BAKOPAM SUMUT BAGIKAN MASKER DAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA
BAKOPAM SUMUT BAGIKAN MASKER DAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA
News
MEDAN I SUMUT24 Pembangunan Proyek Nasional yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Sumut seperti pembangunan Monorel Keret Api yang sedang berlangsung, sepertinya PT KA mengabaikan atau kurang memperhatikan keselamatan masyarakat di bawah dan sekitar proyek tersebut.
Baca Juga:
- BAKOPAM SUMUT BAGIKAN MASKER DAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA
- Brigjen TNI Fadjar Beserta Rombongan Satgas PRR Sumut -Aceh Kunjungi Titik Jalan longsor Pasca Bencana Di Kab Pakpak Bharat
- Hari Kedua HUT Pemkab Labuhanbatu, Bupati Didampingi Pj Sekda Kunjungi Stand Milik Pemerintah Desa
“Seharusnya pemgerjaan proyek lebih professional. PT KAI harus lebih memperhatikan Keselamatan jiwa (nyawa) masyarakat, sehingga jangan sampai jatuh korban baik dari kalangan pekerja maupun masyarakat,” tegas Ketua Sumut Institute Osril Limbong kepada SUMUT24, Rabu (11/10).
Seharusnya PT KAI punya perencanaan yang matang, lebih-lebih proyek tersebut sangat-sangat rentan terjadinya kecelakaan dan keselamatan kerja. “Kalau sudah terjadi nanti mau bilang apa. Harusnya sudah lebih dulu diperhatikan tentang keselamatan masyarakat di bawah proyek dan sekitarnya. Apalagi beban-beban pekerjaan Monorel tersebut termasuk berskala berat dan besar. Sehingga kalau menimpa masyarakat, bukan tidak mungkin masyarakat ataupun yang berada dibawahnya akan mati sia-sia,” tegas Osril.
Memang kecelakaan kerja yang menimpa masyarakat dan pekerja tidak kita inginkan. Minimal PT KAI mempunyai antisifasi dini sebelum terjadi kecelakaan dan sebagainya.
Pengerjaan monorel itu kan perlu juga diperhatikan Amdalnya. “Sepertinya, PT KAI kurang memperhatikan Amdal dan keselamatan dalam bekerja,” tegas Osril Limbong.
“Jangan sampai terjadi dan jatuh korban, baru PT KAI sibuk. Pemerintah juga diminta kalau memang Amdal dan keselamatan kerja yang dilakukan PT KA kurang memadai. Sebaiknya pemerintah berhak menegur atau melakukan pengawasan. Seperti Gubsu dan Walikota Medan, karena objeknya ada di Medan yang juga ibukota Provinsi Sumatera utara,” ujarnya.
Humas: Diserahkan ke Balai Teknik
Humas PTKAI Divre I Sumut-Aceh M Ilud Siregar saat ditanya SUMUT24, Rabu (11/10) kemarin, terkesan menutupi informasi soal pembangunan Dobletrack. Padahal dari segi keamanan, dan keselamatan masyarakat Kota Medan sangat penting melihat kondisi bangunan yang diatas perlintasan, yang selalu dilalui masyarakat Kota Medan.
Parahnya lagi, Humas PTKAI ketika dikonfirmasi SUMUT24, hanya melempar bola ke Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara Dirjen Perkeretaapian. Padahal tugas dan Humas sangat perlu yakni harus bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan. Namun dalam hal ini Humas PTKAI terkesan tertutup.
“Mengenai pekerjaan jalan layang wewenangnya ada di Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara Dirjen Perkeretaapian,” ucap Humas PTKAI Divre I Sumut-Aceh M Ilud Siregar melalui pesan WA kepada SUMUT24.
Perlu diketahui untuk pembangunan Dobletrack ini memang sangat baik dan bisa memperbaiki arus lalulintas di Kota Medan.
Solusi Kemacetan
Menurut Pengamat Trans Bhakti Alamsyah, langkah awal untuk memperbaiki arus kemacetan yang selama ini menjadi kendala salah satunya yakni membuat jalur rel kereta api layang (Dobletrack) sebab sejauh ini setiap perlintasan kereta api pasti mengundang kemacetan hampir 80%.
“Kalau untuk pembangunan Dobletrack PTKAI ini merupakan langkah awal untuk mengurangi kemacetan, sebab sejauh ini setiap perlintasan kereta api 80%, pasti mengundang kemacetan,” ujar Bhakti Alamsyah.
Masih Alamsyah, dirinya sangat menyetujui progres PTKAI dalam hal pembangunan Dobletrack PTKAI, lantaran ini juga bisa mendongkrak laju arus lalu lintas disetiap perlintasan kereta api.
“Saya setuju dengan pembangunan Dobletrack PTKAI, sebab ini juga sekaligus mendongkrak laju arus lalulintas disetiap perlintasan kereta api,” lanjutnya.
(W03/C03)
BAKOPAM SUMUT BAGIKAN MASKER DAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK KABUT ASAP KARHUTLA
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT , Koordinator Wilayah Sumatera Utara Satgas Percepatan Rehabilitas dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumut Aceh, Brig
News
sumut24.co Labuhanbatu, Perayaan HUT Kabupaten Labuhanbatu ke 81 begitu semarak dan meriah, perayaan tersebut diadakan selama tiga hari dim
News
sumut24.co ASAHAN, Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) KORPRI Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi berakhir. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H.,
News
DELI SERDANG Prof. M. Abdiyanto mengajak seluruh jajaran dan elemen masyarakat untuk menyatukan gerak dan langkah dalam memajukan Padepok
Politik
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh warga untuk terus merawat rasa persatuan di tengah keberagaman
Kota
SIMALUNGUN Tuan Guru Batak (TGB) Syeikh Dr. H. Ahmad Sabban el Rahmaniy Rajagukguk, MA, terpilih sebagai Mudir (Ketua Harian) Jamiyyah
Umum
MAKASSAR Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, secara resmi melantik jajaran Pengurus PWI Sulawesi Selatan
News
Medan sumut24.co Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta respon cepat terhadap perubahan kualitas udara, Pemerintah
kota
Semarakkan HUT Golkar, DPD Partai Golkar Padangsidimpuan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Doorprize Hingga Bagi Sembako
News