Rabu, 13 Mei 2026

Kadis Lukman Ditarget KPK

Administrator - Jumat, 07 Juli 2017 01:44 WIB
Kadis Lukman Ditarget KPK

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menargetkan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provsu Lukmanul Hakim. Pasalnya, banyaknya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam mendapatkan berbagai proyek, terus dilakoni orang nomor satu di Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut itu, bersama kroni-kroninya.

Informasi yang beredar dari Sumber terpercaya SUMUT24 menyebutkan, untuk mendapatkan proyek di dinas tersebut, selain harus setor duluan 15 Persen, juga sudah ada jatah-jatah para kroni oknum Kadis SDA Sumut Lukmanul Hakim. Sehingga jelas sudah menyalahi aturan dan perundang-undanganyang berlaku di negara ini.

Menaggapi hal tersebut Pengamat Hukum Arif Perdana SH mengatakan, “Kalau memang benar ada pembagian jatah proyek, lebih-lebih proyeknya telah diarahkan oknum Kadis ditambah lagi harus ada DP didepan untuk mendapatkan proyek tersebut, jelas sudah melanggar hukum yang ada. KPK dalam hal ini harus turun memeriksa Lukmanul Hakim dan oknum agen Proyek di dinas basah tersebut,” tegas Arif Perdana kepada SUMUT24, Kamis (6/7).

Menurutnya, apa yang diduga dilakukan oknum Kadis dan oknum agen proyek di dinas tersebut bisa dibawa keranah hukum. Bagaimana kalau proyek saja harus dibeli, bisa dibayangkan proyek tersebut bakal amburadul dan fiktif seperti pernyataan DPRDSU beberapa waktu lalu, bahwa Proyek di SDA Sumut banyak yang maburadul, fiktif dan tidak tepat sasaran. “Sehingga DPRDSU meminta Gubsu mengevaluasi kadis SDA tersebut,” tegas Arif.

Tak ada kata lain KPK memang harus turun kembali ke Sumut karena Ratusan Miliar proyek di PSDA Amburadul dan tak tepat sasaran.

Inilah sebagai daftar proyek di Sumut yang ditangani oleh Kadis SDA Lukmanul Hakim dan diduga terindikasi korupsi. Seperti halnya, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur Irigasi pada DI. Serbangan senilai Rp 1,85 Miliar , Rehabilitasi / Perbaikan dan Pembangunan Infrastruktur pengendalian banjir dan pengamanan sungai pada Sungai Bah Bolon Rp 4,43 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Tambun Barat (70 Ha) Rp 1,13 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Bah Kora II/Negeri Bosar (565 Ha) Rp 1,05 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada DI. Bah Horas/Hulu Tongah (1,050 Ha) Rp 1,68 Milia, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Rambung Merah/Simarimbun (1.044 Ha) Rp 2,52 Miliar. Selanjutnya Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada DI. Raja Maligas (1,000 Ha) Rp 1,3 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada DI. Raja Hombang/Tongamangaraja (2.045 Ha) Rp 1,53 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Sibatu-Batu (192 Ha)Rp 1,23 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Javacolonisasi/Purbogondo (1.030 Ha) Rp 1,31 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada DI. Panombean Panei/Panei Tongah/Bah Kata (1,724 Ha) Rp 1,34 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur rawa pada DR. Kayu Besar Rp 743 Juta , Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Namorambe Rp 1 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur rawa pada DR. Sisir Gunting Rp 1,39 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Bah Tonang Rp 551 Juta , Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur rawa pada DR. Percut Rp 1,87 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Langau Rp 1,31 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada DI. Paya Lombang Rp 2,86 Miliar. Kemudian, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Pekan Dolok Rp 1,69 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur Rawa pada DR. Bogak Besar Rp 605 Miliar, Rehabilitasi / Perbaikan dan Pembangunan Infrastruktur pengendalian banjir dan pengamanan sungai pada Sungai Batang AngkolaRp 950 Juta, Rehabilitasi / Perbaikan dan Pembangunan Infrastruktur pengendalian banjir dan pengamanan sungai pada Sungai Batang Salai Rp 950 Juta, Rehabilitasi / Perbaikan dan Pembangunan Infrastruktur pengendalian banjir dan pengamanan sungai pada Sungai Batang Ayumi Rp 950 Juta, Rehabilitasi / Perbaikan dan Pembangunan Infrastruktur pengendalian banjir dan pengamanan Sungai pada Sungai Barumun Rp 1,95 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Balakka Sitongkon, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada DI. Napa Tanjung Baringin Rp 3 Miliar, Rehabilitasi / Perbaikan dan Pembangunan Infrastruktur pengendalian banjir dan pengamanan sungai pada Sungai Sihapas Rp 2,15 Miliar, Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Medan Krio Rp 3,02 Miliar,Rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Sigorbus Rp 1,95 Miliar. (w03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gerak Cepat Rico Waas atasi Polemik Tunggakan SPP, Orang Tua Siswa: Sudah Clear, Biaya Ditanggung Pemko Medan
Diikuti Pelari dari 33 Negara, Trail of The Kings by UTMB 2026 Siap Ramaikan Danau Toba
Rico Waas Tegaskan Perang Melawan Judi Online di Acara "Gass Pol Tolak Judol" Komdigi
Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi
Wagub Sumut Apresiasi Dedikasi Kepala Perwakilan BKKBN Selama Bertugas di Sumut
Sumut Corpu Resmi Diluncurkan, Wagub Surya Dorong Budaya Belajar Jadi Identitas ASN
komentar
beritaTerbaru