Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
ASAHAN | SUMUT24
Baca Juga:
Ribuan massa pendukung nomor urut 2 (dua) dan IPK Asahan dari berbagai pelosok Asahan memadati Kampanye Akbar pasangan calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat–Sihar Sitorus (Djoss) yang digelar di Lapangan PSBD, Jalan Sutami Kisaran, Kabupaten Asahan, Minggu (29/4).
Pantauan di lokasi, kampanye dimeriahkan penampilan artis lokal seperti wak Uteh serta penampilan Reog Ponorogo dan Tor Tor Ulos dan artis dari Jakarta, Maria Idol serta D’Masiv.
Ketua Tim Pemenangan Djoss, Armen Margolang ketika dikomfirmasi wartawan mengatakan, sesuai jadwal kampanye akbar pasangan Djoss dimulai sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
“Kegiatan yang diawali dengan hiburan, kemudian disusul dengan kampaye yang disampaikan juru kampanye lokal, penyambutan pasangan Djoss hingga kampanye yang disampaikan oleh juru kampanye nasional”, Ujar Armen.
Lanjutnya, diharapkan massa pendukung yang datang menghadiri kampanye akbar dapat menjaga ketertiban mulai dari tempat asal hingga ke lokasi kampanye, hindari provokasi dan tetap berkordinasi dengan rekan rekannya.
“Kami mengharapkan massa pedukung datang di acara kampanye akbar ini, dan dapat menjaga tertibnya dari mulai datang dan jalan kampanye akbar, tetap berkoordinasi serta jangan mudah terprovokasi untuk menghindari kegaduhan yang tak diinginkan”, Ucap Armen.
Sementara itu, Ketua DPD IPK Kabupaten Asahan H Abdul Halim SAg mengatakan, IPK Asahan siap memenangkan DJOSS, dan telah menurunkan massa sebanyak 1.500 orang dari berbagai PAC IPK se-Asahan dalam kampanye akbar.
“Pihak kita siap untuk memenangkan DJOOS dalam pemilihan Gubsu pada tanggal 27 Juni 2018 nanti. Massa IPK telah kita kerahkan sebanyak 1.500 orang dari PAC IPK yang ada di kecamatan di Kabupaten Asahan ini,” Ungkap H Abdul Halim.
Jangan Gara-gara Limpul Atau Cepek, Sengsara 5 Tahun
Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagub Sumut) Djarot Saiful Hidayat menegaskan, yang punya kepentingan agar perubahan terwujud di Sumatera Utara, itu adalah masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu, jangan mau suaranya dibeli jika tak ingin sengsara dan Sumut tetap tertinggal karena para pemimpinnya terlibat korupsi.
“Jadi, jangan mau terima uang limpul (Rp50 ribu), uang cepek (Rp100 ribu) atau berapa pun itu kalau hanya akan sengsara lima tahun,” ucap Djarot di hadapan ribuan masyarakat yang mengikuti pengobatan gratis di Dusun Lubuk Rotan, Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sabtu (28/4).
Djarot menegaskan stigma negatif yang selama ini melekat, semua urusan mesti uang tunai, harus diubah menjadi semua urusan mudah dan transparan. Tidak ada lagi korupsi, sehingga uangnya dapat dialokasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat, bidang kesehatan, pendidikan dan sosial.
Pasangan Djarot-Sihar akan memprogramkan Kartu Sumut Sehat (KSS) bagi masyarakat tidak mampu agar mendapatkan pengobatan gratis. Kemudian memprogram Kartu Sumut Pintar (KSP) agar biaya pendidikan gratis bagi pelajar SMA/SMK, Aliyah. Dan, bagi yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi akan mendapat beasiswa.
Hal senada disampaikan Ny. Farida Happy Djarot Saiful Hidayat. Happy Farida mengapresiasi panitia bansos, relawan dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan bakti sosial tersebut.
Dengan melihat banyaknya peserta pengobatan gratis didominasi kaum perempuan, Happy melihat bahwa kesadaran perempuan untuk hidup sehat sudah tinggi. “Kalau perempuan sehat, semua urusan pasti beres,” sebut Happy.
Bambang Sumitro, Ketua Relawan DJOSS Kabupaten Langkat mengungkapkan, bahwa cita-cita mereka adalah mengharapkan pemimpin yang bersih dan bisa membawa perubahan di Sumatera Utara.
“Kami rindu pemimpin yang amanah. Kami tidak mau salah pilih lagi,” ujar Bambang pengasuh salah satu pondok pesantren di Kabupaten Langkat ini.
Sugito, Ketua Panitia Bakti Sosial mengungkapkan bahwa sebuah kebanggaan luar biasa bagi warga Kecamatan Secanggang atas kegiatan bakti sosial tersebut. Apalagi yang datang ternyata bukan hanya Happy Djarot Saiful Hidayat tapi juga Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat.
Hadir dr Merita, wakil Bendahara DPD PDIP Sumut Medan, istri Wakil Walikota Medan Ny. Nurul Khairani Akhyar. (tmp/w03)
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Jakarta, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPR RI, Ir. Sufmi Dasco Ahmad, menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan
Politik
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
kota
Bupati Asri Ludin Hadiri Peresmian Gedung Universitas ST Bhinneka, Dorong SDM Unggul dan Inovatif
kota
Bank Sumut Salurkan Zakat Pegawai, 100 Anak Ikuti Khitan Massal
kota
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar
News
Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to ESport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
kota
150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
kota
Rp2 Miliar Digelontorkan! Bupati Putra Mahkota Sulap Sampah Padang Lawas Jadi Paving Block dan Pupuk
kota