerat Mujianto.Burhan turut ikut rombongan sang ayah saat diantarkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.Kepada awak media, Burhan menegaskan ayah angkatnya itu tidak pernah lari dari proses hukum.”Bapak itu (Mujianto) tidak pernah lari. Bapak itu orang yang taat hukum. Kalau cuma Rp 3 miliar gampang untuk bapak membayar. Tapi kerena bapak memang tidak merasa menipu jadi untuk apa bapak menanggapi,” ungkap Burhan.
“Bapak itu orang yang dermawan. Pernah sekali, bapak suruh orang menjual rumah seharga Rp 1,5 miliar untuk membantu pesantren. Saat itu bapak tidak ingin diketahui orang lain. Bapak berujar Tuhan lah yang tahu,” tambah Burhan mengisahkan kedermawanan Mujianto.
Burhan menceritakan panjang lebar ketokohan Mujianto dan anak-anaknya sebagai filantropis (tokoh sosial).Menurutnya, ditetapkannya Mujianto sebagai tersangka membuat banyak tokoh agama keberatan.”Banyak tokoh agama dari pendeta, biksu yang keberatan ditetapkan bapak Mujianto sebagai tersangka. Karena mereka tahu bapak tidak mungkin seperti itu. Ini hanya persaingan untuk menjatuhkan bapak,” pungkasnyaDiketahui, kasus dugaan penipuan itu berawal dari ajakan kerja sama dari Rosihan Anwar, staf Mujianto, untuk melakukan bisnis penimbunan lahan seluas 1 hektare atau setara 28.905 meter kubik pada 2014.Lahan itu berada di Kampung Salam, Belawan II, Medan Belawan dengan Armen Lubis.Namun, setelah proyek selesai, Mujianto dan Rosihan Anwar dinyatakan tidak menepati janjinya untuk membayar penimbunan yang telah dilakukan Armen Lubis.Merasa dirugikan Rp 3 miliar, Armen pun melaporkan Mujianto dan Rosihan Anwar ke polisi pada April 2017.(tri/red)
Kapolda Sumut Sonny Irawan Silaturahmi ke DPRD, Ajak Semua Elemen Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
News
Gerebek Sarang Narkoba di Jalan Multatuli Satresnarkoba Polrestabes Medan Temukan Pos Siskamling Jadi Tempat Jual Beli Narkoba
News
Tengah Malam, Polisi Obrak &ndash Abrik Sarang Narkoba Jermal 123 Pelaku Diringkus, Belasan Paket Narkoba Disita
News
Lima Kali Berturutturut, Deli Serdang Raih Predikat Informatif
News
Lima Kali Berturutturut, Deli Serdang Raih Predikat Informatif
News
Kapolda Sumut Silaturahmi ke BNNP Sumut, Perkuat Kolaborasi Pemberantasan Narkoba
News
Kapolda Sumut Raih Penghargaan Achievement Person, Polda Sumut Predikat Informatif di KI Award 2026
News
HUT ke62 Golkar, Andar Amin Harahap Ajak Kader Lebih Dewasa dan Berpihak kepada Rakyat, 17 Daerah Tunggu Diskresi Ketua Umum
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum memperkuat daya saing aluminium Indonesia di pasar global melalui
News
MEDAN, Selasa (20/10/2026) Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Sumatera Utara memberikan mandat kepada Gunarto Azis sebagai Plt.
Info