Senin, 16 Maret 2026

Peta Pilgubsu Bakal Berubah

Administrator - Rabu, 10 Januari 2018 00:50 WIB
Peta Pilgubsu Bakal Berubah

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Peta Perpolitikan Pilgubsu 2018 detik-perdetik diperkirakan masih berubah hingga Rabu malam pukul 24.00 WIB. Sepertihalnya Gubsu HT Erry Nuradi yang mempunyai peluang tertinggi, ternyata tidak didukung dan mengusungnya oleh Partai politik yang telah mengusungnya seperti Partai Nasdem, Golkar, PKB dan PKPI.

Teranyar keempat Parpol tersebut mendukung pasangan masing-masing. Nasdem, Golkar, PAN, Gerindra, PKS dam Hanura mendukung pasangan Edy Rahmayadi-Ijeck.

Kemudian PKB dan PKPI termasuk Demokrat mendukung pasangan JR Saragih-Ance selian.

Akan tetapi semuanya bisa berubah sesuai dengan kepentingan pusat Jakarta yang sudah mempunyai kepentingan Politik di Pilpres 2019 nantinya.

Pengamat Sosial dan Politik Shohibul Anshor Siregar ketika diminta pendapatnya mengatakan, “kemungkinan-kemungkinan peta perpolitikan bisa-bisa saja berubah. Seperti Djarot-Sihar yang sudah didukung PDI Perjuangan sampai hari (Selasa,red) belum mendaftar.

Apalagi tersiar kabar Djarot akan dipindahkan pencalonnanya ke Jawa Timur pasca kader PDI Perjuangan bermasalah di sana. Sehingga tiba-tiba pula kabarnya Gubsu HT Erry Nuradi dipanggil Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri untuk membicarakan Pilgubsu 2018.

“Apalagi Erry Nuradi terancam tak ada perahu yang mengangkutnya. Jadi kesempatan tersebut tidak disia-siakan Erry Nuradi. Jadi bisa-bisa saja nantinya yang diusung PDI Perjuangan akan berubah yakni Erry Nuradi-Sihar Sitorus,” ujar Shohibul.

Masih dikatakannya, tapi begitupun tetap ada tantangan lagi bagi PPP kalau mau mendukung Erry Nuradi-Sihar Sitorus pasti jadi. Sementara PKB sudah mengusung JR Saragih-Ance. Karena semua sepertinya untuk kepentingan pusat dan pilpres 2019.

“Bisa-bisa saja JR Saragih-Ance Selian tak dicalonkan dan mengalihkan dukungannya kepasangan Erry Nuradi-Sihar sesuai dengan kepentingan dan koaliasi nasional menjelang Pilpres sehingga terjadi Head to Head,” ujar Shohibul.

Makanya perpolitikan pilgubsu akan terus berubah. “Mungkin muncul lagi nantinya pasangan yang didukung PDIP dan PPP yakni Erry-Nurhajizah. Bisa saja terjadi karena semuanya yang menentukan ada pusat demi kepentingan pilpres 2019 nantinya,” ujar Sohibul.

Dalam hal ini juga, lanjut Shohibul, sepertinya kalau PDIP mengusung Djarot Saeful Hidayat untuk di Pilgubsu, memang berpelung kalau warga Jawa solid. Namun kemungkinan Megawati dapat bisikan baru, sehingga Djarot dialihkan ke Jatim untuk bertarung disana.

“Dalam Pilgubsu manalah mungkin PDIP mau kalah. Kalau PDIP salah mengusung akan bisa kalah, sehingga peta perpolitikan berubah kembali, karena Pilgubsu 2018 sangat menetukan di Pilpres 2019 nantinya. Kita tunggulah pendaftaran hari terakhir besok di KPU Sumut sampai pukul 24.00 WIB, siapa yang mendaftar. JR Saragih-Ance Selian yang didukung Demokrat, PKB dan PKPI. Atau Djarot-Sihar Sitorus, Erry Nuradi-Sihar Sitorus atau Erry Nuradi-Nurhajizah yang kemungkinan akan didukung PDIP, PPP dan PKB termasuk PKPI. Kan bisa-bisa saja semuanya berubah sesuai pesanan toke (bos parpol),” tegas Shohibul. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan
Kenaziran Masjid Agung Medan Kolaborasi dengan Rumah Makan Garuda, Siapkan Ribuan Nasi Kotak untuk Jamaah Iktikaf
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
Tim Gabungan BNNP-SUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
komentar
beritaTerbaru