TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
Baca Juga:
ASAHAN I SUMUT24.co
Aksi protes puluhan emak emak membawa poster atas penolakan melintasnya truk-truk membawa material untuk pembangunan jalan tol Kisaran-Indrapura di Dusun IX Desa Sukadamai Barat, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, karena rumah mereka retak retak dan banyak debu, Selasa (30/5/23) sekira pukul 09.00 Wib.
Pantauan dilokasi, terlihat puluhan emak-emak berseragam daster melakukan aksi dengan menunjukkan slogan-slogan yang bertuliskan, “kami ingin hidup tenang tanpa debu yang diakibatkan dari melintasnya truk-truk besar pengangkut tanah untuk proyek tol, kami tidak ingin rumah kami retak akibat getaran yang diakibatkan truk yang melintas dari rumah kami,” tulis emak-emak di selembar kertas yang masing-masing mereka pegang.
Salah seorang aksi protes yang berinisial ER mengatakan, “kami melarang truk-truk pengangkut material untuk jalan tol melintas dari depan rumah kami bukan tanpa sebab, kami kwatir dampak getaran yang diakibatkan dari truk-truk pengangkut material itu bisa mengakibatkan rumah kami retak dan mungkin rubuh,” ucapnya.
Masih kata ER, Siapa yang akan bertanggung jawab jika yang dikwatirkan nantinya benar-benar terjadi, belum lagi debu yang sangat mengganggu kesehatan.
“Intinya kami ingin hidup tenang dan hidup sehat tanpa getar dan debu”, pungkasnya.
Sementara tanggapan Ketua AWPI Asahan, Supri Agus di dampingi M.Achyar SH selaku Bidang Hukum mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan bisa peka menyikapi keluhan warganya, apalagi aksi protes warga di desa Sukadamai Barat bukan baru hari ini saja, kemarin dan kemarin juga sudah ada aksi dari warga dan kawan-kawan wartawan juga sudah ada yang memberitaan hal tersebut.
“Kepada pihak terkait, hendaknya bisa mengambil jalan keluarnya, saya yakin warga tidak menolak adanya pembangunan, namun warga juga berhak untuk hidup aman dan sehat di rumahnya, apalagi usaha galian C yang beroperasi itu diduga beroperasi tanpa izin, maka wajar jika warga komplain, warga takut jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi siapa yang akan bertanggung jawab dalam hal ini, ungkapnya.
Mengakhiri keterangnya, Supri Agus berharap kepada pemerintah khususnya pihak terkait, semoga bisa menjadi mediator terkait permasalahan warga dengan pengusaha galian C yang berlindung dari proyek pembangunan jalan tol, pungkasnya. (tec)
TAPSEL &ldquoTAK PERNAH SELESAI&rdquo HARUS BERUBAH MENJADI &ldquoTETAP PASTI SELESAI&rdquo
kota
sumut24.co MedanTelkomsel resmi meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan
Ekbis
sumut24.co SUBULUSSALAM, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerin
News
sumut24.co MedanKehidupan pers dalam era disrupsi informasi saat ini, menuntut kecepatan dan harus adaptif dengan perkembangan zaman serta
Umum
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) guna mendukung keamanan pemb
kota
sumut24.co JakartaPerubahan gaya hidup masyarakat yang menginginkan kepraktisan dalam merencanakan perjalanan terus mendorong transformasi
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Tim Evaluasi Lomba TP PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 turun langsung ke Kabupaten Asahan, Kamis (13/8/202
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupat
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan monitoring dalam rangka Hari Kes
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerin
News