Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Masyarakat Kota Medan khususnya di wilayah hukum Polsek Delitua, pada pelaksaan pilgubsu yang semakin dekat, 27 Juni 2018 nanti, saya mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas dan keamanan. Masyarakat meminta agar masyarakat jangan mudah percaya dengan berita hoax.
“Masyarakat jangan mudah percaya berita hoax, jika ada temuan segera laporkan ke Polsek Delitua untuk kita lanjuti kebenarannya,” ujar Kapolsek Delitua Kompol Bernard L Malau SIK MH saat menerima silatuhami dengan Pimpinan Umum (PU)/Pimpinan Redaksi (Pimred) SUMUT24 Rianto Ahgly SH didampingi, Korlip SUMUT24, Dody Franki Ismana, Redaktur Kriminal Sudarmanto, dan Dio Utama. Kamis (26/4)
Guna memberikan rasa aman, nyaman dan menciptakan kondusifitas di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Delitua Polrestabes Medan, Kapolsek Delitua Kompol Bernard L Malau SIK MH selalu melakukan pendekatan dan turun langsung ditengah-tengah masyarakat, meskipun tidak ada yang memintanya. Menurutnya, hal itu akan berdampak positif. Karena bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk melihat, mendegar dan memahami apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini.
Hal ini dikatakannya saat tim redaksi SUMUT24 melakukan kunjungan ke Polsek Delitua dihadiri “Kita melakukan hal ini agar juga masyarakar bisa mengenal siapa kapolseknya, karena ada juga masyarakat diwilayahnya yang belum tau nama kapolsek disana. Yang pasti saya dedikasikan hidup saya untuk bisa membantu masyarakat,” ujar Kompol Bernard L Malau SIK MH didampingi Waka Polsek Delitua AKP Tina Pulitawati, Panit 1 Reskrim Iptu AT Pakpahan, Kanit Intel Iptu Manis Sembiring, dan Kanit Provost Aiptu Togi Sirait.
Terkait kasus kriminalitas, Kompol Malau mengaku kawasannya didominasi dengan kasus curanmor dan narkoba. Sementara untuk kasus narkoba, Kompol Malau mengaku pemberantasan narkoba ini tak ubahnya seperti terori pencet balon.
“Jika satu gelembung balon dipencet, maka gelumbung yang lain akan timbul. Begitu seterusnya. Disini kita minta peran semua pihak termasuk masyarakat agar dapat meminimalisir dan mempersempit ruang gerak peredaran narkoba,” ujarnya sembari mengaku baru menjabat Kapolsek Delitua selama dua bulan.
Lebih jauh diungkapkannya, narkoba ada dan meluas dikarenakan adanya permintaan.
“Adanya permintaan, maka timbulah penjualan. Jika tidak memahami secara bersama, maka peredaran dan penyalahgunaan narkoba semakin luas dan berkembang dimasyarakat. Semua kembali kepada masyarakat itu sendiri. Sebab, peredaran narkoba didukung atau tidak didukung, maka kekuatan akan berimbang,” jelasnya.
Artinya, dengan adanya dukungan oknum masyarakat itu sendiri terhadap peredaran narkoba, maka yang menjadi musuh Polisi adalah masyarakat. bahkan sempat terjadi bentrok maupun adu fisik. Sementara, bandarnya tenang-tenang saja.
“Kita jangan mau dijadikan kambing hitam oleh para bandar. Menurut hemat saya, selama ini polisi dan masyarakat yang dijadikan untuk bentrok dan bermusuhan. Antisipasinya, Polsek Delitua melakukan sosialisas menolak kegiatan peredaran narkoba dilingkungan masyarakat. Jadi para bandar tidak lagi bisa memainkan remotnya,” tandasnya.
Untuk kasus curanmor, menurutnya sering terjadi dengan modus penggelapan.
“Banyak laporan yang kita terima tentang pencurian sepeda motor. Kita sempat curiga ada permainan pemilik sengaja menghilangkan sp motornya agar bisa lepas dari tagihan kredit dengan membuat surat keterangan hilang dari polisi. Karena di tempat lain banyak kejadian seperti itu. Untuk menghindari itu, kami ingin pemilik sp motor membawa surat dari leasing/shorom baru bisa kami buat surat keterangan hilang,” tegasnya.
Bercerita mengenai peta wilayah penanganan hukum, Polsek Delitua Polrestabes Medan memiliki 3 (tiga) wilkum pemerintahan yakni, Kecamatan Medan Tuntungan, Kecamatan Medan Johor, dan Kecamatan Delitua. Begitu pula halnya dengan Danramilnya, masing-masing juga ada tiga, Danramil Tuntutngan, Danramil Amplas, dan Danramil Delitua.
Dalam membangun sinergitas TNI-Polri, dengan jumlah personil yang ada, Polsek Delitua melakukan giat sambang bersilaturahmi ke Danramil/15 Delitua, Danramil Amplas, serta aparat pemerintahan setempat dari tingkat camat, lurah hingga kepala lingkungan. (Sudarmanto)
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Jakarta, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPR RI, Ir. Sufmi Dasco Ahmad, menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan
Politik
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
kota
Bupati Asri Ludin Hadiri Peresmian Gedung Universitas ST Bhinneka, Dorong SDM Unggul dan Inovatif
kota
Bank Sumut Salurkan Zakat Pegawai, 100 Anak Ikuti Khitan Massal
kota
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar
News
Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to ESport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
kota
150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
kota
Rp2 Miliar Digelontorkan! Bupati Putra Mahkota Sulap Sampah Padang Lawas Jadi Paving Block dan Pupuk
kota