Buka Puasa Bersama Insan Media dan Ormas, Rico Waas Ajak Perkuat Persatuan dan Soliditas Kota Medan
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat soliditas Kota
kota
Medan | SUMUT24
Baca Juga:
Pada Pilgubsu 2018 akhirnya partai penguasa PDI Perjuangan mencalonkan mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat untuk Pilgubsu 2018.
“Dalam perpolitikan Sumut, jelas bahwa Ketum Megawati tak percaya dengan kader PDIP yang ada di Sumut, karena banyaknya pembisik ditambah lagi memang PDIP tak punya kajian mendalam, siapa yang banyak duitnya itulah yang dipilih,” tegas Pengamat Sosial Politik Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Kamis (4/1).
Menurutnya, PDIP tak pernah punya kajian yang mendalam, apalagi elektabilitas sehingga yang ada duitlah yang bisa direkomendasikan untuk maju di pilkada, Djarotkan banyak duitnya, karena pernah menjadi Wagub dan Gubernur DKI Jakarta, kalau tak ada dana mana mungkin dicalonkan, karena pilkada sangat menentukan untuk Pilpres mendatang.
Lebih lanjut dikatakan Dosen UMSU tersebut, PDIP mencalonkan Djarot karena juga suku Jawa, karena mayoritas suku di Sumut adalah Suku Jawa, sehingga PDIP beranggapan Djarot akan menang di pilgubsu 2018.
Akan tetapi dalam kesukuan Jawa ada dua, pertama Jawa Santri dan jawa abangan. Djarot adalah jawa abangan sehingga Djarot dianggap bisa menggaet semua suku Jawa untuk memilihnya.
Walaupun begitu kalau nantinya Djarot kalah jangan dibilang masyarakat Sumut intoleran dan lain sebagainya. “Di Sumut ini masyarakatnya sangat sulit untuk diatur, kalau mereka tak kenal, mereka tak akan memilihnya, apalagi yang didatangkan ada orang luar yang tak mengenal Sumut dari berbagai bidang kehidupan,” tegas Sohibul.
Megawati Tunjuk Djarot Cagubsu
PDIP resmi mengusung Djarot Saiful Hidayat menjadi bakal calon Gubernur Sumatera Utara. Pengumuman itu disampaikan langsung Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/1). “Tidak usah panjang lebar kita perkenalkan Bapak Djarot,” kata Megawati.
Mega menilai Djarot sebagai calon yang pas untuk membenahi Sumut. Djarot pun tampak semringah saat secara resmi diumumkan sebagai cagub Sumut. Mega menilai Djarot sebagai calon yang pas untuk membenahi Sumut. Djarot pun tampak semringah saat secara resmi diumumkan sebagai cagub Sumut.
Menurut Megawati, penunjukan Djarot Saiful Hidayat sebagai bakal calon gubernur Sumatera Utara untuk Pilkada serentak 2018 karena warga Sumut membutuhkan sosok yang jujur dan berpengalaman.
“Saya memasukkan Pak Djarot ke sana (Sumut),” kata Megawati saat mengumumkan empat pasang cagub/cawagub untuk Pilkada serentak 2018 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, kemarin (4/1).
Mega mengatakan, Sumut adalah provinsi yang penting dan strategis. Bahkan Presiden Joko Widodo menurutnya berjuang menjadikan sumut jadi pusat kemajuan ekonomi nasional.
Namun sayangnya, beberapa kali gubernurnya tersangkut masalah hukum. Terakhir adalah Gatot Pujo Nugroho yang terjerat kasus korupsi di KPK.
“Saya pikir kok enggak ada yang mampu, saya putar-putar, saya pikir eh kok ada orang dekat saya lupakan. Menurut saya orang ini bisa, ya sudah Pak Djarot,” katanya.
Djarot Saiful Hidayat ditunjuk Mega karena dinilai sebagai sosok bagus. “Orangnya serius, saya menilai pasti bisa,” kata Mega.
Menurutnya sayang jika tokoh semuda dan berkualitas seperti Djarot harus menganggur.
Sayangnya, PDIP belum mengumumkan calon wakil gubernur yang akan mendampingi Djarot di Sumut. Paket pasangan di Sumut akan diumumkan pada 7 Januari mendatang. “Mudah-mudahan rakyat Sumut bisa menerima Pak Djarot,” katanya.
Di DPRD Sumut, PDIP punya 16 kursi dari 100 kursi DPRD. PDIP harus menggandeng partai lain untuk bisa mencalonkan. Syarat minimal dukungan adalah 20 kursi.
Sebelumnya Djarot Saiful Hidayat mengaku siap jika dicalonkan di Pilgub Sumut. “Kalau diperintahkan partai saya siap,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Djarot: Saatnya Sumut Berubah!
PDIP resmi mengumumkan Djarot Saiful Hidayat sebagai bakal calon gubernur di Sumatera Utara. Djarot bertekad mengubah Sumut.
Tekad itu disampaikan Djarot lewat Instagram, Kamis (4/1). Dia mengunggah tangkapan layar (screen capture) berita bahwa dia sah diusung PDIP menjadi cagub Sumut.
Awalnya, dia mengucapkan selamat tahun baru untuk sahabat dan para relawan. Mantan Gubernur DKI ini mengajak rekan-rekannya siap berjuang bersama.
“Selamat berjuang bersama-bergotong royong untuk membangun Sumut yang bersih, Sumut hebat,” tulis Djarot.
“Saatnya Sumut berubah dan menjadi teladan bagi Indonesia Tercinta,” tambahnya.
Nama Djarot diumumkan sebagai cagub Sumut oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri siang tadi. Meski begitu, nama cawagub yang akan mendampingi Djarot belum diumumkan. (W03/R03)
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat soliditas Kota
kota
Medan, Sumut24.co Untuk mendukung kekhusyukan jamaah dalam menjalankan ibadah tarawih dan iktikaf selama bulan Ramadan, Kenaziran Masjid Agu
News
Pemuda Tabagsel Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Pasar 7 Tembung
kota
Tim Gabungan BNNPSUMUT Razia Lokasi THM Blue Night 48 Orang Positif Narkoba Diamankan
kota
Yuddy Chrisnandi Soroti Pentingnya Keselarasan Visi Menteri dengan Presiden
kota
Jelang Idul Fitri 2026, Personel Gabungan Siaga di Pos Yan Barumun Polres Padang Lawas
kota
Dini Hari Mencekam! Rumah Warga di Padangsidimpuan Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta
kota
Penuh Haru dan Kebersamaan, Ribuan Anak Yatim Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Ketua Golkar Tapsel H Rahmat Nasution
kota
Polres Pelabuhan Belawan dan Tim Jatanras Polda Sumut Amankan Dua Pelaku Penganiayaan yang Viral
kota
MEDAN Ibadah iktikaf pada malam ke25 Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Medan mencatat sejarah baru. Sebanyak 4.363 jamaah memadati m
News