Kamis, 14 Mei 2026

Situasi Mulai Kondusif, Poldasu Akan Cabut Siaga 1

Administrator - Jumat, 18 Mei 2018 14:25 WIB
Situasi Mulai Kondusif, Poldasu Akan Cabut Siaga 1

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Sejalan dengan dilakukanya pengamanan untuk stabilitas situasi keamanan pasca aksi serangan bom dilakukan sejumlah terduga teroris, Polda Sumut akan mencabut status siaga 1 di Sumut. Pemberlakuan itu dikatakan Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpau melalui Kasubbid Humas Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan.

“Kemungkinan hari ini (Jumat-red), siaga 1 dicabut,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat (18/5).

Pertimbangan tersebut kata AKBP MP Nainggolan, mengingat Sumut bukanlah target serangan teroris dan adanya beberapa terduga teroris yang diamankan. Selain itu, terangnya, pencabutan tersebut didasari hasil analisa kepolisian yang mengindikasikan Sumut aman.

“Namun, meski pencabutan itu berlaku untuk seluruh jajaran Polda Sumut. Akan tetapi, pengamanan pada setiap pintu masuk kantor-kantor kepolisian masih diperketat. Mulai dari Polres-polres sampai Polsek Se-Sumut,” sebutnya.

Di samping itu jelas AKBP MP Nainggolan, untuk meminimalisir pergerakan teroris di Sumut, selama ini kepolisian telah melakukan pemantauan. Hanya saja, katanya, kepolisian sangat berhati-hati untuk melakukan tindakan langsung.

“Setiap gerak-gerik mereka (teroris-red) sudah diawasi. Namun, polisi tidak serta merta melakukan tindakan pengamanan,” pungkasnya, menyebutkan kembali status aman Sumut.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw menyatakan, pihaknya saat ini telah menetapkan siaga 1 di wilayah Sumut. Untuk itu, kata Paulus, sebanyak 2/3 kekuatan yang ada di Polda dan jajaran, juga akan disiagakan.

“Mengantisipasi kejadian kemaren yang beruntun, kami menjadikan siaga 1 mulai tadi malam. Jadi 2/3 kekuatan di Polda jajaran kita siagakan sembari memonitor situasi diwilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Waterpauw menjelaskan, siaga satu ini ditetapkan, dalam rangka melakukan konsolidasi kekuatan. Ia menyebutkan, agar dalam siaga 1 anggota tidak berkeliaran sendiri-sendiri, melainkan tetap berada di markas komando masing-masing untuk arahan dan petunjuk pimpinan.

“Setelah itu kita juga akan menggunakan mereka ke tempat-tempat keramaian, seperti tempat ibadah dan lain-lain yang sifatnya perlu untuk keamanan,” sebutnya.

Waterpauw mengaku, berkaca dari peristiwa teror di Jakarta dan Surabaya, Kapolri dan Wakapolri telah memberikan atensi untuk memprioritaskan pengamanan pada tempat ibadah, markas komando, perumahan, mall dan tempat hiburan lainnya.

Bahkan, untuk Mapolda Sumut, saat ini pengamanan telah dibuat berlapis, dan akses masuk hanya ditetapkan satu pintu melalui pintu belakang.

Namun, sambung Kapolda, saat ini situasi kondisi di wilayah Polda Sumut, Polres dan Polsek masih dalam keadaan aman terkendali. Begitu juga aktifitas masyarakat masih lancar, dan perekonomian masih berjalan.

“Kami bersyukur situasi ini masih terjaga. Karenanya melalui tiga pilar, yakni Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas diharapkan bisa terus menjadi peran utama untuk melakukan komunikasi dan memonitor tempat-tempat yang menurut mereka di atensi,” pungkasnya.(darmanto)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Berbenah, Bahas Ranperda RP3KP, Tanjungbalai Fokus Dengan Penataan Permukiman Berkelanjutan
Rizaldi Kasi Penkum Kejati Sumut Dilapor ke Jaksa Agung : Tuduh Wartawan Seenaknya, Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Mengemuka
Pemilik Klaim Tanah Gedung Koperasi Merah Putih Bukit Mesara, Lokasi Dipagari Kawat Duri
KONI Sumut Genjot Persiapan Atlet Panahan PPI Menuju PON 2028
Gang Jati Denai Disulap Jadi Sarang Narkoba, Polisi Sergap 3 Pria Sebagai Pelaku Narkotika dan Menyita 4 Paket Sabu Siap Edar
Sehari, Polda Sumut Ungkap 23 Kasus Narkoba dan Amankan 26 Tersangka
komentar
beritaTerbaru