Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Pengamat Sosial Politik USU Drs Wara Sinuhaji MHum mengatakan, kalau dilihat dari wacana sampai sekarang, terkait dengan pencalonan Gubsu, banyak orang berhasrat menjadi calon Gubsu. Tetapi itu hanya sebatas wacana, karena baru satu pasagan Err-Ngogesa yang resmi diusung partai politik, yakni Golkar. Sehingga prediksi itu belum bisa dipastikan.
Demikian pula dari calon perseorangan belum ada yang pasti. Kepastian itu nanti bisa ditangkap setelah partai Politik memutuskan siapa yang diusungnya dan kemudian KPU mengumumkan siapa saja calon Gubsu. Hal itu ditegaskan Wara Sinuhaji kepada SUMUT24 di Medan, Selasa (3/10).
Namun demikian, kata Wara, desas-desus yang saya tangkap ada beberapa kandidat yang kuat antara lain Pangkostrad Edy Ramayadi yang disebut akan berpasangan dengan Ijek. Kemudian Tengku Erry berpasangan dengan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu SH.
Dikatakan Wara, Tengku Erry dan Ngogesa adalah pasangan ideal dan juga partai Golkar pusat telah menetapkan Ngogesa berpasangan dengan Tengku Erry. Kedua tokoh ini punya pengalaman yang sama, sama-sama pernah menjadi Bupati 2 periode.
“Tengku Erry sebagai Bupati Sergai dan Ngogesa Bupati Langkat. Tetapi itu kembali terpulang kepada rakyat yang memilih,” kata Wara Sinuhaji.
Ditanya harapan Wara terhadap Gubsu terpilih nanti, dikatakannya, siapa pun yang terpilih, sekarang ini banyak keluhan terutama berkaitan dengan infrastruktur. Juga perlu disadari posisi seorang Gubernur tidak lagi seperti dulu. Kalau sekarang Gubernur harus memanej dan perlu melakukan kerjasama dengan para Bupati. Karena sesuai dengan UU otonomi daerah kekuasaan itu semua ada ditangan para Bupati/walikota.
“Justru itu kalau kita ingin Sumut ini bagus dan daerah-daerah, hendaknya UU otonomi daerah dikaji balik,” ujarnya.
Ditanya pula tentang pandangan Wara mana lebih baik Gubsu itu dari sipil atau militer? Dikatakan Wara, sekarang ini eranya sipil karena militer sudah berkuasa 32 tahun semasa orde baru (Orba).
“Kalau saya lebih suka kekuasaan itu dikendalaikan tokoh-tokoh politik dari kalangan sipil. Hendaknya Sumut ini lebih baik dikendalikan oleh orang-orang sipil,” tegas Wara Sinuhaji. (C04)
Satu Tahun Menjadi Tersangka,Mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam SP3
kota
Ketua Gen Z Sumut Berbagi 100 Porsi Nasi dan 5 Karung Beras Sambut HUT RI ke81
kota
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota
TANJUNG MORAWA Sumut24.coPT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang T
Umum