Jumat, 15 Mei 2026

BKM Mesjid Agung & Yayasan Peduli  Anak Yatim Akan Santuni 1000 Orang

Administrator - Rabu, 25 Juli 2018 07:48 WIB
BKM Mesjid Agung & Yayasan Peduli  Anak Yatim Akan Santuni 1000 Orang

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Sebagai wujud rasa syukur, atas  terpilihnya pasangan ERAMAS ( Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023, sebagai kemenangan umat. Dimana BKM Mesjid Agung dan Yayasan Peduli Anak Yatim/Piatu akan memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim piatu.

Kepada SUMUT24 Group,  Badan Kemakmuran Mesjid Agung Medan dan Yayasan Peduli Anak Yatim/Piatu Ketua H Mahmuzar Darma Nasution yang akrab di panggil Mas Totok didampingi Sekretaris Zul Syahdan, menyampaikan bahwa kegiatan itu akan dilaksanakan  pada Minggu(29/7) di Mesjid Agung Medan.

“Dalam rangka kemenangan umat, terpilihnya Ketua Pembangunan Mesjid Agung Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumut, dan  Dewan Penyantun Pembangunan Mesjid Agung Musa Rajekshah sebagai Wakil Gubernur Sumut, ” terangnya saat ditanya tujuan digelarnya acara tersebut.

Didampingi Penasehat H Donald Sidabalok , H Yuslin Siregar, harapanya, lanjutnya, dengan terpilihnya ERAMAS memimpin Sumut, Insya Allah akan menjadikan Sumut Bermartabat, dan dapat menjadikan Sumut menjadi Provinsi terbaik.

“Kita juga berharap, agar pembangunan Mesjid Agung cepat selesai,” pungkasnya.

Bantuan ini sepenuhnya murni dari partisipasi para pengurus BKM Mesjid Agung.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Asahan Kawal Ibadah Kenaikan Isa Almasih 2026, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Umat
Ditembok Paksa Tanpa Izin! Aset Daerah Hilang Dikuasai Pengusaha, DPRD Asahan Turun Tangan
Universitas Dharmawangsa Jajaki Kerja Sama dengan Pemko Tanjungbalai
Kuras Barang Mes Polda Aceh, Dua Residivis Ditangkap
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
komentar
beritaTerbaru