Senin, 19 Oktober 2026

Sumut Dikendalikan Orang Sipil, Soal Cagubsu Mendatang

Administrator - Rabu, 04 Oktober 2017 02:56 WIB
Sumut Dikendalikan Orang Sipil, Soal Cagubsu Mendatang

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pengamat Sosial Politik USU Drs Wara Sinuhaji MHum mengatakan, kalau dilihat dari wacana sampai sekarang, terkait dengan pencalonan Gubsu, banyak orang berhasrat menjadi calon Gubsu. Tetapi itu hanya sebatas wacana, karena baru satu pasagan Err-Ngogesa yang resmi diusung partai politik, yakni Golkar. Sehingga prediksi itu belum bisa dipastikan.

Demikian pula dari calon perseorangan belum ada yang pasti. Kepastian itu nanti bisa ditangkap setelah partai Politik memutuskan siapa yang diusungnya dan kemudian KPU mengumumkan siapa saja calon Gubsu. Hal itu ditegaskan Wara Sinuhaji kepada SUMUT24 di Medan, Selasa (3/10).

Namun demikian, kata Wara, desas-desus yang saya tangkap ada beberapa kandidat yang kuat antara lain Pangkostrad Edy Ramayadi yang disebut akan berpasangan dengan Ijek. Kemudian Tengku Erry berpasangan dengan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu SH.

Dikatakan Wara, Tengku Erry dan Ngogesa adalah pasangan ideal dan juga partai Golkar pusat telah menetapkan Ngogesa berpasangan dengan Tengku Erry. Kedua tokoh ini punya pengalaman yang sama, sama-sama pernah menjadi Bupati 2 periode.

“Tengku Erry sebagai Bupati Sergai dan Ngogesa Bupati Langkat. Tetapi itu kembali terpulang kepada rakyat yang memilih,” kata Wara Sinuhaji.

Ditanya harapan Wara terhadap Gubsu terpilih nanti, dikatakannya, siapa pun yang terpilih, sekarang ini banyak keluhan terutama berkaitan dengan infrastruktur. Juga perlu disadari posisi seorang Gubernur tidak lagi seperti dulu. Kalau sekarang Gubernur harus memanej dan perlu melakukan kerjasama dengan para Bupati. Karena sesuai dengan UU otonomi daerah kekuasaan itu semua ada ditangan para Bupati/walikota.

“Justru itu kalau kita ingin Sumut ini bagus dan daerah-daerah, hendaknya UU otonomi daerah dikaji balik,” ujarnya.

Ditanya pula tentang pandangan Wara mana lebih baik Gubsu itu dari sipil atau militer? Dikatakan Wara, sekarang ini eranya sipil karena militer sudah berkuasa 32 tahun semasa orde baru (Orba).

“Kalau saya lebih suka kekuasaan itu dikendalaikan tokoh-tokoh politik dari kalangan sipil. Hendaknya Sumut ini lebih baik dikendalikan oleh orang-orang sipil,” tegas Wara Sinuhaji. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Prof M Abdiyanto Pimpin Padepokan Agung Tunggal Roso Nuswantoro, Ajak Semua Pihak Bersatu Dukung Program Pemerintah
Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman
TGB Ahmad Sabban Terpilih Jadi Mudir Jatman Sumut 2026-2031, Rektor UnPab HM Isa Indrawan Jadi Rois
Cak Munir Lantik Pengurus PWI Sulsel 2026–2031: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
Peduli Kesehatan Warga, Lurah Sidodadi Hendra Kurniawan Turun Langsung Bagikan Masker di Jalan HM Yamin
Semarakkan HUT Golkar, DPD Partai Golkar Padangsidimpuan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Doorprize Hingga Bagi Sembako
komentar
beritaTerbaru