MEDAN|SUMUT24
Baca Juga:
Pemilihan Gubernur Sumatera Utara pada 2018 mendatang, akan menjadi pertarungan para bintang, karena akan merebut poisisi yang merupakan puncak karier dari para calon.
“Terhadap Erry Nuradi sebagai petahana, sudah berpengalaman di dua periode, baik itu sebagai Wagubsu sebelumnya, dan juga sebagai Gubsu, dan dalam Pilgubsu ini ikut bertarung lagi,â€kata Pengamat Sosial dan Politik, Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Senin(18/12).
Sedangkan terhadap Edy Rahmayadi, lanjutnya, merupakan tokoh militer. Jabatan sebagai Pangkostrad yang dipangkunya dalam dunia militer, merupakan hal yang luar biasa.
“Dan saat ini, keduanya akan merebut kursi pada puncak kariernya masing masing,†terang Shohibul.
Menurut Shohibul,menjelang Pilgubsu 2018 mendatang, kehadiran Edy Rahmayadi semakin membuat suhu politik semakin bergairah.
“Kehadiran Edy, membuat bergairah. Dia (Edy) merangsang orang untuk menyepak bola,â€katanya.
Sedangkan terhadap petahana,sudah cukup dikenal oleh masyarakat.
Muncul Calon Lain
Menurut analisisnya, Shohibul memperkirakan akan hadir calon Gubsu lain selain Erry Nuradi dan Edy Rahmayadi. Dan calon itu, besar kemungkinan akan diusung oleh PDI P.
Nama Efendi Simbolon, kata Shohibul, memiliki kans yang kuat untuk diusung PDI P. Hal ini, dikarenakan sosok Efendi Simbolon sudah dikenal oleh masyarakat Sumut, khususnya dalam kampanye Pilgubsu sebelumnya.
“Saat itu, hanya dengan beberapa bulan melakukan kampanye Pilgubsu, Efendi sudah hampir menang di Sumut. Peluangnya besar,â€katanya.
Jika PDI P akan mengusung calon yang baru, tentunya juga akan membentuk koalisi partai yang baru untuk mendukung calonya. Menanggapi hal ini, Shohibul menuturkan, bahwa akan ada partai –partai politik yang berkoalisi dengan PDI P.
“Ada partai partai yang karena pentingnya ikut Pilgubsu, siap menampung itu,†katanya.(W01).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News