Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
News
MEDAN|SUMUT24 Kopertis wilayah I Sumut mengatakan akan diterapkannya sistem baru akreditasi Perguruan Tinggi pada 1 Oktober 2018, adalah sebagai percepetan proses pemberian akreditasi bagi semua perguruan tinggi.
Baca Juga:
Seperti di wilayah I Sumut ada 263 Perguruan Tinggi Swasta (PTS), yang baru terakreditasi institusinya ada 38 PTS, dengan akreditasi B dan C, sementara akreditasi A tidak ada. Berarti ada lagi 225 PTS yang belum terakreditasi institusinya, kata Dian Armanto di Medan, Senin (2/4) terkait dengan berita BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) akan melakukan perubahan pada sistem penilaian akreditasi Perguruan Tinggi ).
Dikatakan Dian, kemampuan BAN PT selama ini untuk mengakreditasi PTS hanya sekitar 60 PTS pertahun karena tenaga dan dana mereka terbatas, sementara di Indonesia ada 4.500 PTS. Kalau hanya 60 PTS yang di akreditasi per tahun , maka dari 225 PTS yang di Sumut belum terakreditasi, butuh waktu 4 tahun lagi membuat semua PTS terakreditasi.
Dalam mengantisipasi kondisi ini dibutuhkan proses yang lebih cepat, maka tahun ini program SAPTO (Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online) diterapkan. Jadi dengan SAPTO ini artinya semua PTS boleh mengirim borang (penilaian data dan informasi yang disajikan PTS/Prodi) lewat internet. Jadi ini merupakan kemudahan dan dengan sistem aplikasi ini, reviewer atau asesor/peninjau dari BAN-PT tidak perlu datang ke Medan. Namun kalau ada yang berbeda nilainya baru reviewer datang ke Medan.
Kalau sudah diakreditasi dan nilainya sudah diberikan, tetapi ada keraguan maka BAN-PT datang ke Medan. Kalau tidak ada keraguan diberilah nilai akreditasinya. Dengan adanya SAPTO ini diharapkan proses akreditasi lebih cepat, katanya.
Selain itu kriteria yang ditentukan, semula 7 standar, sekarang menjadi 9 kriteria, memang lebih banyak tetapi ini merupakan pengembangan dari 7 kriteria semula. Misalnya, untuk penelitian dan pengabdian sudah dipisah. Nilai akreditasi juga dirubah, tidak lagi A, B dan C tetapi sudah menjadi unggul, baik sekali dan baik.
Dikatakannya, kalau tanpa akreditasi, maka tidak bisa dinilai kualitas dari sebuah perguruan tinggi. Jadi 9 kriteria itu dibuat untuk menilai sebuah perguruan tinggi. Bila tidak dinilai, kita tidak tahu kualitas perguruan tinggi , sehingga bisa “sembarangan†di perguruan tinggi itu. Diharapkan nanti semua PTS pada 2019 sudah diakreditasi institusinya.
Jadi kendalanya selama ini sehingga belum semua PTS terakreditasi, karena tenaga BAN PT dan dananya terbatas, kalau tenaga BAN PT itu turun ke daerah kan paling tidak butuh dana puluhan juta rupiah, apalagi kalau ke Irian Jaya misalnya, kata Dian.
Kenapa tidak diminta dari PTS saja dananya? Dijawab Dian, kalau dana diminta dari PTS, ada indikasi bahwa seolah-olah PTS yang bayar. Kalau PTS yang bayar, maka bisa diragukan validitas (kebenaran) data yang diberikan, jadi seperti ada rekayasa begitu.
Sosialisai sistem baru akreditasi akan dilakukan Mei atau Juni 2018, oleh BAN-PT dan Kopertis Sumut hanya mengundang semua PTS. Untuk itu, Dian Armanto menghimbau, semua PTS harus siap dengan peraturan baru dan siap-siap membuat borang. Siapkan tim Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan harus siap kerja keras menyiapkan borang, katanya. (C04)
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
News
JAKARTA Pengprov Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sumatera Utara mengusulkan sejumlah program strategis pada Rakernas PB
Sport
Momentum Haornas Menumbuhkan Semangat Olahraga dan Pola Hidup Sehat 
News
Sarang Narkoba Gang Nasional Digerebek Pengedar Diringkus, Barak Narkoba Dibumi Hanguskan
News
sumut24.co MedanMedia Sosial (Medsos) yang seharusnya sebagai tempat menyampaikan edukasi bagi masyarakat untuk mendapatkan pencerahan pen
Umum
sumut24.co MedanPenanganan banjir, pencemaran lingkungan, penertiban parkir, keberlanjutan transportasi massal hingga kesiapan menghadapi
kota
sumut24.co MedanPemko Medan kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Command Center
kota
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin H
kota
BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergi Dengan BPPKAD Palas, Tingkatkan Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah 
News
sumut24.co MedanPT JETOUR Sales Indonesia secara resmi menghadirkan JETOUR T2 iDM di Kota Medan melalui pameran otomotif yang berlangsung
Ekbis