Senin, 19 Oktober 2026

Setiap Polisi Bertugas Diberi Senpi

Administrator - Jumat, 07 Juli 2017 01:50 WIB
Setiap Polisi Bertugas Diberi Senpi

MEDAN | SUMUT24 Ancaman dan aksi teror yang dialami petugas Kepolisian menjadi catatan penting bagi petinggi Polri di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.

Baca Juga:

Guna mengantisipasi penyerangan susulan terhadap petugas yang berdinas, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel M.Si mengaku akan memberikan senjata api bagi setiap petugas kepolisian yang berdinas di lapangan.

“Saya sudah sampaikan kepada Kabid Propam mengenai rencana ini. Nantinya, setiap petugas yang berada di lapangan akan dibekali senjata api,” ungkap Irjen Rycko, Kamis (6/7).

Kapolda mengatakan, ancaman teror dan aksi teror ini nyata dan semakin meluas. Di Sumatera Utara sendiri, sambung Irjen Rycko, masih ada bibit-bibit pelaku teror yang kerap menyebarkan paham radikal.

“Jaringan yang ada di sini (Sumatera Utara) itu ada yang terstruktur dan ada yang tidak terstruktur. Seperti dua pelaku yang menyerang Mapolda kemarin, mereka itu adalah kelompok kecilnya,” terang Irjen Rycko.

Jenderal bintang dua ini mengatakan, meskipun aksi teror dan pelaku teror masih ada di Sumatera Utara, ia meminta petugas kepolisian untuk tidak takut terhadap para pelaku. Sudah seharusnya, kata Irjen Rycko, para pelaku itulah yang takut dengan polisi.

“Kita (polisi) ini adalah perwakilan yang merepresentasikan simbol negara. Untuk itu, negara tidak boleh takut dengan terorisme,” tegasnya.

Selain itu Rycko juga memiliki penilaian tersendiri dalam memberikan kenaikan pangkat luar biasa bagi anggota Brimob yang menembak mati terduga teroris.

Kata Irjen Rycko, salah satu penilaian utama pemberian kenaikan pangkat luar biasa ini karena kesigapan petugas yang berdinas.

“Petugas yang saat kejadian berada di lokasi sudah bertindak responsif melumpuhkan teroris dalam waktu yang cepat. Padahal, saat kejadian itu lokasi sangat minim penerangan dan kondisi cuaca tengah hujan,” ungkap Irjen Rycko usai memimpin apel kenaikan pangkat di Lapangan KS Tubun Polda Sumut, Kamis (6/7).

Penilaian lain, kata Irjen Rycko, karena keterampilan petugas dalam menggunakan senjata. Itu dibuktikan dengan teknik melumpuhkan tersangka usai menyerang almarhum Ipda (anumerta) Martua Sigalingging.

“Ini menunjukkan kesiapsiagaan dan keterampilan petugas yang berjaga. Dimana, peluru yang mengenai pelaku berada di tangan dan kaki,” ungkap jenderal bintang dua ini.

Adapun ketiga Brimob yang dapat kenaikan pangkat luar biasa yakni Bripka Novendri Sinaga, Bripka Junaidi Karo dan Baraka Lomo Parulian Simanjuntak. Kemudian, turut pula mendapatkan penghargaan Brigadir Erbi Ginting. Polda Sumut juga mengundang keluarga Alm Ipda (An) M. Sigalingging untuk secara resmi menerima Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi almarhum.

Selepas pemberian kenaikan pangkat luar biasa, para petugas Brimob itu tampak tersenyum bangga. Mereka memegang sebuah map putih yang diberikan langsung oleh Kapolda. (W08)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Prof M Abdiyanto Pimpin Padepokan Agung Tunggal Roso Nuswantoro, Ajak Semua Pihak Bersatu Dukung Program Pemerintah
Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman
TGB Ahmad Sabban Terpilih Jadi Mudir Jatman Sumut 2026-2031, Rektor UnPab HM Isa Indrawan Jadi Rois
Cak Munir Lantik Pengurus PWI Sulsel 2026–2031: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
Peduli Kesehatan Warga, Lurah Sidodadi Hendra Kurniawan Turun Langsung Bagikan Masker di Jalan HM Yamin
Semarakkan HUT Golkar, DPD Partai Golkar Padangsidimpuan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Doorprize Hingga Bagi Sembako
komentar
beritaTerbaru