Senin, 19 Oktober 2026

Presiden Warning Pangdam dan Kapolda Dicopot

Administrator - Selasa, 06 Februari 2018 17:04 WIB
Presiden Warning Pangdam dan Kapolda Dicopot

Jakarta | SUMUT24 Presiden Jokowi memberikan warning untuk seluruh Pangdam dan Kapolda se-Indonesia. Sanksinya juga tak main-main, yakni dicopot dari jabatan.

Baca Juga:

Dalam rapat tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2018 di Istana Negara, Selasa (6/2), Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan tegas kepada Pangdam dan Kapolda.

“Kalau di wilayah saudara ada kebakaran dan tidak tertangani aturannya masih sama, masih ingat? Dicopot! Tegas ini saya,” ujar Presiden.

Untuk pencopotan Pangdam dan Kapolda yang tak bisa menangani kebakaran hutan dan lahan, Presiden Jokowi menyatakan menghubungi langsung Panglima dan Kapolri.

“Paling kalau ada kebakaran di sebelah mana, saya telepon Panglima, ganti Pangdam. Gitu juga saya telepon Kapolri, ganti Kapolda. Ini cara efektif dalam gerakan satgas di lapangan. Kalau ganti gubernur nggak bisa,” imbuh Jokowi.

Presiden mengatakan, cara tersebut efektif untuk mencegah karhutla. Ia juga meminta peran serta perusahaan dan masyarakat sekitar untuk melakukan upaya pencegahan.

“Jadi yang efektif gerakan seluruh perusahaan, masyarakat, organisasi yang ada. Di Polri ada Babinkamtibmas, TNI ada Babinsa, ini akan efektif kalau digerakkan untuk masyarakat dan perusahaan,” tandasnya. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deli Serdang
Pergatsi Sumut Usulkan Gateball Masuk Popnas, Siap Tuan Rumah Kejurnas 2027
Momentum Haornas Menumbuhkan Semangat Olahraga dan Pola Hidup Sehat 
Sarang Narkoba Gang Nasional Digerebek Pengedar Diringkus, Barak Narkoba Dibumi Hanguskan
Ka. SPI Perumda Tirtanadi Bantah Berita di Medsos Adanya Temuan BPK 170 Paket "Emergency"
Rico Waas dan Komisi IV DPRD Medan Bahas Banjir, Parkir, PBG hingga Kebutuhan Mobil Damkar
komentar
beritaTerbaru