Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
Konglomerat terkenal asal Medan Mujianto, terpidana perkara korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang sudah rmeugikan keuangan negara Rp13,4 miliar, Selasa siang (8/8/2023) berhasil diamankan tim jaksa pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Keberhasilan ini berkat Koordinasi tim Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan berbagai pihak yang membuahkan hasil.Â
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Idianto melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan yang dikonfirmasi beberapa menit lalu membenarkan tentang diamankannya sekaligus dieksekusinya Mujianto yang telah ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan.
“Sebelumnya, proses eksekusi sempat mengalami hambatan karena sejak putusan MA keluar dan proses eksekusi dilakukan terpidana mangkir dari panggilan jaksa, namun pada akhirnya melalui kegiatan intelijen pada Bidang Intelijen Kejati Sumut, terpidana berhasil di eksekusi. Terpidana kemudian dieksekusi ke Lapas Kelas I Medan,” papar Yos A Tarigan.
Perlu diketahui, bahwa pada tahap penuntutan Kejati Sumut melakukan penahanan terhadap Mujianto di Rutan Tanjung Gusta Medan dan kemudian pada saat persidangan, majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan mengabulkan penangguhan penahanan terdakwa ketika itu dari tahanan Rutan jadi tahanan kota.
Diberitakan sebelumnya, Mujianto selaku Direktur PT ACR didakwa melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama Canakya Suman selaku Direktur PT Krisna Agung Yudha Abadi (KAYA) dan notaris berparas jelita, Elviera.
Majelis hakim pada Pengadilan Tipikor Medan, Jumat (23/12/2022) dalam amar putusannya menyatakan tidak sependapat dengan tim JPU pada Kejati Sumut.
Dari fakta-fakta hukum terungkap di persidangan, terdakwa sebagai Direktur PT ACR tidak terbukti secara sah dan meyakinlan melakukan tindak pidana bersama-sama dengan tujuan memperkaya, menyalahgunakan wewenang maupun tindak pidana Pencegahan dan Pemberantasan Tindak pidana Pencucian Uang (TPPU).
Sementara sebelumnya, terpidana dituntut tim JPU agar dipidana 9 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsidair (bila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan) selama 1 tahun.
Serta dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp13,4 miliar subsidair 4 tahun dan 3 bulan penjara.
Tim JPU pun mengajukan kasasi. Mahkamah Agung (MA) RI kemudian mengubah vonis tersebut. Mujianto dihukum 9 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair 3 bulan kurungan serta membayar UP Rp13,4 miliar 4 tahun.
Kredit Macet
Nama pengusaha terkenal asal Kota Medan itu masuk pusaran kredit macet atas nama debitur Canakya Suman. Sebab lahan yang diberikan kuasa menjual oleh Mujianto kepada Canakya sebagian digunakan untuk membayar 93 SHGU yang sempat diagunkan ke bank lain yaitu PT Bank Sumut Cabang Deliserdang.
Walau terdakwa Canakya Suman memang ada beberapa kali melakukan cicilan dan kredit macet Rp14.775.000.000 dianggap sebagai kerugian keuangan negara.
Warga Jalan Thamrin Medan itu pun melelui rekannya satu alumni sekolah diperkenalkan dengan pejabat di bank plat merah di Medan.Â
Selanjutmya dilakukan penandatanganan Perjanjian Kredit Nomor 158 tanggal 27 Februari 2014 yaitu pemberian Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi Kredit Yasa Griya dengan plafon kredit sebesar Rp39,5 miliar.
Puncaknya pada 3 Maret 2014 bank di Kantor Pusat juga menyetujui permohonan pencairan kredit terdakwa. Belakangan menurut dakwaan JPU, berakhir dengan kredit macet yang mengakibatkan kerugian keuangan negara. (red)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
kota
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
kota
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
kota
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
kota
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
kota
sumut24.co MedanHarapan baru kini menyelimuti keluarga Salwa Malika Putri, bayi mungil yang sebelumnya berjuang dengan kondisi Palatoschis
kota
sumut24.co MedanPengurusan KTP Beres di Kecamatan, Gebrakan Rico Waas Dekatkan Pelayanan Adminduk ke Warga Medan LabuhanWarga Medan Labu
kota
sumut24.co MedanKomitmen Pemko Medan dalam memperkuat ketahanan keluarga terus ditunjukkan melalui berbagai program strategis. Salah satun
kota
sumut24.co MedanPersatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) Kota Medan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan melalui kunjungan silatur
kota