Rabu, 13 Mei 2026

"Sumut Rawan Begal, Medan Zona Merah..." Masyarakat menunggu Ketegasan dan Kenyamanan

Administrator - Sabtu, 15 Juli 2023 08:58 WIB

Medan | Sumut24.co

Baca Juga:

Aksi begal di wilayah Sumatera Utara (Sumut) khususnya kota Medan sudah membuat masyarakat resah bahkan geram, tidak sedikit korban dalam kurun waktu beberapa bulan ini, bahkan bukan hanya barang berharga yang dirampas, para begal pun tak segan-segan melukai korbannya,mulai dari membacok, menebas bahkan menembak yang menjadi target mereka,sedangkan kerugian yang dialami korban dari beberapa amatan selain harta yang di rampas, ada yang patah baik kaki atau tangan bahkan hampir terpotong tak sampai disitu nyawa pun melayang dengan serangan membabi buta yang dilakukan para begal yang melakukan aksinya baik disiang hari maupun malam,Sabtu 15/7/23

Dalam beberapa bulan ini saja aksi begal di beberapa titik kabupaten kota Provinsi Sumatera Utara bisa dibilang tak terhitung dan itu bisa terpantau dari muncul nya baik Media social maupun info-info kerabat,salah satu nya baru ini Viral Seorang ASN Kodam I Bukit Barisan, Irawati Manurung (50) menjadi korban begal di Jalan Patriot, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan dan tiga perempuan yang dibegal di tebingtinggi tepatnya di Sergei perbaungan.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang mana statemen nya sempat viral saat awak Media mempertanyakan sikap orang nomor satu Sumatera Utara tersebut terkait penanganan dan antisipasi Begal, kepada awak Media Edy rahmayadi mengatakan akan memfasilitasi Pasukannya (Satpol PP) dengan Double Stick hal ini sontak beberapa pengamat ucapan Edy tersebut dianggap nyeleneh atau Tak Serius dalam menangani aksi maraknya Begal

“Para begal itu, tolong hentikan itu. Jadi, kalau tidak bisa menghentikan, saya akan paksa menghentikan. Saya punya kekuatan Satpol Pol PP mau tak siapkan double stick. Double stick, lima begal bawa parang, kalah dia itu,” ujar Edy Rahmayadi, Rabu 5/7/23

Sedangkan dari TNI, Kapendam I/BB Kolonel Inf Rico J Siagian terkait maraknya begal dan Geng Motor di Medan, Jumat 14/7/23.

“Kodam I/BB sudah membentuk tim khusus untuk membantu Polri menekan aksi begal dan geng motor,” ucapnya.

Rico menyatakan tim khusus ini dari unsur TNI disebar di sejumlah titik rawan di Medan dengan sasaran pelaku begal dan geng motor.

“Anggota sudah disebar untuk memerangi begal dan geng motor di wilayah Kota Medan sekitarnya,” Pungkasnya.

Maraknya aksi begal di Medan, bahkan membuat Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta aparat menindak tegas pelaku begal bahkan bila perlu ditembak mati.

Pernyataan yang disampaikan Bobby lewat Media social pribadinya, beberapa waktu lalu ini juga menyulut pro-kontra.

“Untuk itu, saya harap pihak kepolisian lebih tegas untuk menindak para pelaku di lapangan walaupun harus ditembak mati,” ucapnya.

Anisa salah satu warga binjai yang sehari-hari kerja sebagai pegawai Mall di pusat perbelanjaan berharap kepada aparat baik Polisi dan TNI benar-benar serius untuk memberikan rasa kenyamanan dan keamanan dengan maraknya aksi begal,Sabtu 15/7/23

“Gimana ya bang, kita pulang kadang jam 9 malam apalagi malam minggu, kadang mau jam 10 malam belum lagi sampai rumah jam berapa, kadang kita pun was-was”, Ujar Nisa

Lanjut nya, kita berharap pihak Polisi dan TNI juga khusus nya Pemerintah agar serius la, kalau sudah tak ada rasa kenyamanan dan keamanan mau makan apa kita nanti”, harap Nisa.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
Akhirnya Terwujud! Gerak Cepat Bupati Saipullah Nasution, Lion Air Bakal Buka Rute Penerbangan ke Mandailing Natal
Sentuhan Kehangatan Kapolres Samosir di SDN 22 Sigaol Marbun
Polda Sumut Sita 9 Aset Mantan Pejabat BNI Aek Nabara
Mencari Calon Ketua Umum PBNU yang Bersih dan Berakhlak
komentar
beritaTerbaru