Kamis, 14 Mei 2026

Soal Syarat Caleg, Tes Rambut Lebih Akurat

Administrator - Selasa, 24 Oktober 2017 00:31 WIB
Soal Syarat Caleg, Tes Rambut Lebih Akurat

MEDAN| SUMUT24

Baca Juga:

Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara masih menggodok usulan beragam elemen di Sumut, persayaratan bakal calon legislatif untuk pileg 2018, tidak lagi menggunakan tes urine. Alasannya, tes urine dianggap tes yang tidak akurat, karena hasilnya tak permanen alias bisa berubah. Sehingga diusulkan menggunakan tes rambut.

Pengamat Kesehatan di Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKN) dr H Delyuzar M.Ked (PA),Sp.PA (K) kepada SUMUT24, Senin (23/10) mengatakan, memang benar tes di rambut itu lebih akurat. Karena kalau tes urine jika seseorang beberapa lama tidak pakai narkoba, maka tidak akan terdeteksi lagi.

Tetapi kalau tes rambut, itu jangka waktu lama. Seseorang yang memakai pakai narkoba, kemudian tidak pakai narkoba lagi, maka hasilnya akan tetap positif di rambutnya (tetap memekai narkoba).

“Untuk supaya lebih akurat, tes dirambut itu lebih akurat dari pada tes urine,” kata dr Delyuzar.

Dikatakan Delyuzar, kalau tes urine itu, kita akan dapatkan hasilnya kalau seseorang itu baru memakai. Makanya kalau ada razia-razia lebih bagus dilakukan tes urine, karena sedang baru memakai.

Tetapi kalau untuk menjelang pemilihan gak pake lagi, itu bisa ngak ketahuan kalau dia pecandu narkoba. Kalau rambut masih tersisa disitu. Pemeriksaan melalui rambut itu bukan dari warna rambutnya, melainkan dari kandungan yang didalam rambutnya.

Dijelaskannya, tes melalui rambut lebih akurat untuk pemakaian yang lama. Artinya, kalau orang yang pecandu narkoba menjelang pemeriksaan dia tidak pakai narkoba lagi, itu di urinenya bisa negatif. Tetapi di rambutnya masih bisa positif.

Tapi kalau seseorang baru pakai narkoba, tes urine lebih bagus. Makanya kalau di klub-klub malam itu, tes urine lebih bagus karena baru pakai. Ini menghindari supaya orang yang sebenarnya narkoba, dia tidak pakai lagi saat mau pemeriksaan. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
Sosok Dr Adlan, ASN Senior Pemko Medan yang Dinilai Layak Duduki Kursi Sekda
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang Tambah Mobil Dinas Listrik, Anggaran Capai Ratusan Juta per Tahun
JPU Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Prabowo: Rp10 Triliun Denda dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan Diserahkan ke Negara
komentar
beritaTerbaru