Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN |SUMUT24
Baca Juga:
Pengamat Sosial dan Politik USU Drs Wara Sinuhaji MHum mengatakan, Kota Medan sudah dari dulu dituduh paling korup. Jadi kalaupun ada tuduhan sekarang Medan paling korup, kita tidak heran. Salah satu indikasi itu mungkin dari dana-dana proyek banyak yang bocor. Dana-dana itu sekitar 15 persen menguap dan dikorup oleh orang-orang birokrasi yang melakukan penataan pengelolaan proyek tersebut.
“Proyek-proyek di daerah ini dananya digelembungkan, sehingga ada dana yang dikorup. Artinya para kontraktor melakukan setoran dulu kepada pengambilan putusan proyek-proyek di kantor Wali Kota. Itu tahu semua orang, apalagi kita bergabung dengan para kontraktor,” ujar Wara Sinuhaji, Senin (27/11) mengomentari hasil survey transparansi internasional (TI), Medan disebut peringkat paling korup oleh TI berdasarkan indeks persepsi korupsi (IPK) terhadap 12 kota di Indonesia. Jakarta Utara memperoleh skor 73,9 sedangkan Medan 37,4.
Jadi kita tidak perlu heran melihat proyek-proyek di kota Medan cepat rusaknya, seperti proyek drainase dan jalan-jalan cepat berlubang . Itu karena dananya banyak di korup. “Kualitas proyek pun menjadi jelek. Jalan hot mix kita lihat di Medan, baru sebulan dikerjakan sudah kupak-kapik,” ujar Wara.
Hal ini bisa terjadi karena lembaga pengawas tidak bekerja secara maksimal. Kalau 3 lembaga eksekutif, yudikatif dan legislatif sudah berkolusi, habis lah harapan kita untuk mendapat hasil yang baik. “Kalau ada kesalahan eksekutif dan DPRD tidak melakukan fungsi kontrol sosialnya. Demikian juga aparat penegak hukum tidak bertindak, bakal rusaklah semua,” kata Wara.
“Jadi banyak pihak yang berkompeten di daerah ini sudah bertindak sebagai agen kontraktor sehingga akhirnya tidak ada yang ngontrol. Akibatnya amburadul semua,” tegas Wara Sinuhaji.
Demikian pula, kata Wara, dalam pengurusan surat-surat di kantor instansi pemerintah masyarakat kena pungli. “Kalau tidak pakai suap, maka bakal lama proses buat surat-surat itu,” tegas Wara.
Sebelumnya, hasil survei persepsi publik yang dilakukan Transparency International (TI) menyebutkan bahwa Medan sebagai kota yang paling korup dinilai oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) setempat sangat memprihatinkan.
“Medan selama ini dikenal sebagai salah satu kota yang maju. Tetapi sekarang dikenal dengan kota yang paling korup di antara kota-kota lainnya,” kata Wakil Direktur Eksternal LBH Medan, Ismail Hasan Koto SH, di Medan, kemarin.
Korupsi, menurut dia, merupakan tindakan yang tidak terpuji yang dilakukan secara individu maupun kelompok untuk memperkaya diri sendiri dari sumber-sumber pendapatan yang ilegal secara hukum.
“Hasil survei tersebut, masyarakat dapat menilai bahwa Kota Medan memiliki oknum pejabat yang diduga egois dan hanya memikirkan diri sendiri, serta tanpa memperhatikan pembangunan di daerah ini,” ujar Ismail. (C04)
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil
Jakarta DPR RI menerima sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, beserta jajaran pengurus PGR
Politik
Jakarta Nurul Arifin menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas dalam misi
News
sumut24.co MedanAula Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi saksi riuhnya antusiasme mahasiswa
Umum