Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
Jakarta I SUMUT24
Baca Juga:
- Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
- Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Percut Sei Tuan Dan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
- Apresiasi Pameran Foto "Prahara Pulau Emas", Wali Kota Medan : Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
Hasil kerajinan asal Sumatera Utara (Sumut) berhasil menarik perhatian Ibu Negara Hj Mufidah Kalla di lokasi Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Keindahan dan keunikannya membuat Ibu Negara kagum, bahkan membeli sejumlah hasil kerajinan asli Sumut itu.
Hal itu terlihat ketika Ibu Negara yang juga Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Hj Evi Diana Erry, dan sejumlah Kepala OPD Provsu, meninjau stan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di Inacraft 2018, Rabu (25/4).
Seperti, ketika Hj Mufidah Kalla meninjau stan milik Pemko Medan. Di stan yang didekorasi menyerupai Istana Maimun itu, Mufida Kalla tertarik dan kagum atas keindahan kain Songket Medan. “Ini warna dan motifnya cantik, juga halus,†katanya, sambil memegang hasil kerajinan kain khas Medan itu.
Para penjaga stan tampak gembira menyambut kedatangan Ibu Negara dan rombongan. Sesekali para penjaga stan menjelaskan tentang sejarah dan proses pembuatan kain Songket Medan. “Ini kain asli Medan, Bu,†kata salah satu penjaga stan. Dan akhirnya, beberapa lembar kain Songket Medan itupun dibeli Ibu Negara.
Gubsu Erry Nuradi dan Hj Evi Diana Erry juga tampak menjelaskan mengenai stan-stan pameran yang dikunjungi Ibu Negara. Bahkan di stan Kota Medan, Gubsu Erry memberikan miniatur Istana Maimun, yang merupakan ikon dan kebanggaan warga Kota Medan, kepada Ibu Negara sebagai cinderamata.
Beberapa stan pameran hasil kerajinan asal Sumut lainnya juga tidak luput dari kunjungan Ibu Negara. Diantaranya, stan pameran Pemko Sibolga yang juga memajang hasil kerajinan kain ulos Sibolga.
Juga di stan pameran Pemkab Samosir. Di sini, Ibu Negara tertarik dengan hasil kerajinan kain ulos. Bahkan, beberapa lembar kain ulos khas suku Batak itu ikut diboyongnya.
Ibu Mufidah Kalla juga antusias meninjau stan-stan pameran lainnya di lokasi Inacraft 2018, yang memajang hasil kerajinan dari seluruh Indonesia. Kunjungan yang berlangsung hampir satu jam itu diakhiri dengan makan siang bersama.
Usai makan siang bersama, Ibu Negara meninggalkan lokasi pameran. Sementara Gubsu Erry Nuradi didampingi Hj Evi Diana Erry, dan sejumlah kepala OPD Provsu, diantaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Utara, Ir H Alwin MSi, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMK) Sumut Amran Utheh, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Utara Irman Dj Oemar, dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Ilyas S Sitorus, kembali meninjau stan-stan pameran dari Sumut.
Satu persatu stan pameran dikunjungi Gubsu dan rombongan. Sesekali Gubsu dan Evi Diana Erry memilih dan membeli beberapa kerajinan hasil karya dan kreativitas putra-putri Sumut. Gubsu pun menyapa dan memotivasi para penjaga stan. Juga melayani setiap permintaan foto bersama dari para penjaga stan di hampir setiap stan pameran.
Sebelumnya, Gubsu menyampaikan Inacraft merupakan even yang sangat ditunggu oleh para pecinta dan kolektor kerajinan daerah. Tahun 2018 ini merupakan penyelenggaraan yang ke 20 dengan mengangkat tema “The Loftiness of Sumatra Utara”, yang menghadirkan keragaman seni dan budaya Provinsi Sumatera Utara (Provsu).
Dikatakannya, Sumut dikenal dengan negeri “berbilang kaumâ€. Ada 8 etnis asli lokal di Sumut yang masing-masing mempunyai ciri khas dan keunikan tersendiri. “Produk-produk seni dan budaya yang dihasilkan merupakan aset yang tidak ternilai bagi Sumatera Utara,†ujarnya.
Disampaikan juga, bahwa produk-produk kerajinan tenunan seperti ulos dan songket merupakan hasil karya putra-putri Sumatera Utara dengan menghadirkan berbagai motif dan warna, yang memiliki makna tersendiri. Sumut juga memiliki berbagai kerajinan lain, seperti gerabah, anyaman dan ukiran kayu dan sebagainya, yang telah mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat.
“Karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat memacu kegiatan untuk menghasilkan karya-karya seni yang indah, yang mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari semua pihak,†harapnya. (W03)
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi diselenggarakannya pameran foto bertajuk Prahara Pulau Emas yang
kota
sumut24.co DeliserdangGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang
Umum
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memperkuat profesionalisme organi
kota
sumut24.co MedanGallery Mustika Deli Dekranasda Medan menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengemban
kota
sumut24.co LangkatDirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian P
Umum
Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak
kota
Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi
kota
Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM
kota