Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
BULAN Ramadan yang hampir tiba merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Di bulan ini, umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan. Pada saat menjalankan ibadah puasa, tentu kebiasaan makan Anda menjadi berbeda.
Baca Juga:
- Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
- Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Se-Kecamatan, Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
- Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
Hal ini dapat membuat tubuh harus mengubah sistem metabolismenya dengan cepat. Untuk itu, Anda mungkin perlu mempersiapkan diri sebelum puasa guna memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi.
Pada saat puasa, kita dihadapkan pada waktu makan sebanyak dua kali, yaitu pada saat sahur dan berbuka. Selain waktu tersebut, tidak diperbolehkan untuk makan dan juga minum, kurang lebih selama 13 jam. Kebiasaan makan saat puasa ini tentu berbeda dengan kebiasaan pada saat tidak puasa, di mana bisa bebas makan pada jam berapa saja saat Anda merasa lapar.
Perubahan kebiasaan makan ini tentu dapat mengubah bagaimana tubuh memanfaatkan nutrisi untuk digunakan. Selama puasa, metabolisme dalam tubuh dapat berjalan lebih lambat. Hal ini bisa terjadi karena saat puasa, energi yang masuk ke tubuh mungkin terbatas.
Hal ini kemudian dapat membuat tubuh kekurangan energi. Untuk mencegah kekurangan energi tersebut, tubuh kemudian akan memperlambat fungsinya, sehingga energi yang dipakai lebih hemat dan cadangan energi tersedia lebih lama.
Terjadinya perubahan dalam tubuh tentu dapat memberi dampak pada Anda. Dari yang tadinya bisa makan kapan saja, menjadi harus menahan diri ketika lapar. Pada saat pertama kali merasakan puasa, tubuh pun akan memberi sinyal lapar yang lebih kuat karena belum tahu bahwa tubuh sedang puasa. Anda pun akan merasa lebih lemas saat terjadi kekurangan energi di awal-awal masa puasa.
Kemudian, saat puasa sudah dijalankan selama beberapa hari, perasaan lapar mungkin akan menurun dan bisa jadi tidak merasa lemas seperti kemarin. Hal ini terjadi karena tubuh sudah beradaptasi ke kebiasaan sekarang, saat puasa. Tubuh sudah memperlambat metabolismenya.
Sehingga, bisa disimpulkan bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk mempersiapkan diri sebelum puasa. Jika sudah mempersiapkan diri sebelum puasa, mungkin tidak akan merasa sangat lapar dan lemas di awal-awal masa puasa Anda.
Bagaimana cara mempersiapkan fisik menjelang bulan puasa?
Anda bisa mempersiapkan diri sebelum puasa dengan mengubah kebiasaan makan menjadi lebih sehat dan lebih teratur. Dengan begitu, tubuh pun nantinya akan terbiasa dengan jeda waktu antar makan saat puasa yang lebih lama.
Beberapa makanan bergizi penting untuk dikonsumsi sebelum puasa agar tubuh dalam kondisi sehat saat memasuki bulan puasa.
Beberapa nutrisi penting yang harus dipenuhi adalah karbohidrat, lemak sehat, dan protein. Tak ketinggalan, vitamin dan mineral penting, seperti vitamin C dan zinc juga dibutuhkan untuk mempersiapkan tubuh sebelum puasa.
Vitamin C dan zinc merupakan kombinasi vitamin dan mineral penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga, tidak sakit sebelum dan selama menjalankan ibadah puasa. Vitamin C berfungsi untuk membantu melindungi sel-sel dalam tubuh agar tetap sehat. Selain itu, vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Sedangkan, mineral zinc terlibat dalam berbagai aspek metabolisme dalam sel, seperti untuk mendukung sistem kekebalan tubuh agar berfungsi dengan baik. Zinc juga berperan dalam pemecahan karbohidrat. Sehingga, pemenuhan kebutuhan zink selama puasa juga dapat membantu mencegah Anda dari rasa lemas karena kekurangan energi (karbohidrat).
Anda bisa mendapatkan sumber vitamin C dan zinc dari berbagai makanan, seperti buah-buahan, sayuran hijau, daging, ayam, kacang-kacangan, susu dan produk susu lainnya. Jika Anda tidak bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dan zinc dari makanan, Anda bisa mendapatkannya dari suplemen.
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Asahan sekaligus melantik Bund
News
Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
News
Kapolres Madina Pimpin Operasi Sarang Narkoba, Tujuh Pria Dibawa ke Satresnarkoba
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Hadir Bawa Kepedulian ke Panti Jompo Nurul Falah
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
News
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika Jadi Motivasi untuk Berbenah
News
sumut24.co JakartaASUS secara resmi meluncurkan lini laptop kreator profesional terbarunya di pasar Indonesia, yaitu ASUS ProArt P14 dan A
Ekbis
Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki Polda Sumut Pelaku Belum Diketahui
News
Pemkab Solok Paparkan Progres R3P Pascabencana, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pemulihan
News