Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Konstalasi Politik lokal dan Politik Nasional ternyata semakin panas, detik perdetik terus berubah tanpa disadari. Sah-sah saja kalau Partai penguasa mendukung Incumbent dalam Politik Pilgbsu 2018 dan itu bisa jadi nyata bisa juga jadi tidak. Tapi itulah namanya politik yang selalu penuh dengan intrik dan berubah setiap saat.
“Saya kira betul bahwa itu lebih bersifat lobby atas ketimbang aspirasi lokal PDIP Sumut. Tetapi meski di Sumut PDIP kurang happy dengan putusan itu, tak ada pilihan kecuali patuh. Tetapi itu akan berpengaruh pada kinerja mesin partai dalam memenangkan pasangan yang dipaksakan. Jika ini benar maka nama-nama lain yang sempat mencuat otomatis gagal. Misalnya Efendy Simbolon, Budi Waseso, dan lain-lain,” ucap Pengamat Politik dan Sosial UMSU Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Senin (13/11).
Menurutnya, Saya kira PDI Perjuangan dan Golkar miskin kader. Itu akibat proses kaderisasi dan sirkulasi kepengurusan yang belum berbasis demokrasi dan nilai-nilai yang kuat. Terkait Bupati Langkat yang sekarang Ketua Golkar Sumut yang sudah dipaketkan dengan Ketua Nasdem Sumut untuk maju di Pilgubsu 2018 akan berubah.
“Saya kira Golkar harus mampu memahami posisinya saat ini secara nasional dan lokal. Badai yang diterpanya belum berakhir. Tetapi pilkada Sumut tetap bisa didominasi Golkar, jika ia berhasil konsolidasi dan segera menugasi semua bakal calegnya untuk bekerja di seluruh dapil untuk kemenangan pilkada, pileg dan pilpres. Ia juga harus mampu merangkai sinergi pilgubsu dengan pilkada di 8 kab/kota lainnya. Walaupun sepertinya Golkar tidak mewarnai dalam pilgubsu 2018 ini, karena ada faktor X yang membuat Golkar itu seperti tersandera. Selama ini ia belum terbebas dari faktor itu ia akan tetap sulit bermanuever termasuk di Pilgubsu ini,” ucap Sohibul.
Jadi sebaiknya Golkar harus kembali kekhitahnya dengan kepiawaiannya selama ini, kenapa dalam Pilgubsu tidak bisa mengusung kadernya sebagai nomor satu. “Itu kan harus kerja keras dan kenapa itu bisa terjadi sehingga kuat dugaan memang ada kuman ditubuh partai seperti yang dikatakan Ngogesa beberapa bulan yang lalu,” tegas Sohibul.
Apalagi kita ketahui banyak kader partai yang menyeberang ke partai lain itu artinya ada sesuatu yang salah sehingga memang harus diperbaiki secara perlahan sehingga Golkar kembali seperti dahulunya jaya dan selalu piawai apapun yang terjadi dalam menghempang berbagai politik yang digulirkan. Sebenarnya para kader Golkar mempunyai kemampuan yang merata sehingga diharapkan agar digerakkan kembali.(W03)
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil