Senin, 19 Oktober 2026

Djarot : Tak ada Istilah Import

Administrator - Rabu, 14 Februari 2018 16:12 WIB
Djarot : Tak ada Istilah Import

SERDANG BEDAGAI I SUMUT24 Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat menyikapi dengan bijak soal calon kepala daerah yang menggunakan istilah ‘impor’, terutama yang ditujukan terhadap dirinya.

Baca Juga:

Istilah ‘impor’ tersebut ditepisnya. Djarot mengatakan bahwa pasangan nomor urut 2, Djarot-Sihar adalah sahabat semua suku.

Kami berteman dekat dengan suku Jawa, Melayu, Simalungun, Toba, Karo, Angkola, Mandailing, Minang, Nias, Pakistan dan suku lainnya yang memiliki KTP ada tertulis Indonesia.

“Jadi, jangan dibeda-bedakan. Djarot-Sihar itu sahabat semua suku. Semuanya warga Indonesia. Gak ada istilah impor. Yang impor itu dari luar negeri,” ucap Djarot dalam silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) di kantor DPC PDIP di Perbaungan, Rabu (14/2).

Untuk itu, Djarot mengajak seluruh kader PDIP agar merangkul semua masyarakat tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan. Tetap dengan sopan, ramah dan santun. “Yang kita pilih itu vigur. Silahkan kita dari partai mana, ndak masalah pilih Djarot-Sihar,” tuturnya.

Djarot bertekad, pengalamannya menjadi Wali Kota Blitar 2 periode, lalu menjadi Wakil Gubernur dan Gubernur DKI Jakarta akan dilakukan lebih baik lagi di Sumut jika Allah SWT meridhoinya menjabat Gubernur Sumatera Utara periode mendatang.

“Sekarang saya ditugaskan untuk mengabdi di Sumatera Utara, ya Alhamdulillah. Fokus saya untuk memperbaiki Sumut, melayani untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kader dan Simpatisan Gandeng Semua Elemen

Cagubsu Djarot Saiful Hidayat, rabu (14/2) melakukan kunjungan ke kantor DPC PDI.P Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta ini disambut segenap pengurus dan simpatisan pemenangan Djarot-Sihar Kabupaten Sergai.

Dihadapan para Kader dan Simpatisannya, Calon Gubsu yang diusung PDIP dan PPP ini mengungkapkan, bahwa kedatangannya ke Sumatera Utara (Sumut) dan menjadi calon Gubernur adalah merupakan perintah Partai. Dirinya ditugaskan untuk membangun Sumut agar lebih baik lagi kedepannya.

“Saya ditugaskan untuk mengabdi di Sumatera Utara. Jika diridoi menjadi Gubernur, Insyaallah, saya akan mewujudkan Sumut menjadi bersih dan transfaran, Fokus saya untuk memperbaiki Sumut, melayani untuk kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya.

Untuk mewujudkan dirinya menjadi Gubsu, Djarot meminta kepada seluruh Kader dan simpatisan yang ada di Kabupaten Sergai untuk merangkul semua elemen masyarakat tanpa membeda bedakan suku, ras atau golongan. Djarot juga mengatakan bahwa

“Pasangan nomor urut 2, Djarot-Sihar adalah sahabat semua suku. Untuk itu, mari kita rangkul semuanya, agar apa yang kita harapkan bisa tercapai,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Sergai Delvin Barus mengaku siap memenangkan pasangan Djarot-Sihar di Kabupaten Sergai. Untuk memenangkan pasangan tersebut, dirinya bersama seluruh Kader PDIP dan simpatisan melakukan konsolidasi hingga tingkat bawah.

“Secepatnya akan kita lakukan konsolidasi hingga ketingkat desa, seluruh pengurus dan Kader PDIP di Sergai Wajib bekerja keras untuk memenangkan pasangan ini,” kata Delvin. (bdi/W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
Pergatsi Sumut Usulkan Gateball Masuk Popnas, Siap Tuan Rumah Kejurnas 2027
Momentum Haornas Menumbuhkan Semangat Olahraga dan Pola Hidup Sehat 
Sarang Narkoba Gang Nasional Digerebek Pengedar Diringkus, Barak Narkoba Dibumi Hanguskan
Ka. SPI Perumda Tirtanadi Bantah Berita di Medsos Adanya Temuan BPK 170 Paket "Emergency"
Rico Waas dan Komisi IV DPRD Medan Bahas Banjir, Parkir, PBG hingga Kebutuhan Mobil Damkar
komentar
beritaTerbaru