Kamis, 14 Mei 2026

Sumut Dikendalikan Orang Sipil, Soal Cagubsu Mendatang

Administrator - Rabu, 04 Oktober 2017 02:56 WIB
Sumut Dikendalikan Orang Sipil, Soal Cagubsu Mendatang

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pengamat Sosial Politik USU Drs Wara Sinuhaji MHum mengatakan, kalau dilihat dari wacana sampai sekarang, terkait dengan pencalonan Gubsu, banyak orang berhasrat menjadi calon Gubsu. Tetapi itu hanya sebatas wacana, karena baru satu pasagan Err-Ngogesa yang resmi diusung partai politik, yakni Golkar. Sehingga prediksi itu belum bisa dipastikan.

Demikian pula dari calon perseorangan belum ada yang pasti. Kepastian itu nanti bisa ditangkap setelah partai Politik memutuskan siapa yang diusungnya dan kemudian KPU mengumumkan siapa saja calon Gubsu. Hal itu ditegaskan Wara Sinuhaji kepada SUMUT24 di Medan, Selasa (3/10).

Namun demikian, kata Wara, desas-desus yang saya tangkap ada beberapa kandidat yang kuat antara lain Pangkostrad Edy Ramayadi yang disebut akan berpasangan dengan Ijek. Kemudian Tengku Erry berpasangan dengan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu SH.

Dikatakan Wara, Tengku Erry dan Ngogesa adalah pasangan ideal dan juga partai Golkar pusat telah menetapkan Ngogesa berpasangan dengan Tengku Erry. Kedua tokoh ini punya pengalaman yang sama, sama-sama pernah menjadi Bupati 2 periode.

“Tengku Erry sebagai Bupati Sergai dan Ngogesa Bupati Langkat. Tetapi itu kembali terpulang kepada rakyat yang memilih,” kata Wara Sinuhaji.

Ditanya harapan Wara terhadap Gubsu terpilih nanti, dikatakannya, siapa pun yang terpilih, sekarang ini banyak keluhan terutama berkaitan dengan infrastruktur. Juga perlu disadari posisi seorang Gubernur tidak lagi seperti dulu. Kalau sekarang Gubernur harus memanej dan perlu melakukan kerjasama dengan para Bupati. Karena sesuai dengan UU otonomi daerah kekuasaan itu semua ada ditangan para Bupati/walikota.

“Justru itu kalau kita ingin Sumut ini bagus dan daerah-daerah, hendaknya UU otonomi daerah dikaji balik,” ujarnya.

Ditanya pula tentang pandangan Wara mana lebih baik Gubsu itu dari sipil atau militer? Dikatakan Wara, sekarang ini eranya sipil karena militer sudah berkuasa 32 tahun semasa orde baru (Orba).

“Kalau saya lebih suka kekuasaan itu dikendalaikan tokoh-tokoh politik dari kalangan sipil. Hendaknya Sumut ini lebih baik dikendalikan oleh orang-orang sipil,” tegas Wara Sinuhaji. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang Tambah Mobil Dinas Listrik, Anggaran Capai Ratusan Juta per Tahun
JPU Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Prabowo: Rp10 Triliun Denda dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan Diserahkan ke Negara
Profil Irjen Pol Pipit Rismanto, Ditunjuk Jadi Kapolda Jawa Barat
DPR RI Terima PB PGRI, Bahas Perlindungan dan Peningkatan Kualitas Guru di Indonesia
Nurul Arifin Tekankan Perlindungan Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian di Lebanon
komentar
beritaTerbaru