Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
BULAN Ramadan yang hampir tiba merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Di bulan ini, umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan. Pada saat menjalankan ibadah puasa, tentu kebiasaan makan Anda menjadi berbeda.
Baca Juga:
- Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
- Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Percut Sei Tuan Dan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
- Apresiasi Pameran Foto "Prahara Pulau Emas", Wali Kota Medan : Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
Hal ini dapat membuat tubuh harus mengubah sistem metabolismenya dengan cepat. Untuk itu, Anda mungkin perlu mempersiapkan diri sebelum puasa guna memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi.
Pada saat puasa, kita dihadapkan pada waktu makan sebanyak dua kali, yaitu pada saat sahur dan berbuka. Selain waktu tersebut, tidak diperbolehkan untuk makan dan juga minum, kurang lebih selama 13 jam. Kebiasaan makan saat puasa ini tentu berbeda dengan kebiasaan pada saat tidak puasa, di mana bisa bebas makan pada jam berapa saja saat Anda merasa lapar.
Perubahan kebiasaan makan ini tentu dapat mengubah bagaimana tubuh memanfaatkan nutrisi untuk digunakan. Selama puasa, metabolisme dalam tubuh dapat berjalan lebih lambat. Hal ini bisa terjadi karena saat puasa, energi yang masuk ke tubuh mungkin terbatas.
Hal ini kemudian dapat membuat tubuh kekurangan energi. Untuk mencegah kekurangan energi tersebut, tubuh kemudian akan memperlambat fungsinya, sehingga energi yang dipakai lebih hemat dan cadangan energi tersedia lebih lama.
Terjadinya perubahan dalam tubuh tentu dapat memberi dampak pada Anda. Dari yang tadinya bisa makan kapan saja, menjadi harus menahan diri ketika lapar. Pada saat pertama kali merasakan puasa, tubuh pun akan memberi sinyal lapar yang lebih kuat karena belum tahu bahwa tubuh sedang puasa. Anda pun akan merasa lebih lemas saat terjadi kekurangan energi di awal-awal masa puasa.
Kemudian, saat puasa sudah dijalankan selama beberapa hari, perasaan lapar mungkin akan menurun dan bisa jadi tidak merasa lemas seperti kemarin. Hal ini terjadi karena tubuh sudah beradaptasi ke kebiasaan sekarang, saat puasa. Tubuh sudah memperlambat metabolismenya.
Sehingga, bisa disimpulkan bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk mempersiapkan diri sebelum puasa. Jika sudah mempersiapkan diri sebelum puasa, mungkin tidak akan merasa sangat lapar dan lemas di awal-awal masa puasa Anda.
Bagaimana cara mempersiapkan fisik menjelang bulan puasa?
Anda bisa mempersiapkan diri sebelum puasa dengan mengubah kebiasaan makan menjadi lebih sehat dan lebih teratur. Dengan begitu, tubuh pun nantinya akan terbiasa dengan jeda waktu antar makan saat puasa yang lebih lama.
Beberapa makanan bergizi penting untuk dikonsumsi sebelum puasa agar tubuh dalam kondisi sehat saat memasuki bulan puasa.
Beberapa nutrisi penting yang harus dipenuhi adalah karbohidrat, lemak sehat, dan protein. Tak ketinggalan, vitamin dan mineral penting, seperti vitamin C dan zinc juga dibutuhkan untuk mempersiapkan tubuh sebelum puasa.
Vitamin C dan zinc merupakan kombinasi vitamin dan mineral penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga, tidak sakit sebelum dan selama menjalankan ibadah puasa. Vitamin C berfungsi untuk membantu melindungi sel-sel dalam tubuh agar tetap sehat. Selain itu, vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Sedangkan, mineral zinc terlibat dalam berbagai aspek metabolisme dalam sel, seperti untuk mendukung sistem kekebalan tubuh agar berfungsi dengan baik. Zinc juga berperan dalam pemecahan karbohidrat. Sehingga, pemenuhan kebutuhan zink selama puasa juga dapat membantu mencegah Anda dari rasa lemas karena kekurangan energi (karbohidrat).
Anda bisa mendapatkan sumber vitamin C dan zinc dari berbagai makanan, seperti buah-buahan, sayuran hijau, daging, ayam, kacang-kacangan, susu dan produk susu lainnya. Jika Anda tidak bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dan zinc dari makanan, Anda bisa mendapatkannya dari suplemen.
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi diselenggarakannya pameran foto bertajuk Prahara Pulau Emas yang
kota
sumut24.co DeliserdangGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang
Umum
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memperkuat profesionalisme organi
kota
sumut24.co MedanGallery Mustika Deli Dekranasda Medan menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengemban
kota
sumut24.co LangkatDirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian P
Umum
Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak
kota
Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi
kota
Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM
kota