Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN| SUMUT24
Baca Juga:
Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara masih menggodok usulan beragam elemen di Sumut, persayaratan bakal calon legislatif untuk pileg 2018, tidak lagi menggunakan tes urine. Alasannya, tes urine dianggap tes yang tidak akurat, karena hasilnya tak permanen alias bisa berubah. Sehingga diusulkan menggunakan tes rambut.
Pengamat Kesehatan di Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKN) dr H Delyuzar M.Ked (PA),Sp.PA (K) kepada SUMUT24, Senin (23/10) mengatakan, memang benar tes di rambut itu lebih akurat. Karena kalau tes urine jika seseorang beberapa lama tidak pakai narkoba, maka tidak akan terdeteksi lagi.
Tetapi kalau tes rambut, itu jangka waktu lama. Seseorang yang memakai pakai narkoba, kemudian tidak pakai narkoba lagi, maka hasilnya akan tetap positif di rambutnya (tetap memekai narkoba).
“Untuk supaya lebih akurat, tes dirambut itu lebih akurat dari pada tes urine,” kata dr Delyuzar.
Dikatakan Delyuzar, kalau tes urine itu, kita akan dapatkan hasilnya kalau seseorang itu baru memakai. Makanya kalau ada razia-razia lebih bagus dilakukan tes urine, karena sedang baru memakai.
Tetapi kalau untuk menjelang pemilihan gak pake lagi, itu bisa ngak ketahuan kalau dia pecandu narkoba. Kalau rambut masih tersisa disitu. Pemeriksaan melalui rambut itu bukan dari warna rambutnya, melainkan dari kandungan yang didalam rambutnya.
Dijelaskannya, tes melalui rambut lebih akurat untuk pemakaian yang lama. Artinya, kalau orang yang pecandu narkoba menjelang pemeriksaan dia tidak pakai narkoba lagi, itu di urinenya bisa negatif. Tetapi di rambutnya masih bisa positif.
Tapi kalau seseorang baru pakai narkoba, tes urine lebih bagus. Makanya kalau di klub-klub malam itu, tes urine lebih bagus karena baru pakai. Ini menghindari supaya orang yang sebenarnya narkoba, dia tidak pakai lagi saat mau pemeriksaan. (C04)
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Dalam mutasi terbaru, Irjen Pol
Profil
Jakarta DPR RI menerima sekaligus bersilaturahmi dengan Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, beserta jajaran pengurus PGR
Politik
Jakarta Nurul Arifin menegaskan pentingnya perlindungan maksimal bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas dalam misi
News
sumut24.co MedanAula Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi saksi riuhnya antusiasme mahasiswa
Umum